Interviews

Cerita Inspiratif Bapak C G Yudistira P, Owner KainBaliShop.com dan Kalyanabutik.com

 

   

KainBaliShop.Com dan KalyanaButik.Com hadir sebagai sebuah toko online yang menjual kain khas Pulau Dewata, Bali. Jatuh bangun dalam berbisnis sudah pernah dialami oleh Bapak C G Yudistira P(31), sebelum pada akhirnya beliau sukses dengan 2 toko online andalannya ini. Beberapa waktu yang tim Mebiso berhasil mewawancarai beliau. Banyak cerita dan kiat sukses yang mencerminkan bisnis Bapak Yudistira ini. Nah, berikut ini ulasan kisahnya:

Apa latar belakang pendidikan Anda?

Saya mulai pendidikan PG dan SD di Lampung, SMP dan SMA di Bali. Berpindah-pindah karena tugas dinas orang tua, kemudian saya merantau sekolah ke Bandung di Universitas Pasundan, mengambil jurusan Teknik Informatika. Lulus tahun 2005 saat itu sudah dikenalkan tentang dunia internet dan serba-serbi bisnisnya, cuma waktu itu tidak ada kepikiran untuk memulai bisnis sebagai netpreneur. Pikiran saya cuma sederhana pada waktu itu, lulus dan kemudian cari kerja diperusahaan besar, bekerja di belakang meja sampai memiliki posisi tinggi di perusahaan itu.

Bagaiman cerita awal ketika Anda masuk ke dunia enterpreneur?

Pada awalnya, saya telah bekerja di salah satu Bank BUMN di Indonesia, dari tahun 2006 sampai dengan 2013. Saya mulai mengenal dunia intepreneur pada saat saya bekerja di perusahaan tersebut, kebetulan saat itu saya adalah staff analis dan marketing kredit di perusahaan tersebut, dimana selalu berhubungan dengan para pelaku bisnis, sehingga saya mulai tertular untuk memulai bisnis/memiliki usaha di tahun 2009 untuk mencari penghasilan tambahan, tetapi saat itu belum menggunakan web.

Dimulai sekitar Februari 2009 menjual patung kayu khas Bali, tetapi usaha tidak berjalan dengan baik hanya bertahan kurang lebih 6 bulan. Kemudian sekitar bulan Agustus 2009 menjual furniture dari kayu jati, order sudah dilakukan  mengunakan email, usaha hanya bertahan kurang lebih 3 bulan dikarenakan tertipu rekan bisnis. Bisnis berhenti total di tambah menanggung hutang pula. Akhirnya sempat kapok berbisnis di karenakan hal tersebut dan akhirnya berhenti berbisnis, jadi pegawai seperti biasanya.

Pada Agustus 2010 dimulai dari hobi istri membeli kain – kain kebaya, dan menjualnya kembali ke teman-temannya, kita mulai tertarik untuk memulai bisnis kain dan dalam hal ini adalah kain-kain khas Bali. Saat itu langganan kita lebih banyak wanita, ini didukung oleh kondisi sosial Bali, dimana di Bali banyak upacara-upacara adat yang mengharuskan menggunakan pakaian adat. Dikarenakan seringnya sehingga para wanita di Bali sering berganti busana adat, disesuaikan dengan trend dan mode saat itu, dari sanalah akhirnya kita lebih banyak belajar, ternyata wanita lebih suka berbelanja, lebih royal dan loyal di banding pria (bukan maksud diskriminasi gender ya).

Akhirnya berawal dari order kita via email Februari 2011 dari klien kita di Jakarta, yang awalnya kita tidak menyangka ada peminat kain khas Bali diluar pulau Bali. Akhirnya pada bulan April 2011 kita mulai memasarkan kain khas Bali via blog, sampai akhirnya kita memiliki website sendiri yaitu : KainBaliShop.Com dan KalyanaButik.Com .

Pada Februari 2013 saya memutuskan berhenti dari pekerjaan saya di Bank BUMN dan di susul istri yang bekerja di Bank Swasta. Alasan utama berhenti ini dikarenakan anak pertama saya didiagnosa menderita Autis dimana dia harus mendapatkan perhatian dan kasih sayang lebih dari kita sebagai orang tua dan untuk memfokuskan terapi dan pengobatannya. Dan alasan kedua dikarenakan usaha sudah mulai berjalan baik dan order-order mulai meningkat, sehingga kita sudah tidak bisa membagi waktu dan pekerjaan. Sampai saat ini usaha sudah mulai merambah ke dunia property dimana pemasaran akan dilakukan via web yaitu KalyanaProject.Com

Apa pengorbanan terbesar untuk menjadi enterpreneur ini menurut Bapak?

Mungkin yang disebut pengorbanan adalah pada saat saya mulai menjalani bisnis harus tertipu dan menanggung hutang, itu pelajaran yang sangat berharga bagi saya. Kemudian saya akhirnya harus keluar dari pekerjaan di Bank BUMN, keluar dari zona aman saya. Serta anggapan dari orang tua dan keluarga besar kami setelah kami keluar dari tempat kami bekerja semula, mereka masih mengganggapnya sebagai penghasilan tambahan yang tidak memenuhi kebutuhan rumah tangga kami, termasuk biaya terapi dan pengobatan anak pertama kami. Kita menyadari dikarenakan latar belakang keluarga kita adalah pekerja kantoran, sehingga tidak mudah untuk menyetujui apa yang kita jalani, tapi setelah melihat hasil-hasil yang kita peroleh, mereka mulai menyetujuinya, bahwa pelaku bisnis offline maupun bisnis online bisa menjadi sumber penghasilan utama bahkan lebih.

Bisa diceritakan mengenai bisnis Anda dan jenis produk apa yang Anda tawarkan?

Saat ini kami memasarkan produk kain khas Bali secara online dan offline. Yang termasuk kain khas Bali adalah kain kebaya bordir, kain endek, kain rangrang, kain songket dan lain – lain. Kami memasarkan lebih dari 100 jenis dan motif kain khas Bali, yang dipasarkan baik di dalam dan luar negeri. Produk kain ranrang nya pun kini banyak di cari di pasar online terutama di Google. Pernah menjadi peringkat 1, di mesin search Google untuk kata kunci “Kain Rangrang”.

Dengan bekerja sama dengan berbagai pengrajin kain dan distributor utamanya kini KainBaliShop.Com dan KalyanaButik.Com memasarkan tidak lagi hanya di daerah Bali saja, tetapi juga di seluruh Indonesia bahkan Luar Negeri. Jaringan pelanggan ada di seluruh Indonesia. Kami mengirim produk setiap harinya di hampir setiap pelosok daerah yang ada di Indonesia. Terutama untuk di daerah Jakarta, Bandung, Surabaya dan Makasar dan Untuk luar negeri Jepang, Australia, Amerika dan India

Bagaimana latar belakang berdirinya bisnis Anda ini?

Awalnya dimulai dengan iseng untuk mencari penghasilan tambahan. Saat itu, istri saya sering melakukan jual beli kain kebaya ke teman-temannya. Meskipun hanya iseng pada waktu itu, namun menjadi ide awal kami untuk memulai bisnis kain khas Bali secara online. Saya bisa memanfaatkan ilmu “IT” yang dulu saya peroleh dari perkuliahan saya di Universitas Pasundan, Jurusan Teknik Informatika. Dimana pasar online adalah pasar yang Unlimited, kemungkinan memperoleh pasar adalah tidak berhingga, tidak terpengaruh waktu dan tempat, dan memperoleh profit yang tidak berhingga juga.

Lalu bagaimana cara Anda memasarkan bisnis Anda?

Kami memasarkan kain khas Bali melalui website www.kainBalishop.com dan www.kalyanabutik.com dan juga dari tulisan-tulisan yang kita buat di blog dan juga dengan memanfaatkan search engine sebagai sumber traffic.

Order-order dan pertanyaan seputar produk kita peroleh dari e-mail, sms dan BBM. Dari sinilah kita mulai menjalin hubungan dengan pelanggan maupun calon pelanggan, selain menambah database klien kita, juga memperbesar closing penjualan kita dengan memahami kebutuhan mereka.

Saat ini KainBaliShop.Com dan KalyanaButik.Com, sedang dalam tahap pengembangan APP, sementara untuk IOS dan Android, sehingga pelanggan maupun calon pelanggan dapat mengakses informasi seputar kain-kain khas Bali dan dapat melakukan pembelian secara online via gadget kesayangan mereka, jika tidak ada halangan akan launching akhir desember 2014 ini.

Wah kami tunggu Pak untuk pengembangannya. Lalu sentuhan apa yang membuat bisnis Anda berbeda dengan bisnis lain yang memiliki konsep serupa?

Kita melihat saat ini sudah banyak sekali toko online kain khas Bali yang ada. Tetapi kebanyakan tidak mempertahankan pelayanan dan kualitas produknya. Sehingga banyak ditinggalkan oleh para pelanggannya. Produk kita dari pengrajin dan produsennya langsung atau asli, sehingga kualitas barang selalu dalam pengawasan yang baik dari kita. Dan untuk harga adalah harga dari pengrajin dan produsennya langsung. Berbeda dengan toko online lainnya yang sejenis yang lebih banyak produknya adalah barang yang sudah ada pada tangan ketiga atau lebih. Biasanya juga mereka menggunakan sistem dropship, sehingga harga menjadi lebih mahal. Di KainBaliShop.Com dan KalyanaButik.Com harga dapat ditekan lebih murah dikarenakan barang diperoleh dari pengrajin dan produsennya langsung. Untuk di daerah Denpasar dan Gianyar, Bali kita sudah menerapkan layanan COD (Cash On Deleivery), yang di kirim oleh staff kita langsung. Dan Untuk di luar Bali, kita melakukan pengiriman menggunakan jasa pihak ketiga JNE, TIKI dan POS. Tampilan web juga harus sering di update dan di perhatikan agar pengunjung web tidak merasa bosan dan kurang mendapat informasi.

Apa prestasi terbaik yang pernah diraih bisnis Anda?

Kita memulai usaha ini dengan modal yang sangat terbatas, bahkan sampai meminjam. Namun, sekarang kami mulai merasakan hasil kerja keras kami. Mulai dari omzet ratusan ribu, hingga ratusan juta rupiah. Penghargaan terbesar bagi kami adalah ketika orang tua dan keluarga kita telah memberikan dukungan bagi usaha yang telah kita bangun dan dirikan, dan sampai akhirnya usaha kami menjadi salah satu Usaha Binaan Pemkab. Gianyar, Bali dan sering di beri kesempatan untuk mengikuti pameran di berbagai event, untuk menampilkan produk-produk pilihan kita.

Lalu tantangan dan kendala apa yang pernah Anda hadapi dan bagaimana Anda mengatasinya?

Persaingan usaha sejenis dan keinginan dari pelanggan maupun calon pelanggan yang beragam. Selain mode dan trend yang selalu berubah-ubah, cara mengatasinya dengan selalu mengutamakan pelayanan, kualitas dan selalu update informasi.

Pengiriman yang terlambar dari pihak ketiga, tidak seperti yang kita janjikan kepada klien kita. Sehingga harus ada perbaikan kualitas layanan dari pihak ketiga tersebut.

Untuk bisnis Bapak ini, rencana ke depan seperti apa yang akan Anda lakukan?

Selain pengembangan APP KainBaliShop.Com dan KalyanaButik.Com, kita berencana untuk menambah outlet kita. Sehingga dapat memenuhi layanan dan kebutuhan pelanggan-pelanggan kami secara online maupun offline.

Menurut Bapak, siapa tokoh yang menjadi motivasi Anda dan apa Quote yang paling berkesan bagi perjalanan Anda sebagai enterpreneur?

Tokoh motivasi yang berkesan bagi saya adalah Steve Jobs. Kata – kata motivasi beliau yang menjadi dasar saya dalam menjalankan bisnis adalah “Satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan besar adalah mencintai apa yang kita lakukan. Jika kita belum memiliki dan menemukannya, teruslah mencari. Jangan menetap dan berdiam diri. Seperti dengan semua masalah hati, Anda akan tahu bila Anda telah menemukannya.”

Kata kuncinya adalah “Lakukan apa yang Anda cintai.” Carilah suatu pekerjaan yang memberikan Anda rasa makna, arah dan kepuasan dalam hidup.

Wah, terimakasih Pak untuk waktunya berbagi bersama Mebiso. Semoga cerita Bapak ini dapat memotivasi enterpreneur diluar sana. Dan semoga KainBaliShop.Com dan KalyanaButik.Com semakin dan selalu sukses. ;-)

Mau bisnis Anda diliput juga oleh mediabisnisonline.com? Silahkan daftarkan bisnis Anda untuk liputan bisnis mediabisnisonline.com. Liputan ini GRATIS tanpa biaya apapun.

Dalam Artikel Ver 2

Ayo daftarkan bisnis Anda sekarang juga, siapa tahu Anda beruntung untuk mendapatkan pelangga baru, reseller, dropship atau bentuk partnership lainnya! Liputan ini terbatas!

           

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *