Interviews

Koleksimahar.com, Menyajikan Kebahagiaan Melalui Karya untuk Hantaran Pernikahan

 

   

Berawal dari ajakan seorang teman, kini Bapak Renno Hariyono(29) sukses mengembangkan bisnisnya sendiri. Ia mampu melihat peluang yang sebenarnya sangat menjanjikan jika dijadikan sebuah bisnis. Kini Bapak Renno Hariyono sukses membangun dan mengembangkan bisnis Koleksimahar.com. Bapak satu anak ini sangat termotivasi dengan anak kandungnya  dalam menjalani bisnis ini. Beliau juga berpesan dalam interview ini untuk para pemilik bisnis baik online maupun offline. “Jangan patah Semangat” adalah pesan yang beliau sampaikan kepada para pembaca sekalian. Dan berikut ini adalah hasil interview kami bersama owner Koleksimahar.com:

Selamat sore Bapak Renno, bisa diceritakan tentang awal mula Bapak masuk dan menjadi seorang enterpreneur? Mengapa Bapak memilih untuk menjadi enterpreneur?

Awal cerita, dahulu ketika saya kuliah, saya sempat ditawari oleh seorang teman untuk bergabung jualan di satu tempat di sebuah mall. Waktu itu saya belum berpikiran ingin berjualan apa? Namun lama –  lama saya berpikiran untuk berjualan barang yang unik dan tidak sama dengan teman saya. Dari situ saya tertarik dengan usaha sendiri.

Keputusan saya untuk lebih memilih entrepreneur karena bisa mengelola keuangan yang kita miliki sendiri, dan bekerja tidak mengikat waktu.

Dalam membangun bisnis ini apa saja yang menjadi pengorbanan terbesar bagi Bapak?

Bagi saya saat saya mulai mengumpulkan modal untuk usaha dan mencari produk yang akan saya jual.

Nah, sebelumnya bisa dijelaskan tentang bisnis Anda saat ini?

Bisnis saya yaitu Koleksimahar. Dari nama pasti kita sudah mengenal kalau produk kita bergerak di bidang Jasa Pernikahan. Produk yg dihasilkan Jasa merangkai mahar pernikahan dan Hantaran pernikahan, jual uang lama untuk koleksi dan mahar pernikahan.

Mahar Pernikahan gambar Masjid, Mahar Boneka, dan Mahar Vespa masih menjadi andalan dari produk yang kami jual.

Lalu sebenarnya bagaimana latar belakang Anda mendirikan bisnis Koleksimahar.com ini?

Ini berawal saat saya melihat bahwa masih banyaknya orang yang akan mengabadikan moment spesial pernikahan mereka. Dan ini merupakan sebuah peluang yang cukup menjanjikan bagi bisnis yang berada di bidang Jasa Pernikahan seperti Koleksimahar.com.

Dengan cara apa saja Anda menjual produk yang Anda tawarkan ini?

Untuk saat ini saya masih memasarkan sebatas dari rumah. Saya juga menawarkan produk melalui teman – teman dan juga media sosial, seperti BBM.

Bagaimana kiat Anda dalam menyeimbangkan harga dengan kualitas produk yang Anda jual?

Dengan cara tetap menjaga kualitas produksi hasil karya mahar pernikahan dan melihat serta menyesuaikan dengan harga pasar.

Apa yang membuat bisnis Anda dirasa unik dan berbeda dari bisnis lain yang memiliki konsep serupa?

Produk kami memiliki kualitas yang baik dan kami menerima request dari customer. Sehingga Mahar yang dipesan benar – benar disesuaikan dengan keinginan costumer.

Apa yang menjadi prestasi terbaik dan pengalaman paling berkesan selama menjalankan bisnis Koleksimahar.com ini?

Saya merasa lebih tepat waktu dalam menjalankan bisnis ini. Dan untuk pengalaman, saya memiliki pengalaman mendapatkan pesanan mahar pernikahan dari luar kota.

Bagaimana Anda menilai ruang lingkup market yang sekarang, dan bagaimana bisnis Anda mengubahnya?

Saya lebih kepada merubah konsep melalui media Online untuk lebih memudahkan menggaet pasar saat ini yang notabennya berada di rana online.

Tantangan dan kendala apa yang pernah Anda hadapi dan bagaimana Anda mengatasinya?

Tantangannya yaitu ketika saya menerima pesanan mahar pernikahan sesuai gambar keinginan costumer. Dan untuk kendala sendiri sampai saat ini yaitu belum banyak dikenalnya kami oleh banyak orang.

Rencana apa yang akan Anda lakukan kedepannya?

Saya berencana untuk akan lebih mengembangkan bisnis koleksimahar melalui media online.

Wah, terimakasih Pak untuk kesempatannya berbagi cerita bersama Mebiso. Semoga Bapak dan bisnis Koleksimahar.com semakin dan selalu sukses.

           

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *