Running A Business

Cara Termudah Menaikkan Omzet Adalah Dengan Mendobrak Limiting Belief Anda

 

Mungkin anda pernah mengalami fase dimana pendapatan atau omzet anda mentok di sebuah angka. Salah satu penyebabnya bisa jadi karena ada Limiting Belief. Yaitu keyakinan-keyakinan yang menghambat, di mana keyakinan ini sudah berakar di pikiran bawah sadar kita. Hal ini lumrah sekali terjadi bagi pemilik bisnis.

Contoh nyatanya adalah ketika saya sedang berbagi seputar bisnis online pada ibu-ibu UKM di wilayah Gunung Anyar, Surabaya. Seorang ibu mendatangi saya kemudian bercerita bahwa dia dan suaminya sama-sama berbisnis. Lebih lanjut dia bertanya, “Kenapa ya, kalau bisnis saya sepi, bisnis suami saya ramai? Dan sebaliknya ketika bisnis saya ramai, maka giliran bisnis suami saya yang sepi. Seolah angka pendapatan kami berhenti disitu-situ saja”. Atau di lain waktu, seorang teman juga pernah bercerita hal yang hampir sama bahwa bisnisnya ada beberapa, namun omzetnya selalu berada di angka yang sama.

Setiap orang punya belief yang berbeda terhadap uang. Dan banyak cara untuk menerobosnya. Salah satunya jika anda belajar Hipnoterapi, maka anda akan diajarkan untuk mencari “limiting belief” anda, kemudian begitu anda menemukannya, mulailah untuk memasukkan belief-belief baru yang positif meskipun dalam prakteknya kadang tidak sesederhana teori. Atau ketika Anda belajar tentang Quantum Healing, Anda akan diajari cara yang lain lagi. Saat membayangkan angka baru yang diinginkan, bayangkan apa senangnya dan apa ketakutannya. Sesudah itu, damaikan kedua rasa itu ke dalam diri kita.

Saya yakin masih banyak cara-cara lain yang bisa dilakukan. Tapi yang menurut saya penting digaris bawahi adalah pada saat anda ingin mendapatkan angka rupiah tertentu, maka siapkan juga untuk kehilangan di angka itu.

Sama halnya seperti saat seorang teman bercerita pada saya bahwa dia ingin resign dari pekerjaannya dengan penghasilan yang cukup tinggi. Jawaban saya sangat sederhana: “Sudah siap miskin?”. Kenapa begitu? Karena pada saat kita siap miskin, berarti kita sudah siap untuk kaya.

Semoga menginspirasi :-)


Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *