Interviews

Berawal dari Sekedar Mimpi Sejak Kecil, Kini Kehidupan Ibu Karlin telah Sukses Bersama Mahkotaku.com

 
  • 12
    Shares

   

Tidak banyak wanita yang mau bermimpi dan memperjuangkan mimpinya sampai meraihnya. Keinginan Ibu Karlin(39) sejak kecil memang terkesan mengada-ada, mulai dari keinginannya yang hanya bisa berkomunikasi dari kamar saja, melakukan banyak hal dan bahkan berkomunikasi dengan banyak orang dari seluruh duni tanpa perlu pergi ke negara tersebut. Dan keinginan ini mampu ia wujudkan semenjak ia bertemu dengan sebuah teknologi yang mampu mengubah dunia, yaitu internet. Kini Ibu Karlin yang merupakan lulusan Magister Akuntansi dari salah satu perguruan Tinggi Swasta di Surabaya ini sukses menjadi seorang pebisnis online di Indonesia. Melalui internet, kini ia bukan hanya bisa berkomunikasi dengan banyak orang, tapi juga menghasilkan pundi-pundi rupiah dari dalamnya. Dan berikut ini adalah sepenggal kisah dari Ibu yang sangat suka membaca buku ini.

Lalu apa yang membuatnya bisa sampai pada titik ini? Berikut ini cuplikan singkat cerita sukses Ibu karlin.

Bisa diceritakan awal mula menjadi seorang entrepreneur dan Apa pengorbanan terbesar Anda untuk menjadi enterpreneur?

Setiap hari saya rajin searching tentang apa saja. Sampai akhirnya saya ingin mendapatkan penghasilan dari internet. Waktu itu saya sangat semangat dan rajin membuat blog gratisan dengan topik resep masakan. Belajar secara otodidak ditemani dengan ‘Mbah Google’ sangat mengasyikkan.

Seringkali melihat orang lain’pamer’ uang mengalir ke rekeningnya karena bisnis online membuat saya semakin penasaran ingin tahu bagaimana caranya. Rajin membeli ebook tutorial dan mengikuti beberapa Kursus Online Internet Marketing adalah pilihan tepat bagi saya waktu itu.

Pengorbanan terbesar saya adalah menghabiskan banyak waktu didepan komputer atau laptop untuk belajar banyak hal tentang internet marketing. Saya begadang tiap malam. Siang hari diluar jam kerja saya juga banyak menghabiskan waktu didepan komputer.

Bisnis Mahkotaku.com ini bisnis yang seperti apa sih Bu?

Produk pertama yang saya jual secara serius adalah Sabun Mahkota kesehatan (Mahkota Sereh). Produk kedua yang kemudian sukses juga yaitu Sabun Pemutih Kulit Mahkota Indah. Saya berjualan Sabun Mahkota Indah ini atas permintaan beberapa customer. Karena mereka dapat harga yang sangat mahal sehingga meminta saya untuk jualan juga dengan harga yang lebih murah dan produk original. Produk utama saya 2 sabun Mahkota sehingga saya buat toko online MAHKOTAKU. Tadinya maunya MAHKOTA karena sudah ada yang memiliki domain tersebut sehingga saya gunakan nama MAHKOTAKU.COM.

Saya sebagai supplier sabun sehingga tidak memproduksi sendiri sabun tersebut. Saya ngambil langsung dari pabrik sehingga harga lebih murah. Kalau ada produsen sabun yang kualitasnya bagus ingin kerja sama dengan saya silahkan menghubungi saya.

Apa latar belakang berdirinya bisnis yang Ibu miliki ini?

Saya dosen akuntansi yang kebetulan suka dunia internet marketing. Saya sering memotivasi mahasiswa saya untuk berani memulai berbisnis. Berbisnis online tanpa modal itu menurut saya paling tepat untuk mahasiswa. Misalnya jualan online dengan system dropshipping tentunya tidak perlu modal untuk stock barang. Saat itu saya berikan pelatihan gratis untuk mahasiswa. Saya tidak ingin berteori dalam mengajarkan berbisnis online terutama untuk materi Cara Dagang Online Tanpa Modal. Kalau saya tidak pernah jualan online tapi mengajarkan caranya pastilah hanya teori saja. Akhirnya saya mulai jualan online.

Saya belum memiliki produk saat itu. Suatu hari seorang teman menawarkan sabun Mahkota Sereh katanya khasiatnya bagus & laris. Saya tidak tertarik untuk membelinya. Tapi saya tertarik untuk menjadi agen. Singkat cerita, saya memulai dengan membeli 1 koli Sabun Mahkota Sereh ( 36 lusin ) karena saya ingin tanpa modal jadi saya cari investor yang mau membeli sabun itu dan saya yang memarketingkannya.

Sabun Mahkota Sereh tidak dikenal diinternet. Bahkan pencarinyapun nol. Jadi saya berusaha mengedukasi calon customer agar mereka yakin dan mau menggunakan Sabun Mahkota Sereh.

Proses ini sangat melelahkan. Pada bulan-bulan awal menjalankan dagang online ini saya begadang tiap malam. Siang hari diluar jam kerja saya habiskan waktu didepan komputer untuk mengoptimasi website dan beberapa blog yang ada Sales Page Sabun Mahkota Sereh. Anak-anak saya kadang sampai protes, “Mama kalau diajak bicara pasti masih melihat komputer”

Lalu bagaimana cara Anda memasarkan bisnis ini?

Saya memasarkan produk saya secara online dan offline. Tapi lebih fokus ke pemasaran online. Saya marketingkan melalui toko online, website, blog gratisan, iklan gratis, social media, BBM dan media lainnya yang tersedia di internet.

Customer dan reseller saya tersebar ke seluruh Indonesia. Orderan datang dari kota besar sampai kota-kota kecil di Jawa maupun luar Jawa seperti Kediri, Madiun, Bekasi, Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Makasar, Sangatta, Aceh, Papua, Bau-Bau, Pangkalan Bun, Ambon, Pangkal Pinang….wah banyak sekali kalau harus disebutkan….yang jelas hampir seluruh kota di Indonesia. Bahkan kadangkala ongkos kirimnya lebih mahal dari harga produknya karena jauhnya tujuan pengiriman namun mereka masih rajin order.

Produk yang paling diminati yaitu produk pemutih kulit. Banyak orang yang mendambakan kulit putih bercahaya. Mereka yang kulitnya kurang putih ingin menjadi putih dan yang sudah putih ingin lebih putih lagi.

Apa sih prestasi terbaik yang pernah Anda raih selama menjadi enterpreneur ini?

Prestasi terbaik saya adalah mendapat kepercayaan yang tinggi dari Customer dan reseller. Kadangkala customer/reseller mendapat tawaran harga lebih murah ditempat lain tapi mereka nggak berani order sehingga tetap memilih order di Mahkotaku.com

Pengalaman paling berkesan apa yang pernah Anda alami selama menjalankan bisnis ini?

Kadang terjadi salah kirim orderan. Saya minta untuk dikirim balik untuk ongkos kirimnya saya yang tanggung. Tapi kebanyakan mereka malah membelinya karena ingin mencoba dipakai atau dijual sehingga tidak mau mengembalikannya malah membelinya. Wah, salah kirim ternyata bisa meningkatkan omset. Tapi jangan dijadikan trik ya…sengaja salah kirim bisa menurunkan kepercayaan customer/reseller lho….

Tantangan dan kendala yang pernah anda hadapi dan bagaimana Anda mengatasinya?

Tantangan yang pernah saya hadapi adalah kehilangan website yang sudah page one Google dan di website tersebut ada beberapa Sales Page produk-produk saya. Solusinya, saya membuat website baru dan mengoptimasi lagi dari awal.

Apa rencana ke depan yang akan Ibu lakukan untuk mengembangkan bisnis?

Saya ingin produk utama tetap produk sabun kecantikan/kesehatan dan semakin banyak varian sabun yang saya jual. Customer dan reseller sudah mengenal saya sebagai supplier sabun sehingga disaat mereka butuh sabun merk tertentu akan tanya ke saya. Seandainya saya tidak punya merk yang diminta mereka akan minta saya untuk mencarikannya. Saya juga ingin memproduksi sabun sendiri suatu hari nanti.

Siapa tokoh yang jadi motivasi Anda atau apa Quote yang paling berkesan bagi perjalanan anda sebagai Enterpreneur?

Saya terinspirasi oleh Anne Ahira, pebisnis online yang sukses ini memulai karirnya dari nol tentang internet marketing. Karena rajin belajar dan praktek akhirnya beliau sukses atas ijin-Nya.

Saran terbaik yang dapat anda berikan seputar dunia enterpreneur?

Lakukan dan realisasikan saja sekarang, ide-ide kreatif yang Anda miliki tidak perlu menunggu sempurna. Karena didunia ini tidak ada yang sempurna, kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Kekurangan dan kesalahan bisa diperbaiki sambil terus melakukan.

Bisnis online adalah bisnis kepercayaan. Bangunlah kepercayaan (trust) calon customer Anda. Jika mereka sudah percaya dengan Anda maka akan rajin mentransfer uangnya ke rekening Anda.

Menurut Anda penting tidak sebuah toko online memiliki toko fisik atau offline atau sebaliknya?

Toko online memiliki toko offline baik juga. Kendalanya biasanya pada mahalnya uang sewa. Sementara Toko Offline jika memiliki Toko Online sangat baik. Pada era internet seperti ini belanja online semakin marak. Toko Online dan Toko Offline perlu dipisah manajemennya agar hasilnya optimal.

Bagi Anda apa yang menjadi tolak ukur sebuah bisnis bisa dikatakan siap untuk Go Online?

Saya rasa setiap bisnis siap untuk Go Online. Produk berupa jasa atau produk fisik semua siap untuk dijual online. Saya dulu sering iseng-iseng melakukan tes jualan macam-macam produk ternyata laku. Hanya saja kalau ingin serius fokuskan pada produk tertentu diawal. Produk utama saya Sabun Kesehatan dan produk-produk kecantikan dan pernah saya tes jual Trasi Bangka, ternyata laku juga. Hanya saja permintaan tidak tinggi karena list building yang saya lakukan adalah untuk target market produk pemutih dan kecantikan.

Bagi Anda keahlian apa saja yang harus dimiliki oleh seorang pebisnis online agar bisa berkembang?

Yang pertama, belajarlah internet marketing, meskipun hanya sedikit. Untuk mengerjakan hal-hal teknis bisa menggunakan tenaga outsourching namun Anda juga harus mengetahui role internet marketing.

Yang kedua, focus dan jaga semangat. Bisnis online sama halnya dengan bisnis offline lainnya. Ini real bisnis meskipun kerjanya dipermudah dengan internet tapi banyak hal yang memang harus dikerjakan secara rutin.

Apa kebiasaan pagi yang selalu Anda lakukan untuk memulai hari?

Berdoa. Manusia berusaha segiat apa pun tapi yang menentukan hasilnya adalah Allah SWT. Jadi pilihan yang tepat adalah berdoa agar Allah menjadikan hasil yang baik untuk setiap usaha yang telah dilakukan dengan maksimal. Setelah itu saya login ke setiap toko online untuk merekap orderan yag masuk.

Saya juga suka mengamati bisnis orang lain yang sudah sukses. Mereka memiliki cara-cara khusus yang tidak dilakukan kompetitornya sehingga memenangkan persaingan. Cara-cara khusus itu yang saya cari dan pelajari. Inilah yang sering saya lakukan untuk mencari inspirasi untuk bisnis saya.

Ketika Anda mengalami kegagalan, apakah hal yg membuat Anda bangkit?

Tujuan dan impian saya. Pastikan sebelum memulai berbisnis Anda memiliki tujuan dan impian yang besar meurut Anda.

Wah, terima kasih banyak Ibu Karlin untuk sepenggah kisah yang sangat menginspirasi. Semoga bisa disambung di kesempatan yang lain. :)

           
  • 12
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *