Running A Business

Menawan Hati Pelanggan ala Bus Sandhy Putra

 

Loading...

Apakah saat ini anda masih terjebak pada praktek budgeting pulsa untuk sekedar “say hello” pada pelanggan? Atau justru bulan depan anda telah merencanakan gathering bersama pelanggan? Biayanya tentu tidak sedikit bukan?

Setiap perusahaan pasti punya caranya sendiri-sendiri untuk menawan hati pelanggannya. Tujuannya tentu saja agar pelanggan bersedia bertahan bersama anda. Namun seringkali kita justru terjebak dengan praktek-praktek yang menelan cost yang bukan main fantastisnya. Padahal tanpa kita sadari, ada value lain yang bisa kita tambahkan dengan biaya yang kecil—atau bahkan gratis, namun impact nya bisa bernilai lebih besar.

Namanya adalah Respect. Dan inilah yang kemarin saya pelajari, bukan dari perusahaan yang besar, melainkan dari sebuah pengalaman kecil yang cukup mengesankan bersama bus Sandhy Putra.

-oOo-

Beberapa hari yang lalu, saya bepergian ke luar kota. Di sini, saya menaiki bus antar kota, Sandhy Putra. Secara fasilitas, bus ini sama dengan bus lainnya. Tidak ada yang membuatnya spesial. Seperti bus pada umumnya pula, selama perjalanan penumpang diputarkan lagu.

Nah, di sinilah yang spesial. Ketika dalam perjalanan, seorang penumpang menerima telepon dari kerabatnya. Dengan cekatan, sang kondektur langsung mengecilkan volume hingga penumpang tersebut selesai menelepon. Rupanya hal ini telah menjadi habit. Selang beberapa waktu kemudian, ada seorang penumpang lain yang bertelepon. Karena saat itu kondektur berada di kursi belakang, sang sopirlah yang dengan cekatan mengecilkan volumenya.

Mungkin penumpang yang sedang bertelepon tidak sadar akan penghargaan khusus ini. Namun penumpang lain (saya) yang kebetulan memperhatikan, pasti merasa takjub. Kesopanan dan empati yang ditunjukkan seluruh awak bis mampu menawan hati penumpangnya (minimal saya), meskipun perlakuan khusus ini tidak terjadi pada mereka sendiri. Seandainya saja saya bisa memilih bus di terminal, saya akan memilih bus ini kembali.

bus-sandhy-putra

Foto Bus Sandhy Putra. Sumber Jordi Iman Riswanda – Photobucket

Intinya adalah dari hal terkecil sekalipun, seperti menunjukkan respect, pelanggan akan merasa diistimewakan.

Selain respect, ada banyak sekali celah layanan yang bisa kita masuki dan maksimalkan.  Di mana pada dasarnya mereka lebih murah, atau bahkan tanpa membutuhkan cost, melainkan cukup effort saja. Semuanya tergantung kita. Sudahkan Anda mencari celah pelayanan yang low cost namun high impact?

Loading...

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *