Interviews

Berangkat dari Hobi, Kini Benny Setiawan Sukses Menjadi Enterpreneur Online Bersama Dpipe.me

 

   

Menjadi seorang wirausaha bisa saja menjadi pilihan hidup oleh sebagian orang yang ingin mendapatkan penghasilan. Salah satunya yaitu apa yang dimiliki dan dikerjakan oleh Benny Setiawan(29), pria lulusan S1 Sistem Informasi ini sudah memastikan dirinya untuk full terjun menjadi seorang enterpreneur. Memang bukan sebuah jalan yang mudah untuk dijalaninya. Namun dengan kerja keras, dari yang semua hanya hobi, ia membuktikan bahwa ia mampu bersaing di dunia bisnis dengan banyaknya persaingan disekitarnya. Beberapa waktu yang lalu, Bapak Benny meluangkan waktunya untuk berbagi cerita bisnis dan enterpreneurnya. Lalu bagaimana kisahnya? berikut ini uraiannya.

Selamat sore Bapak Benny, bisa diceritakan terlebih dahulu Pak, apa itu Dpipe.com?

Dpipe.me merupakan salah sub toko online dari Dung Dung Shop yang berada di Surabaya. Produk yang ditawarkan disini adalah pipa tembakau atau lebih kita kenal dengan sebutan pipa cangklong beserta pernak-perniknya. Nama Dpipe ini tidak ada arti khusus, hanya saya ingin terlihat simple, exclusive, dan gampang diingat oleh masyarakat karena singkat.

Produk – produk yang saya jual rata – rata merupakan produk yang import dari US, Jerman, Inggris, Turki, dan China. Sementara untuk pemasarannya, kami masih di dalam Indonesia saja. Dengan produk yang paling digemari adalah pipa jagung dari US, dengan harga yang cukup murah orang sudah bisa menikmati cangklong.

Lalu apa sebenarnya latar belakang Bapak masuk ke dunia enterpreneur?

Pada awal mulanya ini adalah hobi saya untuk mengkoleksi barang, lalu seiring waktu saya punya pemikiran jika cari untung dengan menjualnya kembali. Melihat fakta di lapangan ternyata cukup banyak peminat. Saya pun punya pemikiran kalau hanya kerja kantoran itu untuk bisa beli mobil atau motor harus hutan selama bertahun – tahun, dan juga waktu untek keluarga juga terasa akan habis di kantor saja. Maka cobalah saya keluar dari pekerjaan saya di salah satu bank swasta di Surabaya & fokus hanya berjualan online.

Saat memulai bisnis adakah hal yang Bapak korbankan untuk bisa fokus menjalankan bisnis ini?

Setelah terjun ke dunia enterpreneur ternyata saya banyak menemukan spekulasi yang salah, alhasil uang pun semakin menipis. Imbas lainnya juga pada hubungan asmara saya. Ketekukanan saya saat mulai menjalankan bisnis sempat berdampak tiba – tiba ditinggal menikah. Mungkin ini pukulan terberat buat saya saat baru 5 bulan terjun berdagang saja tanpa kerja tetap.

Lalu apa yang membuat bisnis Anda ini berbeda dengan bisnis lainnya yang berkonsep sama dengan Dpipe?

Sekarang sudah cukup banyak pemain yang coba masuk pula dalam bisnis jual – beli online ini. Satu hal yang berbeda hanya tentang service ke pelanggan & barang – barang yang saya jual juga harus bayar pajak dan hasil penjualan 1% masuk ke negara tiap bulannya. Hal ini yang sebagian pelanggan suka, akan kejujuran saya sebagai pedagang, maka mereka pun masih tetap setia walau diluar sana ada yang menjual lebih murah dari saya.

Menurut Bapak, tantangan dan kendala apa yang Anda alami selama menjalani bisnis ini?

Tantangan terbesar adalah untuk menjadi curang dengan bermain suap-menyuap ke pihak – pihak yang cari kesempatan. Karena dengan begini pasti untung bakal lebih besar. Serta teman – teman yang dulunya baik bisa jadi rivalitas dagang yang menakutkan, karena cara berdagang kita menggunakan sistem perang harga. Namun semuanya puji Tuhan masih bisa saya lewati. Karena cara berdagang saya yaitu berpartner dengan Tuhan, jadi untuk saya saat kita hendak berdagang, kita juga harus benar – benar bisa berserah pada Tuhan selain kerja keras.

Nah, untuk kedepannya apa yang ingin Bapak lakukan untuk mengembangkan Dpipe ini?

Untuk kedepannya saya ingin mencari lebih banyak rekan atau relasi. Ini lebih kepada usaha saya dalam mencari modal lebih agar bisa membuka sebuah toko kecil di Surabaya. Rencananya kegiatan ini akan saya lakukan dalam beberapa bulan kedepan.

Siapa yang menurut Bapak paling memotivasi dan menginspirasi untuk menjalankan bisnis ini?

Untuk inspirasi, saya cuman punya Yesus saja. Sekalipun bidang bisnis saya sangat bertentangan dengan pola Kristus, tapi ya ini yang saya punya dan bisa saya kembangkan untuk menafkahi diri saya saat ini.

Untuk yang terakhir Pak, adakah saran yang ingin Bapak sampaikan kepada para pelaku bisnis di luar sana?

Saran bagi siapa saja yang ingin terjun menjadi seorang full wirausaha adalah harus ada niat yang baik dulu mengapa harus menjadi seorang wirausaha daripada ikut orang. Lalu juga harus terus berusaha, percaya dan berdoa terus kepada Tuhan.

Wah, terimakasih Pak Benny sudah mau meluangkan waktu untuk berbagi cerita Dpipe dan kisah enterpreneur Bapak kepada Mebiso. Semoga Dpipe semakin dan selalu sukses :)

                              
Loading...

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *