Running A Business

Ini Dia Alasan Klasik Masyarakat Tidak Belanja Online

 
  • 17
    Shares

   

Berbelanja online memang menjadi trend atau bisa dibilang sudah menjadi sebuah kebiasaan masyarakat di Indonesia. Kini setiap orang ingin lebih menghemat waktu, efisien dalam berbelanja dan juga mendapatkan banyak barang dengan lebih mudah. Untuk itu berbelanja online adalah pilihan yang tepat bagi mereka.

Sekalipun sudah sangat familiar di masyarakat, namun juga banyak orang yang enggan berbelanja secara online. Kenapa? Banyak hal yang membuat mereka takut, ragu atau khawatir membelanjakan uangnya secara online. Apa saja alasannya? Ini dia 3 diantara alasan yang dikemukakan masyarakat dalam survey yang diadakan IDEA:

1. Khawatir kualitas produk

Inilah yang pertama, masyarakat yang terpikir untuk berbelanja online pasti sering merasa takut dengan kualitas produk yang akan dibelinya. Kekhawatiran ini muncul ketika banyak penipuan yang terjadi di masyarakat terkait produk yang dijual oleh toko online.

Beberapa dari pembeli mengaku sangat kecewa dengan kualitas produk yang didapatkan dari produk yang dibelinya. Sekitar 42% dari responden yang mengikuti survey ini mengaku kecewa dengan kualitas produk yang tidak sesuai dengan gambar ataupun keterangan gambarnya.

Pemilik toko online memang harus memposting foto produk, menuliskan keterangan dan juga menjelaskan kepada pelanggan dengan baik. Agar setiap pelanggan mengerti apa yang kita jual. Dengan cara inilah pelanggan tidak akan kecewa dengan kualitas yang mereka harapkan dan dengan yang kita sediakan.

2. Takut akan keamanan informasi

Berbelanja online memang mengharuskan kita melakukan banyak aktivitas online, baik dari order, pembayaran hingga konfirmasi via media online. Dalam aktivitas ini juga kita diharuskan memasukkan beberapa data seperti nama, alamat, email dan data penting lainnya. Bagi pemilik toko online ini sangatlah penting, untuk menindaklanjuti order yang dimiliki pelanggan.

Namun bagi 40% orang dari total responden survey ini mengaku sangat khawatir dengan tingkat keamanan data atau informasi yang mereka miliki di toko online tertentu. Terlebih dengan informasi keuangan online. Hal seperti ini memang sangat vital bagi pelanggan yang mempercayakan uang mereka untuk berbelanja online.

Dari sini pemilik toko online kembali harus menjelaskan dengan baik bagaimana data pelanggan mereka akan dijaga dan dirahasiakan dari publik. Dengan begitu, pelanggan akan percaya dan mau berbelanja online di toko online kita.

3. Kurangnya kontak fisik

Selain dari segi kualitas dan keamanan informasi, banyak masyarakat yang enggan berbelanja online karena kurangnya kontak fisik antara pembeli dan penjual. Sekitar 38% orang dari total responden mengaku khawatir berbelanja online, karena tidak melakukan kontak fisik untuk produk mereka atau pelayanan dengan pemilik toko onlinenya. Mulai dari tawar menawar, dealing, hingga mengecek kualitas produk yang akan dibelinya.

Sekalipun kontak fisik sangat minim bahkan tidak akan terjadi di toko online kita, tapi alangkah lebih baiknya jika kita tetap menjaga komunikasi yang baik dengan pelanggan. Mulai dari menanyakan kebutuhan mereka, menawarkan kemudahan dari order sampai pembayaran hingga menawarkan garansi kepada pelanggan.

Dari sini pelanggan akan lebih mudah percaya dengan kita dan mau berbelanja di toko online kita. Karena mereka merasa toko online kita benar-benar terpercaya dan mampu melayani kebutuhan mereka dengan baik.

Untuk menjaga kepercayaan pelanggan bahkan menarik orang agar mau berbelanja online di toko kita memang bukan hanya dari barang yang kita jual. Tapi juga dari pelayanan yang kita berikan. Salah satunya melalui sapaan yang disampaikan kepada pelanggan. Mulai dari chating yang dilakukan, comment ataupun pesan yang dikirimkan pelanggan di media online yang kita gunakan. :)

Selamat berbisnis. :)


  • 17
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *