Technology

Dimanakah Seharusnya Website Kita Diletakkan? Simak Penjelasannya Disini

 

Loading...

Saat kita ingin meluncurkan atau re-launching website yang kita miliki, ada sebuah perbedaan antar menyewa dan membeli sebuah layanan hosting yang nantinya akan digunakan untuk menampung data dari website kita. Karena website kita akan berjalan dengan baik ketika sudah dilengkapi dengan hosting yang sesuai dengan kebutuhan. Karena website seperti blog pribadi, website sekolah, website company profile, website organisasi dan website toko online sangat berbeda kebutuhannya. Sehingga kita harus benar dalam menentukan pilihan terhadap hosting tersebut.

Ada kalanya kita menyewa sebuah hosting untuk website kita. Yang berarti bahwa website kita hidup dan bergantung pada sebuah perusahaan web hosting yang menyediakan hosting tersebut, bukan pada komputer atau server yang kita miliki sendiri. Hal semacam ini dikenal sebagai “Shared Hosting”, yang artinya website Anda akan menggunakan hosting dalam satu server yang memiliki ruang untuk hosting dari website lain. Dalam Shared hosting ini urusan kehandalan, keamanan dan kinerja serta harga masih terbilang murah. Sehingga sangat cocok untuk website pribadi ataupun website seperti toko online yang masih sangat kecil.

Namun saat kita ingin memiliki ruang gerak atau aktifitas yang lebih besar dari hanya sekedar 1 ruang untuk berbagi banyak tempat, kita bisa menggunakan VPS atau Virtual Private Server atau Dedicated Server. Dalam hal ini Anda akan mendapatkan 1 komputer atau server tunggal untuk website pribadi Anda. Teknologi seperti ini sangat cocok digunakan untuk website yang dimiliki oleh sebuah perusahaan besar yang ingin memiliki tempatnya sendiri dan terlihat lebih profesional.

Dan, berikut ini bisa kita simak perbedaan dari 3 jenis hosting yang bisa kita gunakan untuk website:

1. Shared Hosting

shared hosting

Shared hosting adalah sebuah layanan hosting yang disediakan dengan harga yang relatif murah dari VPS dan juga Dedicated Hosting. Disini Anda akan merasa seperti memiliki sebuah unik apartement di dalam sebuah gedung apartement. Itu artinya segala fasilitas yang Anda gunakan akan dibatasi, karena harus dibagi dengan penghuni apartement lainnya. Jadi, ketika salah satu tetangga Anda memiliki tingkat lalu lintas yang sangat tinggi dalam penggunaan daya dari apartement tersebut, maka bisa dipastikan Anda dan penghuni lain akan mengalami kendala atau website Anda akan lambat dari yang lainnya. Jadi apa yang akan terjadi pada satu hosting akan berpengaruh terhadap keseluruhan hosting dalam satu server.

Dalam satu server biasanya diisi lebih dari 10 atau bahkan bisa mencapai ratusan akun hosting dan website. Sekalipun setiap akun akan dipisahkan dari akun hosting yang lain, namun bukan berarti shared hosting yang digunakan terbebas dari serangan kejahatan internet. Ini semua tergantung dari provider yang menyediakan shared hosting tersebut, apakah mereka update dan selalu melakukan cek rutin terhadap tingkat keamanan shared hostingnya atau tidak.

Namun jangan khawatir, karena shared hosting juga memiliki kelebihan lain selain harganya yang relatif terjangkau. Dari segi manajemen hosting akan sangat mudah untuk dikerjakan, terlebih saat Anda sudah memiliki hak akses terhadap cPanel hosting Anda.

2. VPS

VPS

Jika Shared Hosting diibaratkan dengan sebuah hunian apartement, maka jika VPS adalah sebuah hunian perumahan di daerah perkotaan yang sangat padat. VPS memiliki kelebihan yang besar dibandingkan dengan shared hosting biasa. Karena Anda akan mendapatkan kontrol lebih pada VPS yang Anda beli dari provider hosting. Anda memiliki kendali dan bebas melakukan hampir segalanya pada rumah Anda sendiri. Anda bisa memasang operating system dan aplikasi yang berbeda – beda sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika dibandingkan dengan Shared Hosting, maka Anda akan dibatasi pada setiap account yang terdaftar. Andapun bebas menentukan konfigurasi VPS, bahkan jika diperlukan, Anda bisa re-install OS atau reboot VPS milik Anda sendiri.

Karena kebebasan yang bisa kita lakukan pada Virtual Private Server pribadi, kita diharuskan memiliki keterampilan khusus saat hendak mengoperasikan VPS tersebut. Tidak seperti hosting pada Shared Hosting biasa, penggunaa VPS wajib memahami bagaimana cara administrasi server yang baik. Untuk harga sendiri, VPS memang memiliki harga yang sedikit lebih mahal daripada Shared Hosting.

3. Dedicated Server

Dedicated server

Rumah besar diatas perbukitan adalah gambaran yang akan Anda dapatkan jika Anda memilih Dedicated Server untuk website Anda. Anda akan memiliki banyak kebebasan dan keleluasaan untuk melakukan banyak hal di dalamnya, karena Anda tidak bergantung kepada siapapun. Anda bisa menginstall aplikasi apapun di dalam Dedicated Server ini, tanpa mengganggu siapapun di dalamnya. Dedicated Server adalah solusi bagi Shared Hosting dan juga VPS yang tidak dapat menjalankan aplikasi berat. Dalam Dedicated Server Anda akan memiliki resource CPU dan bandwidth Anda sendiri, sehingga Anda bebas untuk melakukan apapun pada server pribadi Anda ini. Biasanya orang yang menggunakan Dedicated Server ini adalah mereka yang mengelola sebuah perusahaan yang menggunakan website dengan tarffic tinggi dan juga menjalankan banyak aplikasi yang memakan banyak resource.

Dengan Dedicated Server, Anda bahkan bisa merasa bahwa rumah Anda adalah istana Anda. Kelebihan yang akan didapatkan sangat sesuai dengan harga yang harus dibayarkan nantinya. Dedicated Hosting memiliki harga yang jauh lebih mahal dari VPS, terlebih dari Shared Hosting biasa. Setiap pengguna Dedicated Server juga harus mengetahui tentang hardware, software, OS, networking, jaringan internet dan lain sebagainya. Untuk perusahaan yang besar, tentu tidak akan bingung memilih Shared Hosting, VPS ataupun Dedicated Hosting. Karena keamanan data dan kelancaran proses kerja adalah yang paling utama mereka penuhi. Dengan harga yang mahal tentu tidak akan jadi masalah ketika mereka harus membeli sebuah keamanan data bagi perusahaan.

Nah, sampai disini apakah Anda sudah mengerti dan jelas dengan perbedaan dari Shared Hosting, VPS dan juga Dedicated Server? Dari sini Anda tentu sudah mengetahui dengan yang manakah website Anda akan ditempatkan. Karena penggunaan hosting memang harus disesuaikan dengan kebutuhan dari website dan jenis aktifitas yang dijalankan. :)

Sumber

Baca juga:

Cara Membuat Hosting Melalui Perangkat Android

6 Strategi Memilih Web Hosting yang Tepat untuk Toko Online Anda

Manage Space Hosting dengan cPanel

Loading...

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *