Technology

Mari Kita Cari Tahu Apa yang Membedakan IIX dan Open IXP!

 

   

Banyak penjual jasa hosting di Indonesia yang menggunakan kalimat “Hosting IIX Unlimited”, tapi jarang yang menggunakan kalimat “Hosting OpenIXP Unlimited”. Mungkin IIX lebih familier dibanding OpenIXP.

Nah, sebenarnya apa sih perbedaannya?

IIX adalah singkatan dari  Indonesia Internet eXchange. Sedang OpenIXP adalah singkatan dari Open Internet eXchange Point. IIX atau OpenIXP terdiri dari beberapa ISPs (Internet Service Provider) di seluruh Indonesia. Mereka saling “exchange” atau bertukar traffic antar satu dengan yang lainnya. Mereka tidak membayar satu sama lainnya ketika bertukar ini, jadi bisa dikatakan bahwa itu adalah “free” atau “unlimited” traffic. Misal, pengunjung menggunakan ISP X membuka web di ISP Y, maka mereka tidak membayar apapun dalam proses akses data tersebut.

IIX dijalankan oleh organisasi bernama APJII. Sedangkan OpenIXP dijalankan oleh perusahaan datacenter yang bernama IDC (Indonesia Data Center).Di berbagai kota di Indonesia juga ada exchange seperti itu. Misalnya di Surabaya ada yang namanya ODIX yang dijalankan oleh Omadata DataCenter dengan singkatannya OmaData Internet eXchange.

Beberapa ISP yang sudah kita kenal luas seperti speedy, mereka menggunakan OpenIXP dan IIX. Sehingga ketika mengakses situs yang hanya menggunakan jaringan IIX saja, maka tetap bisa dibuka dengan lancar. Nah, yang jadi masalah adalah ketika ada beberapa ISP lokal tertentu yang hanya menggunakan OpenIXP. Ketika mereka mengakses situs yang ada di IIX, maka biasanya tidak lancar. Kalau diping akan muncul RTO.

Sehingga dapat diartikan bahwa sebagian besar fungsi dari IIX dan OpenIXP adalah sama. Dan yang membedakan adalah organisasi yang menjalankannya. berbagai manfaat yang dapat diperoleh antara lain:

  • Merupakan jalur yang relatif lebih murah dibandingkan dengan menggunakan tulang punggung jaringan internet di negara lain (yang tentunya ingin mengambil keuntungan dari penggunaan fasilitasnya).
  • Merupakan jalur alternative bagi sebuah PJI (penyelenggara jasa internet) apabila jalur koneksi ke internet yang dimiliknya (langsung ke luar negeri) mengalami masalah.
  • Lebar pita (bandwidth) yang tinggi antar PJI Indonesia akan memberikan insentif bagi penyedia informasi (content provider) menempatkan asis datanya di Indonesia, baik bagi penyedia informasi local maupun internasional.
  • Interkoneksi nasional ini dapat dimanfaatkan untuk layanan-layanan baru yang membutuhkan lebar pita yang tinggi, yang mungkin dapat direalisir apabila mengandalkan interkoneksi melalui negara lain yang biayanya relatif tinggi.

Baca juga:

Apa itu Internal Server Error? Ini Penjelasannya

Merubah IP Outbound Exim Server

Cara Login ke Server VPS Anda Melalui SSH Secara Otomatis


Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *