Business Says Web & Teknologi

Fakta Unik Miliarder: Ada Medsos Khususnya, Lho!

 

Loading...

Fakta Unik Miliarder – Selalu ada hal menarik yang bisa disimak dari para miliarder. Kehidupan para miliarder yang bergelimang harta terkadang membuat takjub, termasuk fakta unik yang satu ini!

Lumrah dengan hal yang serba eksklusif

Dengan uang yang melimpah, para miliarder kerap mendapatkan hal-hal eksklusif di kehidupan. Tentunya, tak semua orang beruntung untuk mendapatkannya. Hal-hal ekslusif tersebut mencakup berbagai hal, mulai dari akses khusus ke berbagai tempat, layanan ekstra, jaminan privasi, hingga pengawasan keamanan yang ketat.

Fakta unik miliarder: Bahkan, ada medsos ekslusif untuk mereka!

Hampir semua orang menggunakan media sosial atau medsos agar dapat terhubung satu sama lain. Hampir semua kalangan bisa mengakses medsos. Begitu juga dengan para miliarder, banyak dari kalangan tersebut yang menggunakan medsos dan populer di medsos.

Pengembang medsos selalu berusaha untuk menggaet penggunanya dengan menciptakan fitur-fitur menarik, termasuk seorang pria bernama James Touchi-Peters. Pada bulan September tahun 2014, ia meluncurkan medsos khusus yang diciptakan untuk miliarder, lho.

Wah, seperti apa medsos tersebut?

Medsos tersebut bernama Netropolitan

James Touchi-Peters yang merupakan musisi ternama asal Amerika Serikat merasa dibutuhkan wadah khusus bagi kalangan atas agar mereka nyaman untuk berbagi informasi. Idenya adalah, Anda berbagi bersama orang-orang satu tingkat yang benar-benar bisa ‘nyambung‘.

Oleh karenanya, para miliarder akan lebih nyaman untuk berbagi berbagai hal di Netropolitan, mulai dari persoalan bisnis hingga rekomendasi liburan mewah. Informasi tersebut akan diterima dan ditanggapi oleh orang-orang dari kalangan yang sama, tanpa ada campuran orang-orang dari kalangan lain.

Netropolitan: medsos eksklusif dengan syarat yang ‘bukan main’

Medsos ini didesain super ekslusif. Tidak semua orang bisa menggunakan medsos unik ini, hanya orang yang kaya saja yang bisa.

Tak main-main, untuk menjadi member atau pengguna medsos ini, seseorang harus membayar biaya pendaftaran sebesar $9,000. Jumlah ini setara dengan 126 juta rupiah dalam konversi terbaru.

Selain itu, member Netropolitan wajib membayar biaya pembaruan keanggotaan setelah satu tahun bergabung yang dipatok seharga $3,000 per tahunnya. Wow, jumlah yang besar, bukan?

Fitur-fitur ini yang ditawarkan oleh Netropolitan

Ada harga, ada juga rupa. Dengan syarat yang bombastis, Netropolitan menawarkan beberapa fitur ekslusif bagi penggunanya.

Pertama, Netropolitan menawarkan tingkat privasi yang tinggi. Situs medsos tersebut tidak terindeks search engines. Bahkan, transmisi keluar dan ke dalam situs ini juga dienkripsi.

Oleh karenanya, orang lain selain member tidak bisa mengakses informasi dari medsos ini. Mereka hanya bisa melihat tampilan log-in saja.

Selain itu, Netropolitan didesain bebas dari iklan. Meskipun demikian, member Netropolitan bisa saja memposting iklan dalam suatu section khusus, namun tetap saja medsos ini tidak akan menampilkan iklan dari pihak lain selain member.

Hmm.. Cukup menarik, bukan?

Namun, medsos tersebut sudah ditutup

Sayangnya, medsos tersebut ditutup pada November 2014 setelah diluncurkan pada 15 September 2014. Founder Netropolitan, James Touchi-Peters mengklaim pada situs resmi Netropolitan bahwa Netropolitan kurang diminati oleh target. Adapun anggota yang telah mendaftar dan membayar biaya pendaftaran disebutkan telah dikembalikan uangnya.

Beberapa orang memberikan respon negatif terkait medsos ini, termasuk dengan cara mempermasalahkan biaya keanggotaan yang dirasa tidak masuk akal dengan fasilitas medsos.

Terlepas dari segala kontroversinya, ide bisnis ini tergolong unik. What do you think?

Oh ya, masih banyak artikel-artikel menarik lainnya seputar entrepreneurship dan bisnis online dari Mebiso yang bisa Anda simak. Pilih saja topik kesukaan Anda. Selamat menyimak, salam sukses!

Baca artikel-artikel menarik lainnya di:

Referensi:

https://www.entrepreneur.com/article/237640

https://en.wikipedia.org/wiki/Netropolitan_Club#Death_after_two_months

Loading...

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *