Leadership

Hermawan Kartajaya Guncang Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang Melalui Kuliah Umum Bisnis

 

   

Tepat pada hari Senin, 18 Mei 2015 lalu Fakultas Ilmu Administrasi jurusan Administrasi Bisnis Universitas Brawijaya Malang mengadakan sebuah acara besar. Bertajub Kuliah Umum, acara ini bertemakan “Opportunities & Challenges For Future Business: How Future LEaders are Created & Transformed”

WP_20150518_09_41_07_Pro

Acara ini sendiri merupakan kerjasama antara FIA Universitas Brawijaya dengan MarkPlus, Inc. Materipun langsung diisi oleh Hermawan Kartajaya, selaku Founder dan CEO MarkPlus, Inc. Acara yang dibuka oleh Bapak Prof. Dr. Bambang Supriyono, MS berlangsung sejak pukul 10.00 WIB. Dalam acara ini hadir petinggi Universitas Brawijaya, salah satunya yaitu Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, M.S. Ada juga Bapak wali kota Batu, Eddi Rumpoko yang ternyata merupakan salah satu alumni dari Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya.

sambutan Dekan dan Rektor

Dalam kesempatan kali ini, Bapak Hermawan banyak membahas bagaimana peran dirinya dan MarkPlus, Inc dalam memberikan kontribusi membangun perekonomian di Indonesia. Bukan hanya dari sisi ekonomi bisnis sebuah perusahaan tapi juga daerah. Karena bagi Bapak Hermawan, daerah di hampir seluruh Indonesia harus dipromosikan agar mendapat daya tarik wisatawan dan mendatangnya turis ke daerah tersebut.

Selain itu, Bapak Hermawan sendiri menceritakan bagaimana dirinya menulis lebih dari 10 buku tentang dunia marketing. Kerjasama beliau bersama Philip Kotler, seorang Marketer dunia. Beliau bukan hanya menceritakan bagaimana peran MarkPlus yang kini sudah tersebar di 18 kota di Indonesia. Tapi beliau juga menjelaskan bagaimana pentingnya sebuah jiwa kepemimpianan dalam diri seorang marketers.

Terlebih kini Indonesia yang memiliki SDM produktif sangat berlimpah harus benar – benar dikelola. Menurut Bapak Mohammad Bisri, hampir 600 ribu sarjana di Indonesia menjadi seorang pengangguran. Itulah yang menjadi masalah yang harus segera diselesaikan. Selain harus menguasai ilmu, para sarjana ini juga harus memiliki sifat kepemimpinan di dalam dirinya. Karena menurut Bapak Bisri, ada 3 jalan yang bisa ditempuh oleh sarjana ini, menjadi abdi negara melalui PNS, bekerja pada swasta atau menjadi orang yang mandiri, artinya bekerja dan menghasilkan untuk diri sendiri. Tapi untuk menjadi orang yang mandiri tentu tidaklah mudah. Kita membutuhkan bekal yang sangat banyak untuk berani masuk ke dunia bisnis, terutama dengan upaya sendiri.

Bapak Hermawan menekankan betapa pentingnya sifat kepemimpinan dalam dunia bisnis. Dan inilah yang juga melatarbelakangi beliau dalam menulis sebuah buku yang berjudul WOW Leadership. Bagi Bapak Hermawan, selain IQ, EQ, SQ dan PQ sangatlah penting untuk dijadikan bekal menjadi seorang pemimpin. Karena untuk menjadi seorang pemimpin yang disegani bukan hanya harus tegas dan memiliki ilmu atau emosional yang baik, tapi penampilan juga harus diperhatikan sampai kemampuan kita dalam bersosialisasi dengan lingkungan.

Bapak Hermawan Kartajaya

Di kesempatan kali ini, Bapak Hermawan juga menyampaikan kesediannya untuk berdidakasi dalam upaya Universitas Brawijaya khususnya Fakultas Ilmu Administrasi untuk melatih dan mengembangkan kemampuan mahasiswanya agar menjadi lulusan yang bisa mandiri.

pemberian cinderamata

Acara diakhiri pada pukul 12.00 WIB dan ditutup dengan penyerahan cinderamata oleh Bapak Dekan Fakultas Ilmu Administrasi kepada Bapak Hermawan. Selain itu, Bapak Hermawan juga mendapatkan jas alumni dari Universitas Brawijaya Malang.


Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *