Running A Business

Ini Alasannya! Kenapa Kepribadian Berperan Menjadi Pondasi Seorang Sales

 
  • 9
    Shares

   

Menjadi seorang sales tentu saja bukan sekedar mampu berkomunikasi dengan baik. Bukan juga mampu membangun hubungan jangka panjang baik dengan customer, relasi bisnis sampai dengan kompetitor sekalipun. Kepribadian setiap orang mampu mempengaruhi kemampuan mereka dalam berkomunikasi dengan orang lain. Dan kepribadian inilah yang harus dimaksimalkan oleh seorang sales dalam setiap kegiatan mereka.

Seringkali kita menggunakan sebuah tes psikologi sederhana untuk menegtahui bagaimana keprbadian kita. Salah satu tesnya yaitu MBTI(Myers-Briggs Type Indicator). MBTI memiliki kombinasi 4 huruf di setiap kepribadian yang tergambar pada seseorang. Dan ada 16 jenis kepribadian yang berbeda dimiliki oleh seseorang.

Beberapa tipe kepribadian cenderung menjadikan seseorang sebagai sales yang baik dan kepribadian lainnya juga menjadikan seseorang sebagai sales yang kompeten.

Namun sebelum menjelaskan masing-masing kepribadian dan aspeknya menjadi penting bagi seorang sales. Kita bahas terlebih dulu populasi kepribadian di seluruh dunia.

1. Analysts

– INTJ 2.1%
– INTP 3.3%
– ENTJ 1.8%
– ENTP 3.2%

2. Sentinels

– ISTJ 11.6%
– ISFJ 13.8%
– ESTJ 8.7%
– ESFJ 12.3%

3. Diplomats

– INFJ 1.46%
– INFP 4.4%
– ENFJ 2.5%
– ENFP 8.1%

4. Explorers

– ISTP 5.4%
– ISFP 8.8%
– ESTP 4.3%
– ESFP 8.5%

Nah, Anda mungkin sudah akrab dengan kepribadian Introvert dan Ekstrovert. Kita akan coba bahas satu persatu:

1. Introvert (50,7% dari populasi)

Mereka adalah pribadi yang cenderung tenang dan pendiam. Mereka umumnya lebih suka berinteraksi intensif hanya dengan beberapa teman dekat daripada dengan memilih dengan banyak orang, dan mereka mengeluarkan energi dalam situasi sosial, dan memperoleh energi saat menyendiri.

2. Ekstrovert (49,3% dari populasi)

Mereka biasanya merasa termotivasi melalui interaksi dengan orang lain. Mereka cenderung untuk menikmati jaringan perkenalan yang luas, dan mereka mendapatkan energi dalam situasi sosial.

Nah, jika Anda adalah seorang sales dengan kepribadian yang cenderung introvert, cobalah…

  1. Minta rekan kerja untuk tidak mengganggu Anda saat Anda bekerja
  2. Meminta waktu untuk menyelesaikan tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi
  3. Melakukan banyak pekerjaan yang tidak membutuhkan Anda untuk pergi bertemu dengan banyak orang
  4. Memastikan orang tahu bahkan Anda hanya bisa bekerja saat mereka tidak membuat gaduh
  5. Melakukan diskusi mendalam dengan pelanggan

Namun, jika Anda seorang ekstrovert, cobalah…

  1. Berbicara secara langsung atau melalui telpon dengan calon pelanggan
  2. Anda bisa menggunakan kontak mata langsung dengan pelanggan
  3. Menjaga setiap gambaran diskusi dengan pemikiran yang luas
  4. Mengajak rekan kerja untuk melakukan brainstorming atau berdiskusi tentang sebuah pekerjaan.

Lalu bagaimana dengan penerimaan dan memproses informasi?

1. Intuisi (26,7% dari populasi)

Cenderung lebih abstrak. Mereka fokus pada gambaran besar daripada detail, dan kemungkinan masa depan daripada realitas yang ada.

2. Sensing (73,3% dari populasi)

Mereka adalah pribadi yang cenderung lebih menyukai hal konkret daripada abstrak. Mereka memusatkan perhatian mereka pada detail daripada gambaran besar, dan realitas langsung daripada kemungkinan masa depan.

Nah, jika Anda seorang sales yang berintuisi tinggi, maka…

  1. Anda akan memahami produk perusahaan dan membantu pelanggan menemukan solusi dengan produk tersebut
  2. Anda akan menyampaikan manfaat jangka panjang produk kepada pelanggan lebih dulu daripada hal lainnya
  3. Anda memiliki strategi untuk menjalankan proses Anda tersebut

Namun, jika Anda merupakan sales dengan kepekaan yang tinggi, maka…

  1. Anda akan membahas lebih banyak fakta konkret
  2. Anda akan fokus pada langkah praktis berikutnya setelah penawaran yang Anda berikan
  3. Anda memiliki rencana atau garis waktu yang pasti untuk menjalankan strategi penjualan yang sudah buat

Lalu, bagaimana Anda membuat keputusan di dalam hidup Anda?

1. Thinking (40,2% dari populasi)

Pribadi yang cenderung lebih menilai berdasarkan kriteria obyektif daripada kriteria pribadi. Ketika membuat keputusan, mereka umumnya memberikan bobot yang lebih pada logika daripada pertimbangan sosial.

2. Feeling (59,8% dari populasi)

Anda merupakan pribadi yang cenderung menghargai pertimbangan pribadi dalam mengambil keputusan. Umumnya mereka sering lebih mengutamakan implikasi sosial daripada logika.

Nah, jika kamu adalah seorang sales yang lebih banyak berpikir, maka…

  1. Anda bisa terus mendukung apa yang diinginkan pelanggan Anda, dengan terlebih dulu mengevaluasi penawaran Anda
  2. Menunjukkan manfaat nyata dari produk dan layanan yang Anda tawarkan
  3. Anda harus berpikir logis tentang harga yang Anda berikan

Namun, jika Anda seorang yang lebih perasa, maka…

  1. Anda bisa fokus pada kesepakatan Anda dengan calon pelanggan
  2. Mengenali dan mendukung apa yang dibutuhkan pelanggan
  3. Menunjukkan dampak positif dari apa yang Anda tawarkan
  4. Hindari setiap bentuk perdebatan yang kemungkinan terjadi saat adanya tawar menawar

Jika dilihat dari cara Anda menjalani hidup, seperti apakah Anda sebenarnya?

1. Judging(54,1% dari populasi)

Anda adalah pribadi yang cenderung untuk merencanakan kegiatan mereka dan membuat keputusan di awal. Mereka mengontrol melalui prediktabilitas.

2. Perceiving(45,9% dari populasi)

Anda menjadi orang yang Cenderung menahan pendapat dan menunda keputusan, lebih memilih untuk “menjaga pilihan mereka tetap terbuka” sehingga dapat berubah sesuai kondisi.

Lalu, bagaimana dengan Anda yang lebih mendominasi kepribadian judging sebagai seorang sales?

  1. Anda akan memiliki tujuan atau agenda untuk interaksi Anda dengan orang lain
  2. Anda bekerja sesuai timeline yang sudah Anda buat
  3. Anda juga selalu siap menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat mengubah pikiran Anda

Namun, jika Anda merupakan sales yang perceiving, maka…

  1. Anda akan mempertimbangkan setiap informasi yang muncul dan mempengaruhi semua aspek penjualan
  2. Anda akan lebih banyak menyelesaikan tugas di menit-menit terakhir deadline
  3. Anda perlu menjadwalkan pertemuan dengan waktu yang lebih lama dari yang Anda perkirakan

Setiap kepribadian dengan keunikannya masing-masing akan membuat seorang sales dapat meningkatkan keuntungan mereka. Misalnya saja…

1. Seorang introvert akan menjadi sales yang sangat baik

  • Mereka akan mempelajari setiap produk yang akan ditawarkan, sehingga mereka akan banyak tahu apa kekuatan dan kelemahan produk untuk calon pelanggan mereka.
  • Introvert akan mempersiapkan setiap persentasi dan mengantisipasi kemungkinan gagal dalam penyampaian
  • Mereka adalah pribadi yang mampu menajdi pendengar yang baik untuk pelanggan
  • Mengetahui siapa pelanggan ideal atau calon pelanggan potensial bisnis mereka dengan baik
  • Mereka akan mempertimbangkan nilai jangka panjang setiap pelanggan
  • Menonjolkan kemampuan untuk membangun hubungan jangka panjang yang mendalam dengan potensial customer

2. Seorang Ektrovert akan menjadi sales yang hebat

  • Mereka pandai bertemu dengan orang baru, membangun networking dan membuat koneksi bisnis
  • Sangat nyaman melakukan komunikasi via telpon untuk mengobrol dengan pelanggan
  • Mereka akan lebih baik dalam menangani penolakan
  • Cepat beradaptasi dengan tuntutan target penjualan yang diberikan
  • Mereka bisa langsung menemukan kesamaan dan membangun hubungan baik dengan calon pelanggan potensial

Lalu, apa sebenarnya kunci menjadi seorang sales yang sukses?

Tidak ada kunci yang pasti, sebab cara ini berlaku untuk semua sales. Memahami jenis pelanggan dan memanfaatkan potensi di dalam diri berupa kepribadian kita menjadi sebuah keuntungan dalam menjual produk.

Sebab setiap oang bisa sukses dalam usaha penjualan mereka. Mereka akan mengambil kekuatan dari kepribadian mereka yang unik dan memanfaatkannya untuk membangun karir sales mereka.

           
  • 9
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *