Interviews

Melestarikan Budaya dengan Konsep Modern adalah Ciri Khas BatikDistro oleh Hita Erlangga

 

   

Turut melestarikan budaya Indonesia dan menjadi salah satu UKM berprestasi adalah sekelumit profl dari Batikdistro. Dibangun oleh seorang yang merupakan lulusan pertambangan di Universitas di Jogjakarta, Hita Erlangga(25) memulai bisnis ini sejak Tahun 2009. Sudah lama menekuni dunia enterpreneur, ternyata mampu membawa Hita Erlangga menjadi salah satu finalis wirausaha mandiri Tahun 2012. Lalu bagaimana dengan Batikdistro? Berikut ini adalah ulasan kesuksesan dari Batikdistro.com:

Halo Mas Angga, Apa sebenarnya Batikdistro itu mas? Bisa dijelaskan sedikit tentang latar belakangnya?

Pada Tahun 2009 saya mulai berjualan batik, dari yang awalnya hanya ikut ibu yang sering ke pasar mengambil batik untuk dijual di arisan dan pengajian. Mengingat teman kampus saya banyak yang dari luar jawa, saya melihat potensi ini. terkadang mereka pulang ke daerahnya dengan membawa oleh – oleh batik. Nah, waktu itu saya di belikan oleh ibu saya 10 kemeja batik untuk modal. Saya bawa kemeja itu ke kampus, ada beberapa yang laku. Setelah itu saya berfikir daripada bawa batik ke kampus, mending batiknya saya foto dan saya pajang di Facebook saja, biar mereka bisa pilih di Facebook. Dengan bantuan kamera teman, dan modelnya juga teman kampus, akhirnya jalan juga saya berjualan via Facebok. Selanjutnya, tidak cuma teman kampus yang beli, orang luar juga tertarik untuk beli.

Kebetulan batik yang saya jual adalah model batik modern, jadi motifnya tidak jadul seperti anggapan kita selama ini bahwa batik itu jadul. Kita menjual jaket batik, topi batik, dress batik, gelang, kalung, cardigan, blazer, dan semua bau modern tapi motif batik.

Untuk memasarkannya, saya pasarkan via semua sosial media, seperti Instagram, Line, Whatsapp, Blackbery, Facebook, website kita sendiri, dan saat ini kami juga bekerjasama dengan beberapa mall Online besar di Indonesia seperti LAZADA dan BLIBLI.com

Wah, lalu bagaimana latar belakang Anda sendiri saat mulai terjun ke dunia enterpreneur ini?

Dari SMA saya sudah mulai berjualan kaos. Waktu itu genk sekolah lagi ramai, jadi saya desain kaos genk sekolah, kemudian saya tawarkan ke seluruh teman-teman di sekolah. Termasuk penyediaan seragam panitia acara – acara di sekolah, saya yang handel. Lulus SMA saya mendaftar akademi militer tapi gagal, dak akhirnya saya masuk di Teknik Pertambangan UPN V Jogja. Masuk kuliah saya lanjutkan jualan juga walau tidak fokus. Acara – acara kampus saya handel kaos. Setelah itu saya coba masuk bisnis online, dan mulai jualan batik online dari Tahun 2009 atau semester 5 waktu itu.

Nah, apa saja sih produk yang paling populer di Batikdistro ini?

Blus batik kantor ya, karena biasanya karyawan tiap jumat sabtu pake batik, jadi banyak yang beli di tempat kita, karena model blus kantor kita banyak sekali.

Lalu bagaimana mas Angga menyeimbangkan antara harga dengan kualitas produk yang dijual?

Banyak sekali ya macamnya batik tu, ada kelas – kelasnya. Mulai 35ribu sampe ratusan ribu, jadi pembeli bisa pilih ingin yang mana. kita ikuti saja kenaikan harga kain, ini tidak menjadi masalah, nanti pembeli bisa memilih dan akan selalu ada batik dengan harga yang murah untuk kelas bawah.

Sejak Tahun 2009 membangun bisnis ini, menurut Mas Angga pengorbanan apa dan pengalaman apa yang paling berkesan bagi Anda?

Kalau pengorbanan menurut saya bukan berkorban ya istilahnya, tapi banting haluan. Karena yang seharusnya saya bekerja di tambang setelah kuliah 5 tahun yang sangat berat dan mahal, tapi itu tidak saya kerjakan dan memilih untuk menekuni bisnis ini.

Dan untuk pengalaman paling berkesan bagi saya adalah mendapat order dari luar negeri untuk pertama kali. Karena selanjutnya jadi ada pintu untuk menembus market internasional.

Lalu sentuhan apa yang membedakan Batikdistro dengan bisnis batik lainnya?

Dari awal kami jualan Tahun 2009, tidak pernah sekalipun kami mengambil foto menggunakan kamera biasa, kami selalu gunakan DSLR yang mumpuni walau awalnya cuma pinjam. Kualitas foto adalah nomor 1 bagi kami, tapi tidak melenceng dari barang realnya. Yang kedua adalah kita selalu update produk setiap hari. Hampir setiap hari kami upload puluhan produk baru. Dan yang ketiga adalah customer service kami selalu ready melayani secara live dari jam 8 pagi sampai 12 malam.

Jika begitu tentu ada prestasi tersendiri bagi Batikdistro bukan? Lalu apa prestasi yang sudah pernah diraih oleh Batikdistro?

Saya merupakan finalis daerah untuk wirausaha mandiri 2012. Dan mendapatkan juara 1 kategori umum Sosro Youth Bussines Competition 2011 regional Jogja Jawa Tengah.

Lalu bagaimana Mas Angga menghadapi setiap kendala yang ada? Dan bagaimana bisnis Anda menghadapinya?

Saya liat peluang, bukan kendala, teknologi makin maju cepet banget, kita harus sadar itu. Maka dari itu kita harus siapkan bisnis kita sedemikian rupa sehingga siap untuk menghadapi peluang itu, misalnya teknologi di webstore kita dan metode pembayaran yang sekarang sudah sangat banyak, kita harus ready agar pembeli bisa melihat kita sebagai toko yang maju dan update. Bahkan jaringan Cash On Delivery pun sekarang sedang mau berkembang, semakin memanjakan buyer kan?

Wah benar sekali itu mas, Untuk mencapai kesuksesan seperti saat ini tentunya Mas Angga memiliki motivator atau orang yang paling menginspirasi untuk proses menjadi enterpeneur. Siapa itu mas?

Teman – teman sesama pedagang saya yang paling memotivasi saya. Mereka ada yang besar sekali bisnisnya, kita jadi termotivasi. Dan saya memiliki astu quote yang membuat saya sangat termotivasi, seperti ini isinya “9 dan 10 pintu rejeki adalah berdagang”, So kenapa kita harus berebut di 1 pintu saja?

Untuk Batikdistro ini apakah sudah memiliki angan – angan atau rencana kedepannya ingin menjadi seperti apa?

Kita ingin sekali membangun sebuah kantor yang lebih besar. Karena kantor yang sekarang masih terbilang kecil dan tidak cukup untuk menambah staff.

Nah, untuk yang terakhir nih Mas. Saran apa yang bisa dishare untuk para pembaca Mebiso dan enterpreneur lain di luar sana?

Saran kepada pemerintah aja ya mbak, bantulah UKM seperti kita ini dengan kebijakan – kebijakan yang mendukung. Misalnya dengan one gate payment system, keringanan pajak, bunga kredit yang ringan untuk UKM, serta kondisi stabilitas politik dan keamanan negeri kita. Di online bisnis kondisi seperti itu sangat berpengaruh terhadap traffic dan omzet. Begitu saja sih Mbak.

Benar Mas, bagaimanapun UKM juga turut membantu Indonesia meningkatkan taraf hidup masyarakatnya. Semoga ini bisa didengar dan dijadikan bahan pertimbangan ya Mas. Dan terimakasih untuk waktunya berbagi cerita bersama Mebiso. Semoga Batikdistro selalu dan semakin sukses. :-)

                              
Loading...

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *