Produktif

Cara Membuat Pitch Deck yang Memikat Investor

 

Loading...

Cara Membuat Pitch Deck Pitch deck sangat berperan penting, karena pitch deck adalah sarana untuk membuat investor tertarik dengan rancangan bisnis startup Anda. Lantas, bagaimanakah langkah-langkah dalam membuat pitch deck yang bisa menarik investor? Simak tipsnya berikut ini.

Apa itu pitch deck?

Pitch deck adalah presentasi singkat yang menggambarkan rencana bisnis suatu startup. Pitch deck ini penting sekali perannya, karena pitch deck merupakan ‘senjata’ Anda untuk bisa menarik minat investor.

Tentunya, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum membuat pitch deck. Pertama, umumnya Anda memiliki waktu yang terbatas untuk mempresentasikan pitch deck ke hadapan investor. Kedua, pitch deck yang Anda buat harus bisa mencakup seluruh gagasan penting serta rencana bisnis. Wah, lumayan menantang, bukan?

Membuat pitch deck memang bukan perkara sepele. Walau demikian, Anda tidak perlu khawatir. Berikut ini kami merangkumkan bagaimana langkah-langkah dalam membuat pitch deck yang baik dan tentunya berpotensi untuk menggaet investor.

Begini cara membuat pitch deck yang luar biasa

Seperti apakah pitch deck yang luar biasa itu? Dilansir dari Forbes.com, pitch deck yang bagus biasanya memiliki ciri khas berikut. Pitch deck tersebut memiliki 3 unsur penting, yakni jelas dan simple, menarik, serta mudah untuk ditindaklanjuti. Pitch deck seperti itu banyak yang berhasil mendapatkan pendanaan dari investor, lho.

Agar pitch deck bisa dikatakan memenuhi unsur tersebut, tentunya Anda perlu memperhatikan konten pitch deck. Berikut ini adalah poin penting yang harus ada dalam konten pitch deck, agar pitch deck Anda jadi istimewa.

1. Problem/ Permasalahan

Ada 3 hal yang membuat investor tertarik dengan problem yang dijabarkan oleh startup Anda. Pertama, mereka pernah merasakan problem yang sama. Kedua, mereka bisa membaca ada potensi bagus untuk ROI. Ketiga, mereka memahami permasalahan dengan baik karena mereka memiliki keahlian di bidang tersebut.

2. Solusi

Jelaskan solusi yang bisa startup Anda tawarkan untuk mengatasi problem. Hindari pernyataan yang angkuh, bahwa hanya startup Anda yang melakukan hal ini. Di luar sana, bisa saja terdapat startup atau lembaga lainnya yang memiliki solusi serupa, namun pendekatannya berbeda. Untuk lebih meyakinkan investor, Anda juga bisa memberikan prototype atau demo.

3. Market/ Pasar

Berikan gambaran tentang market startup serta peluang yang ada. Yakinkan para investor bahwa terdapat potensi untuk diraih di market yang akan dituju. Sertakan juga data-data terpercaya (misalnya dari riset) untuk memberikan gambaran yang lebih jelas.

4. Produk

Tunjukkanlah produk Anda. Anda juga bisa memberikan paparan produk. Agar semakin memikat, berikan juga testimoni positif dari klien yang mencoba produk Anda.

5. Traction/ Traksi

Paparkanlah performa startup Anda selama ini. Pada bagian slide ini, tunjukkanlah bagaimana pertumbuhan bisnis dari bulan ke bulan.

6. Team

Tentunya investor perlu mengetahui siapa saja pihak di balik startup Anda, serta apakah mereka akan mendapatkan tim yang bisa dipercaya. Perkenalkanlah anggota tim Anda. Cantumkan juga capaian dari masing-masing anggota tim untuk startup, agar semakin memikat.

7. Kompetisi

Berikan gambaran kompetisi pada ranah Anda. Hal yang perlu ditekankan adalah bahwasanya startup Anda unik dan berbeda dari kompetitor lainnya.

8. Dana yang dibutuhkan

Sampaikanlah jumlah dana yang Anda butuhkan. Menggunakan range atau kisaran dana dirasa lebih baik ketika berbicara tentang. Jelaskanlah bagaimana Anda akan mengelola dana tersebut serta kemungkinan hasil yang bisa didapatkan dari dana tersebut.

Perhatikan juga unsur visual

Jangan lupa untuk memastikan bahwa secara visual, pitch deck Anda pun terlihat bagus. Gunakan desain yang menarik namun tidak terlalu ramai. Pastikan juga bahwa tulisan di masing-masing slide bisa terbaca dengan jelas. Font yang digunakan haruslah jelas dan mudah dibaca.

Terlalu banyak teks di dalam slide bisa mengganggu. Selain itu, daripada memasukkan banyak teks dengan ukuran font kecil, ada baiknya jika Anda menggunakan gambaran visual yang mudah dipahami.

Ketika semua aspek terpenuhi, pitch deck Anda pun otomatis menjadi keren. Hal lain yang tak kalah penting adalah Anda harus benar-benar memahami isi pitch deck agar bisa menyampaikannya dengan lancar di depan para investor. Semoga berhasil!

Simak juga tips menarik lainnya seputar bisnis online hanya di Mebiso, media belajar bisnis nomer satu. Selamat menambah wawasan, salam sukses!

Photo by Austin Distel on Unsplash

Baca artikel-artikel menarik lainnya di:

Loading...

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *