Running A Business Tips Bisnis

5 Kesalahan saat Melakukan Komunikasi dengan Pelanggan

 

Komunikasi dengan pelanggan – Tak hanya berbicara di depan umum saja yang sulit dilakukan oleh sebagian orang. Nyatanya, melakukan komunikasi dengan pelanggan pun juga bukan menjadi hal yang mudah, terlebih untuk Anda yang tidak menyukai interaksi di depan umum.

Meski begitu, berbagai kesalahan bisa saja dilakukan oleh siapa saja, tak terlepas apakah Anda sudah mahir ataupun masih pemula. Terkadang seorang profesional pun dapat mengalami rasa gugup, yang dapat menimbulkan kesalahan dalam penyampaian informasi kepada pelanggan. Berikut ini adalah 5 kesalahan yang sering dilakukan saat berinteraksi dengan pelanggan.

Nada bicara saat berkomunikasi dengan pelanggan terlalu pelan

Seorang penjual ataupun pebisnis terkadang secara tanpa disadari berbicara dengan sangat pelan atau lirih kepada pelanggan. Hal ini bisa saja terjadi karena berbagai hal seperti gugup, kurang fokus, ataupun takut keliru memberikan informasi.

Meski Anda memang tidak dianjurkan untuk berbicara dengan suara yang keras, tapi Anda juga tidak disarankan untuk berbicara dengan suara yang lirih. Sebab, hal ini akan membuat pelanggan tidak dapat menangkap semua informasi dengan cukup jelas. Selain itu, pelanggan akan meragu atas kemampuan Anda dalam berjualan.

Mengulang-ulang pesan saat melakukan komunikasi dengan pelanggan

Merupakan hal wajar jika sebagian orang merasa gugup saat berbicara dengan pelanggan. Namun, tanpa disadari hal ini membuat seseorang menjadi gagap atau sering mengulang – ulang kata yang sama saat melayani pelanggan.

Pengucapan kata seperti anu, begini, uh, dan lain sebagainya dapat mengurangi substansi pesan komunikasi yang Anda sampaikan. Sehingga, hal ini menyulitkan pelanggan untuk memahami perkataan Anda.

Cara komunikasi Anda dengan pelanggan terlalu cepat

Seseorang yang mengalami gugup saat berinterkasi dengan pelanggan, seringkali mengucapkan berbagai kata atau kalimat dengan sangat cepat. Hal ini tentu saja akan menimbulkan banyak tanda tanya dan sulit untuk dipahami oleh pelanggan.

Untuk mengatasi hal ini, cobalah ambil nafas sejenak dan tenangkan hati. Cobalah untuk lebih menguasai keadaan sekitar. Dengan mengatur napas dan mengambil waktu sejenak, Anda akan lebih rileks saat memberi pelayanan.

Nada bicara terlalu datar dan kurang bersemangat

nada bicara terlalu datar
unsplash

Perlu diingat, intonasi suara dalam penyampaian informasi sangatlah penting. Apalagi saat Anda menyampaikan infomrasi pada pelanggan.

Penekanan terhadap setiap point penting dilakukan agar informasi dapat tersampaikan dengan benar. Jangan karena Anda gugup, intonasi suara Anda menjadi terganggu dan Anda akan lebih banyak berbicara dengan suara yang monoton dan tidak memiliki arti.

Cobalah perbanyak latihan dengan berbicara di depan kaca atau dengan teman Anda. Dengan begitu, Anda akan terbiasa menggunakan nada bicara yang lebih variatif dan menarik.

Tidak menatap mata pelanggan saat berbicara

Meski perkataan keluar dari mulut Anda, tapi mata juga berperan dalam menguatkan interaksi saat berbicara. Bagaimana Anda bisa meyakinkan pelanggan jika mereka tak menangkap keyakinan di mata Anda?

Oleh karenanya, pandanglah lawan bicara saat Anda mengucapkan sesuatu. Yakinkan pada pelanggan bahwa Anda benar-benar memerhatikan kebutuhan mereka.

Itulah sejumlah kesalahan yang seringkali dilakukan saat menghadapi pelanggan. Semoga dengan membaca artikel ini, Anda dapat semakin bijak dalam menyampaikan informasi ataupun melayani pelanggan saat berbisnis.
(dok. Unsplash)

Baca juga:


Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *