Content Marketing e-Marketing & Sales Strategi Bisnis Tips Bisnis

Tata Cara Menulis E-mail Marketing: Ikuti Strategi Efektif Ini!

 

Loading...

Cara Menulis E-mail Marketing – Salah satu strategi bisnis online yaitu dengan menulis e-mail marketing kepada pelanggan. Menulis e-mail pun tidak bisa sembarangan. Anda membutuhkan strategi agar e-mail marketing Anda tidak hanya dibaca oleh pelanggan, namun juga mendapat klik pada link yang ada di e-mail sehingga tingkat open rates jadi tinggi.

Jangan khawatir, kali ini Mebiso akan membagikan cara menulis e-mail marketing untuk membantu Anda membuat e-mail yang efektif untuk meningkatkan open rates e-mail bisnis.

1. Pastikan e-mail list Anda pengguna yang aktif

Apabila Anda sudah pernah mengirim e-mail marketing sebelumnya, Anda pasti sudah memiliki daftar pelanggan e-mail. Namun, pastikan bahwa pengguna pada daftar tersebut masih aktif dan masih ingin terhubung dengan Anda.

Anda bisa mengirim e-mail dan menanyakan terlebih dahulu apakah mereka masih ingin terhubung dan berinteraksi dengan Anda atau tidak. Selain itu, tanyakan pula preferensi seperti apa yang mereka sukai. Dengan begini, Anda pun jadi mengerti apa yang diinginkan pelanggan.

Jika mereka tidak memberi respon, jangan segan untuk menghapus mereka dari daftar pelanggan e-mail marketing Anda.

2. Segmentasi e-mail list

Cara menulis e-mail marketing selanjutnya yaitu dengan melakukan segmentasi daftar e-mail. Studi mengatakan bahwa e-mail marketing yang melakukan segmentasi memiliki kesuksesan open rates yang lebih tinggi serta mendapat pemasukan yang lebih banyak.

Seseorang cenderung akan membuka isi e-mail jika merasa bahwa e-mail tersebut relevan dengan minat mereka. Inilah mengapa melakukan segmentasi itu perlu.

Kategori dari segmentasi pun beragam. Contohnya, Anda bisa mengirim e-mail marketing pada pelanggan yang sudah pernah melakukan pembelian di e-commerce Anda, pelanggan yang membeli produk tertentu, atau pelanggan yang hanya sekedar subscribe namun belum pernah melakukan pembelian.

Untuk tahu lebih banyak jenis e-mail marketing, Anda bisa klik di sini.

3. Buat subject line yang menarik perhatian

Subject line adalah hal yang pertama kali dilihat saat membuka e-mail. Itu mengapa membuat subject line yang menarik perhatian wajib hukumnya jika Anda ingin meningkatkan open rates.

Untuk tipsnya, Anda bisa menggunakan gaya bahasa yang santai dan asik agar terkesan lebih personal. Tambahkan pula kata atau kalimat yang membuat orang lain penasaran. Anda juga bisa menggunakan angka, biasanya penggunaan angka akan menarik perhatian banyak orang.

4. Beri kesan personal pada isi e-mail

cara menulis e-mail marketing
Sumber: https://unsplash.com/

Menulis isi e-mail akan terasa lebih efektif jika Anda menulisnya seakan-akan Anda menulis hanya untuk satu orang. Meskipun pada kenyataannya e-mail marketing tersebut ditujukan untuk ribuan orang, namun cara ini efektif untuk membuat isi e-mail terkesan lebih personal.

Saat menulis, bayangkan Anda sedang menulis pesan untuk rekan kerja Anda. Sehingga penggunaan kalimatnya lebih santai dan tidak komersil. Kalimat yang terlalu komersil juga tidak baik jika digunakan untuk e-mail marketing. lho.

5. Perhatikan kualitas e-mail

Sebelum Anda memutuskan untuk mengirim e-mail marketing pada daftar pelanggan, pastikan bahwa konten dari e-mail Anda berkualitas dan memiliki nilai guna bagi pembaca.

Agar e-mail marketing Anda memiliki nilai guna, Anda bisa mencantumkan berbagai link seperti yang mengarah ke blog atau website Anda, informasi mengenai promosi, dan lain sebagainya.

Jangan lupa pastikan ada kalimat call-to-action yang mengarahkan pembaca untuk mengunjungi landing page Anda.

6. Kirim e-mail di waktu yang tepat

Ketika Anda sudah mengetahui cara menulis e-mail marketing, kini saatnya Anda mulai melakukan blast atau mengirimkan e-mail ini ke para pelanggan. Tapi, jangan asal mengirim e-mail di waktu yang sembarangan, karena jam pengiriman e-mail juga mempengaruhi open rates.

Untuk mengetahui kapan waktu yang efisien untuk mengirimkan e-mail, Anda perlu melakukan eksperimen sendiri terlebih dahulu. Tentukan dua waktu yang berbeda dan kirimkan e-mail marketing Anda pada kedua waktu tersebut. Pilih waktu prime time yang sekiranya banyak orang akan membuka e-mail pada jam tersebut.

Hasil eksperimen yang membawa open rates yang paling tinggilah yang merupakan waktu tepat untuk mengirim e-mail marketing.

7. Pastikan e-mail Anda mobile friendly

cara menulis e-mail marketing
Sumber: https://unsplash.com/

15 hingga 70% orang membuka e-mail melalui ponsel mereka. Ini menjadi fakta bahwa Anda tidak boleh mengabaikan mobile user, pastikan bahwa e-mail marketing yang sudah Anda kelola itu mobile friendly dan dapat diakses melalui ponsel.

Gunakan format yang responsif sehingga memudahkan loading pada media seperti gambar dan video. Anda juga perlu mengingat bahwa layar ponsel jauh lebih kecil daripada laptop maupun komputer yang memungkinkan subject line yang panjang tidak dapat terbaca sepenuhnya pada ponsel. Jadi, pastikan gunakan kalimat efektif yang singkat dan padat.

Semoga tata cara menulis e-mail marketing di atas dapat menjadi strategi membuat e-mail marketing yang efektif.

Anda mungkin tidak dapat melihat hasilnya secara instan karena e-mail marketing membutuhkan waktu agar dapat membuahkan hasil seperti yang ditargetkan. Namun, tetaplah berkesperimen dan mencari cara terbaik agar e-mail marketing Anda mendapat open rates yang tinggi.

Loading...

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *