Running A Business

Faktor-Faktor Minimalkan Bounce Rate Toko Online

 
  • 1
    Share

Bounce Rate adalah presentase jumlah pengunjung yang langsung meninggalkan website atau blog Anda ketika dia baru membuka satu halaman. Baik dengan menutup langsung tabnya, mengakses URL lain, dsb. Besarnya nilai Bounce Rate bisa diketahui melalui berbagai program statistik. Salah satunya adalah Google Analytic. Jika website anda sudah didaftarkan pada Google Analytic sejak dini, maka pada dashboard administrator anda akan langsung muncul statistik Bounce Rate yang telah dihitungkan oleh Google.

Kita tentunya tidak ingin pengunjung begitu saja meninggalkan toko online kita. Sebab pengunjung yang interest dengan produk yang kita jual paling tidak juga harus melihat-lihat halaman lain agar tertarik melakukan transaksi. Makanya, Bounce Rate sebuah website harus diperkecil semaksimal mungkin. Bagaimana caranya? Berikut saya tunjukkan beberapa faktor yang mempengaruhi Bounce Rate berdasarkan pengalaman kami mengelola jagoanstore.com.

7. Informasi yang Jelas

Cantumkan informasi mengenai produk anda sedetail-detailnya. Mulai dari gambar yang jelas, deskripsi yang detil, harga produk nett / bisa nego, hingga bagaimana pengunjung bisa menghubungi Anda. Kenapa? Karena selain menunjukkan keseriusan anda berjualan, pada dasarnya jualan online sendiri sama dengan mempengaruhi pengunjung melalui informasi. Beda dengan jualan offline dimana pengunjung bisa meraba barang, mengepas, dsb. Jadi bila informasi yang anda berikan kurang begitu jelas, bagaimana pengunjung bisa tertarik untuk transaksi?

6. Iklan

Saya sarankan agar Anda tidak terlalu banyak memasang iklan pada website. Sebab iklan akan mengarahkan pengunjung ‘keluar’ dari website anda (yang mana artinya sama dengan Bounce Rate). Kalaupun Anda ingin menambahkan iklan, maka pastikan iklan tersebut menguntungkan anda.

5. Originalitas Konten

Bila toko online anda punya blog, entah untuk SEO, dsb. http://mediabisnisonline.com/15-alasan-bisnis-anda-harus-punya-blog/. Maka ketika rilis artikel, hindari plagiatisme. Usahakan semaksimal mungkin jika artikel anda buatan sendiri. Termasuk juga konten gambar seperti banner dan foto produk anda. Usahakan mereka merupakan hasil jepretan sendiri.  Sebab plagiatisme pada dasarnya sangat berpengaruh pada kredibilitas bisnis anda.

4. Keyword yang Tidak Sesuai dengan Isi Website

Bayangkan bila anda searching melalui Google. Kemudian ketika mengklik salah satu halaman hasil, anda justru diarahkan pada pepesan kosong, yaitu isi website yang sama sekali tidak berkaitan dengan keyword yang anda cari. Tentu anda merasa sebal bukan? Nah, demikianlah alasannya kenapa anda tidak boleh memperlakukan pengunjung anda seperti itu. Bila product yang anda jual adalah sepatu kulit, maka jangan memaksakan sembarang keyword seperti jaket kulit, sepatu Nike, atau sepatu jaket. Stick with the original ones!

3. Navigasi

Sediakan navigasi pada Header dan Footer agar pengunjung tahu di mana dan apa yang harus dia lakukan untuk menuju halaman lainnya pada website Anda.

a. Contoh Tampilan Navigasi Header:

b. Contoh Tampilan Navigasi Footer:

2. Desain Website

Triknya adalah memposisikan diri Anda sebagai pengunjung. Maka Anda akan tahu apa yang mereka tuntut. Yaitu tampilan website yang rapi, dengan warna yang selaras, desain yang sesuai dengan tema jualan, dan bisa membuat mereka nyaman. Salah satu desain yang menurut saya sesuai dengan kriteria di atas misalnya website milik interflorasia.com.

1. Kecepatan Akses

Tingkat toleransi pengunjung pada dasarnya berbeda-beda, terutama berdasarkan koneksi yang mereka gunakan. Namun rata-ratanya bila dalam 6 detik tidak tampil apa-apa ketika membuka sebuah halaman, maka kemungkinan user melakukan Bounce Rate akan jadi sangat besar. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memaksimalkan kecepatan akses sebuah website di antaranya:

a. Membatasi ukuran gambar yang Anda tampilkan pada website.

b. Mengurangi resolusi banner, jumlah script / widget eksternal, dsb

c. Anda bisa gunakan tools yang bermanfaat untuk mengukur kecepatan website. Salah satunya adalah YSLOW. Trik pemakaian YSLOW bisa dibaca di sini.

d. Beberapa tips lain mengenai optimasi kecepatan website telah kami rangkum di sini.

e. Sedangkan beberapa tips optimasi kode website bagi programmer bisa ditemukan di sini.

Nah JagFamily, sekian dulu ulasan tentang trik minimalkan Bounce Rate pengunjung Anda. Semoga bermanfaat. ;-)


  • 1
    Share

5 komentar

  • 26 September 2012 - pukul 11:21

    Makasih banyak share ilmunya ya mbak, ternyata saya lupa daftarin google analytic, wes langsung tak daftarke… Suwun

    • tria
      26 September 2012 - pukul 11:37

      Baik pak, terimakasih kembali. Jangan lupa juga untuk mendaftarkan website bapak ke Google Webmaster. :)

  • 13 April 2013 - pukul 17:39

    terima kasih , ilmu nya sangat bermanfaat bagi saya yg baru mulai buka toko online

    • Lastriani
      13 April 2013 - pukul 18:45

      Terimakasih kembali pak, selamat mencoba dan semoga sukses. :D

  • 1 Juni 2017 - pukul 3:20

    Keren banget nih semua tipsnya.. Terimakasih mba, ini artikelnya informatif banget :-)

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *