Running A Business

Ini Cara Paling Jitu Untuk Lebih Dekat Dengan Pelanggan Setelah Komplain Habis-Habisan – Part 1

 
  • 1
    Share

Loading...

Pada artikel ini kita fokus membahas apa yang harus Anda lakukan setelah menangani komplain pelanggan. Artikel ini merupakan kelanjutan dari Tips Terampuh Menangani Komplain Pelanggan yang bisa Anda baca di sini.

Kebanyakan dari kita atau staff kita berpikiran bahwa kalau sudah menangani komplain, problem dari pelanggan sudah selesai, komplain telah teratasi, dan berpikiran bahwa ini adalah end of story.

Pertanyaannya adalah setelah komplain telah ditangani, apakah pelanggan akan membeli produk Anda kembali? Apakah pelanggan tersebut akan mereferensikan produk Anda ke temannya? Apakah pelanggan Anda tetap membicarakan hal-hal buruk mengenai perusahaan Anda dan produk Anda?

Kalau setelah Anda menangani komplain dan tidak yakin bahwa pelanggan akan membeli lagi, tidak yakin bahwa dia tidak akan bicara jelek tentang produk Anda, berarti penanganan komplain tersebut belumlah tuntas.

So, setelah Anda menangani komplain, sesungguhnya, ada banyak hal yang Anda harus lakukan, misalnya melalui follow up. Mungkin dua atau tiga hari, bahkan satu minggu kemudian teleponlah atau email-lah kepada pelanggan Anda tersebut, misalnya seperti ini:

“Bagaimanakah kabar Anda?”

“Apakah Anda hari ini tetap menggunakan produk kami?”

“Apakah ada menemukan sesuatu problem dalam produk kami?”

“Kami mohon maaf atas insiden beberapa waktu lalu, kami harap Anda tetap senang menggunakan produk kami.”

Atau, Anda dapat menggunakan cara yang mengesankan, yaitu mengirimkan ke pelanggan Anda berupa hadiah dan ucapan terima kasih, misalnya: Terima kasih atas feedback Anda, Terima kasih Anda telah memberikan kami kesempatan untuk memperbaiki problemnya, Terima kasih atas tetap menggunakan produk kami. Itulah cara simple Anda benar-benar mengapresiasi pelanggan Anda setelah menangani komplain.

Lantas, bagaimana jika yang ditangani adalah seorang pelanggan besar? Dan ternyata problemnya waktu itu cukup besar? Janganlah hanya kirim kartu ucapan, tetapi kunjungilah pelanggan Anda secara personal. Lebih bagus lagi adalah manager turun tangan untuk menghubungi atau mengunjungi pelanggan tersebut. Dengan manajer turun tangan seperti ini, menunjukkan kepada pelanggan bahwa Anda benar-benar mengapresiasi pelanggan Anda.

Sebenarnya ada banyak hal yang dapat Anda lakukan setelah menangani komplain pelanggan. Yang terpenting adalah janganlah meninggalkan pelanggan Anda dengan keadaan “tawar”. Jadi, supaya pelanggan Anda menjadi pelanggan yang setia, Anda harus mengesankan pelanggan Anda kembali dan membuat frame pikiran yang positif seperti contoh-contoh di atas.

Jika Anda ingin berbagi pengalaman atau memberikan komentar mengenai penanganan komplain, Mebiso.com sangat antusias untuk mendengarnya melalui kolom di bawah ini.

Loading...

  • 1
    Share

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *