Interviews

Duniainlineskates.com, Bisnis Online yang Mendukung Perkembangan Dunia Inline Skate di Indonesia

 

   

Kembali kita disuguhkan cerita inspiratif dari kesuksesan Bapak Utomo Panjibuono Sugiarto(30) yang pernah menjadi seorang atlet Skate dan sekarang beliau mendirikan sebuah bisnis online yang berhubungan dengan pengalamannya ini. Bisnis ini dikembangkan berdasarkan pengalaman pribadi dan riset yang ia lakukan mengenai dunia Inline skate. Beliau berusaha mencari apa saja yang kira – kira dibutuhkan oleh seseorang yang ingin bermain dan belajar Inline skate ini. Lulusan luar negeripun tidak menghalangi niat Bapak Utomo untuk bisa membuat bisnisnya juga dikenal oleh semua orang. Lalu bagaimana kisah sukses beliau membangun Duniainlineskates.com? Berikut ini uraian interview kami bersama Bapak Utomo.

Selamat sore Bapak Utomo, sebelumnya apa sih yang membuat Bapak tertarik terjun ke dunia enterpreneur ini?

Awal mulanya membaca buku Robert T. Kiyosaki “Rich Dad” ketika akhir SMA. Begitu kuliah, banyak yang nanya “kamu mau ambil karir apa?”. Setelah sekian lama mencari dan self searching, akhirnya saya merasa yakin dengan jawaban “Punya kerajaan bisnis sendiri”. Sebenarnya pertanyaannya dan jawabannya kurang nyambung, tapi menurut saya, yang tentukan garis akhir tujuan khan kita. Dan itulah tujuan yang ingin saya raih.

Saya juga merasa mengorbankan sesuatu untuk menjadi seorang enterpreneur ini, yaitu dengan melepas semua yang telah dipelajari untuk memulai dari nol. Karena memang sebelumnya apa yang saya pelajari tidak berhubungan dengan dunia ini.

Kalau boleh tahu, apa latar belakang pendidikan Bapak sendiri?

Diploma Perhotelan Pariwisata International Hotel Management Institute Switzerland.

Wah tapi Bapak sukses membangun bisnis ini ya. Lalu sebenanrya apa sih Duniainlineskates.com itu?

Sebenarnya Duniainlineskates.com adalah rangkaian jasa dari Duniainlineskates.com. Dunia Inline Skates adalah solusi olahraga sepatu roda Anda. Kami memberikan program pelatihan inline skate dari nol (sekolah sepatu roda), akses ke produk, spare part dan service (toko) dan lokasi bermain yang kondusif untuk belajar maupun bertanding (wahana). Ini semua sekarang sedang kami kembangkan untuk bisa diakses semua melalui web kami. Sekolah dengan video tutorial online “Fun2Skate” sehingga siapa saja, dimana saja bisa belajar bermain, online shop dan info mengenai operasional wahana kami. Intinya kami ingin menjadikan olahraga inline skate mudah untuk dimulai oleh siapa saja, dimana saja di Indonesia. Untuk pemasaran sendiri kami gunakan cara dari mulut ke mulut, online dan mengisi event. Kalau produk sepatu rodanya sudah kami kirim sampai sorong, papua. Produk dan jasa Inline Skate untuk anak merupakan yang paling banyak dicari sampai saat ini.

Lalu bagaimana dengan latar belakang berdirinya bisnis ini sendiri Pak?

Dari SMP saya sudah ikut klub sepatu roda, sejak SMA saya masuk tim PON DKI dan selama karir bermain saya, banyak permasalahan di olahraganya, seperti kurangnya akses ke produk, tempat bermain yang tidak memadai dan info kepelatihan yang kurang lengkap. Maka dari itu, setelah melakukan banyak riset dengan teman – teman dan mengunjungi negara tetangga, kami menemukan ceruk peluang. Peluang dimana minat masyarakat ada, hanya saja bisnis yang menyokongnya kurang, sehingga kami menciptakan Dunia Inline Skates.

Bagaimana Anda menyeimbangkan harga dengan kualitas produk yang Anda jual?

Itu memang sulit, apalagi karena bisnis produk kami sangat tergantung kurs dollar. Hanya saja kami siasati dengan memberikan pelayanan, pelatihan dan konsultasi yang baik, kadang free sebagai added value, kadang dengan diskon atau kadang sebagai promo. Itulah kekuatan kami.

Selain itu training, service dan accountability juga kami berikan sebagai bentuk usaha untuk membedakan bisnis ini dengan bisnis lainnya. Anda bisa mendapatkan solusi sepatu roda Anda di kami.

Nah, untuk prestasi. Apa saja prestasi yang sudah pernah Anda raih selama menjalani bisnis ini?

Apa ya? Kalau pribadi, saya pernah menjadi wasit SEA Games dan beberapa pertandingan nasional. Kalau secara predikat, ketika instruktur – instruktur sepatu roda kami mendapatkan sertifikasi internasional. Ketika presiden asoisasi instruktur sepatu roda internasional, ICP mengunjungi DIS dan memberikan akreditasi sekolah sepatu roda internasional.

Kalau secara bisnis, sudah diliput beberapa stasiun TV, masuk FTV, mengisi event sekelas Bobo Fair dan beberapa projek bisnis sepatu roda lainnya.

Wah, hebat sekali ya Pak sudah mencapai banyak prestasi. Lalu menurut Bapak, pengalaman paling berkesan yang seperti apa yang pernah Bapak alami?

Pengalaman paling berkesan menurut saya adalah ketika melihat instruktur dan staff yang saya latih memiliki PD dan pengalaman untuk mengatakan, “kita memang yang terbaik”. Ketika staff saya cerita bahwa kita memiliki tamu langganan “Anak – anak berkebutuhan khusus” yang latihan di tempat kita karena anaknya bisa fokus. Dan akhirnya begitu mendapat kabar bahwa anak yang juara di kejuaraan nasional merupakan anak yang mengenal sepatu roda lewat Dunia Inline Skates. Intinya, usaha saya untuk menyebarkan manfaat bermain inline skate sudah mulai terlihat.

Kembali dengan prestasi lagi ya Pak, hebat sekali. Dan bagaimana Bapak menilai ruang lingkup market yang ada saat ini?

Dulu, saya mulainya kecil – kecilan. Saya dulu kerja di tempat bermain mini golf di Senayan. Saya ada latar belakang atlit dan perusahaannya ada sepatu roda nganggur. Saya coba beranikan diri untuk buka tenda rental. Tidak lama dari situ, saya diundang teman EO untuk buka stand di pertandingan. Waktu itu pesertanya sekitar 100 orang dari sekitar 5 klub Jabodetabek. Itu Tahun 2009 dan kondisi persepaturodaan mati suri. 5 Klub itu sudah non aktif dan hampir tutup. Kita buka DIS Tahun 2010, dengan sederhana dan yang saya tahu, waktu itu, keberadaan web toko inline skate hampir tidak ada, klubpun baru – baru mulai bikin Facebook page.

Kejurnas Tahun kemarin 2013, ada sekitar 40 klub dengan 700 peserta mengikuti kejuaraan tersebut. Sekarang, hampir setiap kota besar di memiliki pemain dengan FB page sendiri. Luar biasa growthnya. Secara kuantitatif kami tidak bisa menyatakan bahwa semua ini terjadi hanya karena kami. Tetapi kalau secara industri kami adalah pemrakarsa perdagangan sepatu roda online.

Lalu bagaimana Bapak menghadapi setiap tantangan yang ada di bisnis ini?

Tantangan dan kendala kalau dirunut satu-satu bisa banyak sekali. Yang penting, banyak mencari solusi, cari info, eksplorasi segala kemungkinan baik yang masuk akal maupun yang tidak. Banyak diskusi dengan orang – orang hebat, usaha dan terakhir berdoa.

Apa nih rencana Bapak untuk mengembangkan Dunia Inline Skates ini?

Kita fokus untuk go fully online, kami ingin kedepannya ingin menciptakan produk maya seperti games, e-book dan lebih banyak tutorial video sambil menguatkan fodasi bisnis Dunia Inline Skates yang sudah ada. Konsep kami “keep costs low but crank revenue as high as possible”. Kami sudah coba buka cabang. Sepertinya belum efektif.

Menurut Bapak siapa yang paling menginspirasi Bapak dalam menjalankan bisnis ini? Dan quote apa yang membuat Bapak bersemangat?

Kalau inspirator sih Richard Branson dan Erik Tohir. Kalau untuk quote sendiri, banyak sih, antara lain: Sun Tzu “A journey of a thousand steps starts with one”, Bill Clinton ” You can’t make everyone happy”, Walt Disney “Keep Moving Forward”, Robert Kiyosaki “Do more and more with less and less”, ZigZiglar “Give enough people what they want and you’ll get what you want”, dan Richard Branson “Opportunities are like buses, if you missed the first one, the second one will come”.

Apa Bapak memiliki saran yang ingin disampaikan untuk enterpreneur di luar sana?

“Aim big, start small” atau sasar besar tapi mulailah dengan kecil. Itu saja saran yang bisa saya

Nah, untuk yang terakhir ini apakah Bapak ingin memberikan tips untuk berbisnis online? Jika iya, apa itu?

Bisnis online itu bisa jalan karena konsep “web” atau jaringan. Buatlah materi jualan Anda menjaring dan mudah diakses orang. Jangan hanya andalkan website, perlu juga Google+ Business, FB, Twitter dan Instagram. Konsisten untuk memberikan apa yang diminta pasar bukan yang kita idam – idamkan.

Wah, benar sekali Pak. Kita memang harus benar – benar memanfaatkan perkembangan dunia online untuk berbisnis. Terimakasih untuk Bapak yang tetalh meluangkan waktunya berbagi cerita bersama kami. Semoga Dunia Inline Skates ini selalu dan semakin sukses :)

                              
Loading...

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *