Insider

Investasi atau Dana Darurat, Kenali Mana yang Lebih Penting

 

Investasi atau dana darurat, sering kali keduanya membuat bingung karena kita kurang paham mana yang lebih penting. Terlebih belakangan ini perilaku berinvestasi menjadi trend.

Perencanaan keuangan memang dibutuhkan dalam hidup supaya tidak mengalami shock saat hal yang tidak terduga menimpa. Terlebih ketika tiba-tiba ada pandemi seperti sekarang lalu mengalami pemutusan hubungan kerja.

Akan tetapi, ketika upah kerja diterima lalu tabungan terisi, sebaiknya mana yang didahulukan ya? Investasi atau dana darurat? Untuk menjawab itu, kita harus tahu mana yang lebih penting. Yuk, simak penjelasan berikut ini.

Penjelasan Investasi dan Dana Darurat

keuntungan investasi reksa dana

Investasi atau dana darurat sama pentingnya. Namun, meskipun sama-sama penting, pasti ada urutan prioritasnya dong. Nah, hal tersebut harus dipelajari agar tidak salah langkah.

Investasi sendiri jika dijabarkan merupakan menanam modal pada sebuah perusahaan atau barang tertentu. Modal yang ditanam tersebut biasanya memberi untung dalam kurun waktu yang lama.

Dana darurat, sesuai namanya, adalah dana yang bisa dipakai sewaktu-waktu ketika keadaan darurat datang. Keadaan darurat tersebut seperti ketika kita mengalami pemutusan hubungan kerja dan tidak memiliki pemasukan sama sekali, dana darurat tentu akan sangat membantu.

Yang Harus Diprioritaskan

menabung via manfaat.co.id
menabung via manfaat.co.id

Investasi dan dana darurat tidak dalam tingkat yang sama. Dana darurat sebaiknya harus diprioritaskan karena bisa dipakai sewaktu-waktu. Berbeda dengan modal investasi yang sifatnya adalah “tabungan” jangka panjang.

Akan tetapi, ketika keuangan Anda sudah stabil, keduanya bisa dijalankan beriringan. Dengan catatan, Anda pandai mengelola keuangan, tidak boros ketika memiliki uang lebih, dan paham bagaimana merencanakan finansial untuk masa depan.

Pentingnya Dana Darurat

Cara Mengatur Keuangan
Cara Mengatur Keuangan

Dana darurat adalah fondasi dalam hidup. Dasar perencanaan keuangan masa depan dimulai dari sini. Ketika Anda menerima upah kerja, pastikan membaginya untuk dana darurat.

Hal tersebut dikarenakan dana darurat bisa menolong Anda ketika situasi tak terduga datang. Misal ketika ada pandemi seperti sekarang yang mungkin saja perusahaan tempat Anda bekerja mengalami kemunduran pemasukan dan harus memutus hubungan kerja dengan Anda.

Dana darurat juga bisa dipakai ketika terjadi kecelakaan. Selain asuransi kesehatan, dana darurat bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di luar biaya rumah sakit yang tidak ter-cover asuransi.

Besar Dana Darurat

Penyimpanan dana darurat sebaiknya di produk keuangan yang mudah dicairkan dengan mudah kapan pun itu atau disebut produk keuangan liquid. Anda bisa menyimpannya dalam tabungan bank yang memiliki keamanan bisa dipertanggungjawabkan.

Setelah tahu sepenting itu dana darurat, lantas berapa jumlah yang disiapkan untuk dana tersebut? Besar dana untuk dana darurat tergantung seberapa banyak pengeluaran Anda setiap bulan.

Ketika Anda menerima upah kerja sebanyak Rp10.000.000 per bulan lalu kebutuhan Anda mencapai Rp8.000.000 per bulan, berarti dana darurat Anda minimal 6 kali dari pengeluaran tiap bulan.

Jadi, ketika pengeluaran Anda setiap bulannya adalah Rp8.000.000, maka dana darurat Anda adalah Rp48.000.000. Ketika besar dana tersebut sudah terpenuhi, jangan berhenti menaruh sebagian upah Anda di dana darurat sebab semakin banyak akan semakin baik.

Investasi yang Paling Menguntungkan

Investasi bisa dilakukan ketika dana darurat aman. Dan, sebaiknya jangan terlalu menggantungkan keuntungan di modal investasi yang Anda tanamkan di perusahaan, misal Anda memilih investasi jenis saham.

Dana investasi bersifat jangka panjang, artinya dana tersebut baru akan memiliki untung di masa depan. Namun, jangan lengah juga dan harus rajin memantau nilainya.

Jenis investasi ada banyak, seperti investasi saham, peer to peer landing atau P2P, loga mulia seperti emas, reksa dana konsumtif dan produktif, hingga deposito. Pelajari jenis investasi yang cocok dengan keuangan Anda.

Yang perlu diingat dari investasi adalah risiko. Dalam ibernvestasi dikenal istilah high risk, high return. Ketika suatu investasi tersebut menawarkan keuntungan yang tinggi, berarti suatu saat juga akan memberikan kerugian yang tinggi pula.

Nah, itulah penjelasan mengenai investasi dan dana darurat. Bagaimana? Sudah paham mana yang harus didahulukan dalam perencanaan keuangan, investasi atau dana darurat?

Ingat ya, selain menjaga kesehatan fisik dan mental, kesehatan ekonomi juga perlu dijaga. Bediskusi dengan financial planner tentu tidak ada salahnya demi kondisi ekonomi tetap sehat.


Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *