Interviews

Cara Menggunakan Google Analytics ala Langgeng Setyo

 

   

Pemilik bisnis online, Anda sudah pernah setting Google Analytic? Mungkin ketika pertama kali setting, Anda pernah bingung akibat banyaknya fitur di dalamnya. Anda tidak tahu harus kemana dan bagaimana memanfaatkan statistik ini secara maksimal karena anda belum familiar dengan fitur-fitur di dalamnya. Tapi, jangan sampai statistik ini anda tinggalkan! Karena pada meetup Google Business Group Surabaya kemarin, Langgeng Setyo (Head of JagoanWeb Division) menunjukkan bagaimana fitur-fitur Google Analytic membantunya menentukan strategi bisnis JagoanWeb. Fitur apa saja?

1. Real-Time > Overview

1-google-analytic

Di sini, kita bisa melihat halaman apa yang sedang dikunjungi oleh pembaca dan mengamati perilaku mereka secara real-time. Fungsi ini sangat bermanfaat jika anda ingin edit sebuah halaman. Pastikan halaman yang anda edit bukan merupakan halaman yang sedang dikunjungi pembaca anda (Top Active Pages).

2. Traffic Source > All Traffic

2-google-analytic

Di sini, kita bisa melihat darimana user mengunjungi website kita. Misalnya direct berarti langsung. organic berarti dari konten (kata kunci), dan source lainnya. Kita bisa mengukur apakah biaya iklan yang kita keluarkan layak dipertahankan atau harus dihentikan. Contoh jika biaya iklan kita 100 juta. Jika barang yang kita jual seharga 100 ribu, maka minimal iklan tersebut harus bisa mendatangkan 1000 traffic yang semuanya goal ke transaksi agar biaya iklan kita bisa balik modal. Set ke menu “Traffic source > Overview > Referrall traffic > Source” agar lebih terarah.

3. Audience > City

3-google-analytic

Di sini, kita bisa melihat asal kota user yang mengunjungi website kita. Jadi kita tahu produk kita laris di kota mana saja. Misalnya jika Jakarta, maka kita bisa set promosi yang khusus bagi kota Jakarta. Contoh gratis ongkos kirim khusus bagi kota Jakarta.

4. Audience > Browser & Screen Resolution

Di sini, anda dapat melihat Browser dan Screen Resolution yang paling banyak digunakan pengunjung anda. Dengan demikian anda dapat mempusatkan pengembangan website anda pada Browser dan Screen Resolution yang paling banyak digunakan.

5. Audience > Visitor Flow

5-google-analytic

Di sini, anda akan mendapatkan sebuah statistik yang menerangkan tentang behaviour pengunjung anda. Misalnya halaman mana yang paling sering didatangi, dan kemana mereka setelahnya. Dan dimana letak halaman yang menimbulkan banyak Bounce Rate / Drop Off. Ubah opsi Countries ke Traffic Type agar anda bisa mengukur tingkat aliran trafik secara lebih efektif (karena starting poin dimulai dari sumber trafik).

6. Content > Site Content > All Pages

Jika Visitor Flow menampilkan data dalam bentuk gambar, maka di Site Content, anda akan menemukan apa saja halaman-halaman terpopuler berikut parameter lain seperti Bounce Rate, Average Time, dlsb dalam bentuk daftar yang bisa langsung terbaca dengan mudah.

7. Content > Landing Page & Exit Pages

Landing Page dan Exit Page menampilkan halaman yang paling banyak menjadi pintu masuk (Landing page) dan pintu keluar (Exit page). Jika banyak Bounce di kedua titik ini, maka ada yang perlu diperbaiki dari halaman anda. Fitur ini bisa dibilang fungsinya sebagai perpaduan dari Visitor Flow dan Site Content.

8. Content > In-Page Analytic

6-google-analytic

Halaman ini akan menampilkan berapa kali konten-konten yang tampil di website anda sering diklik oleh pengunjung. Dari sini, anda bisa mengukur apakah ads dalam website anda lokasinya sudah efektif atau justru tidak visible.

9. Traffic Source > Overview > Search traffic > Keyword

Tujuannya untuk mengetahui apa saja keyword yang seringkali digunakan pengunjung untuk menemukan website anda.

10. Traffic Source > Social

Social akan menampilkan data-data yang terkait dengan seberapa efektif social media anda memancing pengunjung agar datang ke website anda. Social akan menghitung traffik yang datangnya dari Social Media dan mengumpulkannya jadi satu statistik.

11. Conversions > Goal

Untuk menggunakan Goal, anda harus setting dulu lebih awal “apa yang jadi tujuan akhir” website anda. Misalnya halaman cart.php untuk toko online, atau submit.php untuk form contact us, atau kunjungan visitor ke halaman “Terima kasih telah mendaftar”, “unduhan selesai”, hingga goal seperti durasi kunjungan minimal, dan jumlah pembelian tertentu. Goal adalah cara serbaguna untuk mengetahui seberapa banyak pengunjung anda yang mencapai tujuan akhir di website Anda.

           

Artikel Terkait

7 komentar

  • 23 October 2014 - pukul 12:56

    Saya belum nemu alat buat analisis web yang lebih lengkap dari Google Analytics. Saking lengkapnya sampe pernah bingung dulu waktu awal-awal. Hehe. Thanks infonya.

  • 4 February 2015 - pukul 18:23

    saya kan pemula mas. nah untuk google analytic bisa menunjang seo ga ya? kalo ada bagaimana cara optimasi google analytics untuk menunjang seo? terima kasih . sukses selalu mas

  • 24 February 2015 - pukul 9:13

    Websitenya sangat membantu say dalam belajar internet marketing. Izin bookmark ya

    • Administrator
      24 February 2015 - pukul 10:23

      Siap Gan :)

  • Aris
    3 June 2015 - pukul 16:10

    Tutorialnya sangat bermanfaat kunjung balik ya gan blog baru ku
    http://aris88stmik-plk.blogspot.com

  • 16 March 2017 - pukul 9:44

    Sama tuh belum nemu analisis web semantap google analytic… Maju terus gan.

  • 8 June 2017 - pukul 4:00

    artikel menarik.. gann

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *