Leadership Produktivitas Work Life Balance

Ciri Khas Stres Karyawan yang Harus Diketahui CEO

 

Loading...

Ciri khas CEO – Sebagian besar orang pasti pernah mengalami stres dan tekanan selama bekerja? Tak hanya berlaku bagi bos atau pemilik perusahaan, tapi juga karyawan. Namun, sebagai pimpinan atau CEO, sudahkah Anda tahu apa saja ciri khas penyebab stres yang seringkali dialami karyawan saat bekerja?

Apakah melulu karena atasan? Atau malah dari sesama rekan kerja? Hal ini perlu Anda ketahui supaya dapat mengawasi kondisi karyawan yang di sisi lain dapat memengaruhi kinerjanya bagi perusahaan. Ini dia sejumlah faktor penyebab stres saat bekerja.

CEO harus tahu ciri khas dari stres karyawan bermula dari tempat kerja yang tidak sesuai ekspektasi

Salah satu faktor penyebab merasa stres adalah ketika tempat bekerja tidak sesuai ekpektasi. Tugas yang seharusnya terasa ringan, justru menjadi beban bagi karyawan karena melampaui batas kemampuan mereka.

Belum lagi jika Anda sebagai atasan juga selalu memberi tekanan agar tugas mereka segera selesai dalam waktu singkat. Padahal, dengan porsi tugas yang banyak dan tenggat waktu yang sempit, sebagian besar karyawan tidak akan sanggup mengerjakannya sendirian.

Oleh karena itu, ingatlah untuk tidak memberi tekanan terlalu banyak dan berat pada karyawan. Selain itu, beri kesempatan pada mereka untuk menyampaikan keluhannya jika memang dirasa tidak sanggup mengerjakan tugas tertentu. Dengan begitu, Anda pun sebagai pimpinan dapat lebih dihargai oleh karyawan.

Perdebatan yang tak kunjung usai menjadi ciri khas penyebab stres lainnya

ciri khas stres dipicu debat yang tiada henti
newbridges.co.uk

Anda termasuk orang yang suka berdebat dengan siapa saja? Nyatanya, hal ini dapat memicu sejumlah orang semakin merasa stres dan tertekan selama berada di kantor.

Meski sebagian orang menganggap wajar bahwa memasuki dunia kerja pasti melibatkan berbagai konflik, tapi hal tersebut juga tidak akan memberi dampak baik jika dilakukan secara terus menerus.

Cobalah untuk tidak terus-terusan menyalahkan diri sendiri ataupun orang lain. Sebab, pertikaian yang terjadi di tempat kerja seringkali membuat seseorang semakin tidak percaya diri.

Ingatlah bahwa setiap orang memiliki pendapat masing-masing. Semua orang dalam perusahaan memiliki hak yang sama untuk mengutarakan pendapat, selama itu bertujuan positif bagi perusahaan.

CEO tidak memberi kesempatan yang sama pada sebagian besar karyawan

Terjebak dalam posisi yang statis dan tak kunjung mengalami peningkatan, tak jarang memicu timbulnya stres saat bekerja. Terlebih jika karyawan Anda merasa berada di situasi yang tidak menuju ke mana pun, meski telah bekerja lebih keras dan mencari cara untuk meningkatkan performa sebagai karyawan.

Di saat inilah, Anda perlu sering mengajak brainstorming dan memberi bimbingan bagi antar karyawan. Selain itu, jangan ragu untuk memberi kesempatan bagi setiap karyawan dalam berkarya dan meningkatkan performa.

Dengan demikian, karyawan akan lebih ‘dianggap’ dan jadi lebih semangat untuk meningkatkan produktivitas di perusahaan Anda.

Terlalu banyak memberi tuntutan

Coba ingat kembali, apakah tugas yang dibebankan pada karyawan sudah ideal atau justru berlebihan? Jika nyatanya pekerjaan yang ditugaskan tak kunjung selesai, bisa jadi karena tugas yang diberikan tidak sesuai dengan kemampuan karyawan.

Hal ini nyatany bisa menjadi salah satu faktor penyebab stres di kantor. Belum lagi jika pengarahan dalam mengerjakan tugas tidak diberikan secara jelas.

Untuk itu, berilah kesempatan pada karyawan untuk menyampaikan kemampuannya secara jujur. Jika mereka merasa
keberatan, beri respon secara secara baik, dan akan lebih baik lagi jika Anda menawarkan bantuan tambahan dalam
mengerjakan tugas yang terlampau banyak.

Setiap orang memiliki titik tekanan masing-masing yang memicu timbulnya stres. Hal ini tak dapat terhindarkan dan bisa menyerang siapa saja. Sebagai pimpinan, cobalah untuk mengenali apa saja pemicu stres bagi diri sendiri dan karyawan, agar Anda bisa menemukan cara yang tepat untuk mengatasinya.

Sumber gambar: Tom Pumford di Unsplash

Baca juga:

Loading...

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *