Leadership

Memahami Revolusi Digital dan Perilaku Konsumen

 
  • 5
    Shares

   

Jika kita secara cermat mengamati perkembangan zaman dari era 80 an sampai sekarang, kita akan menemukan perkembangan bidang teknologi informasi yang luar biasa. Pasalnya, di era 80 an keterbukaan informasi dimulai, dan  90 an sebuah revolusi besar – besaran terjadi. Di era itulah internet mulai dikenal banyak kalangan, dan inilah yang sering disebut sebagai Revolusi digital.

Revolusi digital ini telah mengubah cara pandang seseorang dalam menjalani kehidupan yang sangat canggih seperti saat ini. Sebuah teknologi yang membuat perubahan besar kepada seluruh dunia, dari mulai membantu mempermudah segala urusan sampai membuat masalah karena tidak bisa menggunakan fasilitas digital yang semakin canggih ini dengan baik dan benar.

Revolusi digital ini pun merimbas pada pola hidup seseorang dalam mengemban tugasnya sebagai seorang konsumen, dulu  orang membeli baju harus pergi ke toko memilah dan memilih baju mana yang harus dibeli, mencoba dan kemudian membeli. Namun saat ini orang dimudahkan dengan cara pembelian secara online. Orang tidak harus pergi ke toko baju untuk memilih – milih baju, tetapi cukup dengan memesan lewat online kemudian beberapa saat kemudian pesanan akan dikirim. Perilaku konsumen saat ini dengan yang dulu sudah mengalami perubahan.

Perubahan inilah yang kemudian memicu juga para pedagang (pengusaha) untuk beralih kedunia maya dalam melakukan pemasaran. Karena di Indonesia sendiri pengguna internet saat ini mencapai 55.000.000 dengan penetrasi sebesar 22,4 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Oleh karena itu perilaku konsumen pada saat ini (era revolusi digital) ini mengalami perubahan yang sangat signifikan dengan beralihnya era analog ke digital.

Revolusi Digital adalah perubahan dari teknologi mekanik dan elektronik analog ke teknologi digital yang telah terjadi sejak tahun 1980 dan berlanjut sampai hari ini. Revolusi itu pada awalnya mungkin dipicu oleh sebuah generasi remaja yang lahir pada tahun 80-an. Analog dengan revolusi pertanian, revolusi industri, revolusi digital menandai awal era Informasi.

Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal – hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang.

Revolusi digital dan perilaku konsumen merupakan sebuah korelasi

Seperti yang sudah di jelaskan sebelumnya, revolusi digital telah merubah perilaku manusia sebagai konsumen sebuah produk. Mari kita bahas perilaku konsumen di era digital ini berdasarkan pengertian perilaku konsumen itu sendiri. Oke, perilaku konsumen menurut bahasa Indonesia menjelaskan bahwa, perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen itu sendiri.

Dari pengertian di atas ada 5 butir perilaku yang akan dibahas di sini, sebagai perbandingan antara dulu dan sekarang. Berikut penjelasannya:

Pertama, Pencarian

Dulu orang mencari produk sangat terbatas informasinya, paling banter orang mendapat informasi dari iklan di pamflet, baliho, koran atau yang lainnya. Sekarang dengan adanya revolusi digital maka seorang mencari sebuah produk sangat mudah dan murah, hanya dengan bantuan mesin pencari internet bernama “mbah Google” maka hampir segala kebutuhan informasi produkakan kita dapatkan.

Kedua , Pemilihan

Memilih sebuah produk tentu menjadi keniscayaan bagi konsumen sebelum mengambil keputusan untuk membeli produk, saat ini konsumen kebanyakan memilih bagus dan tidaknya produk dengan melihat di website perusahaan. Walau terkadang memang terbatas hanya informasinya saja tetapi ini akan sangat membantu konsumen dalam memilih. Berbeda dengan dulu yang mengharuskan konsumen melihat secara langsung produk tersebut dan baru bias memilih produk yang akan dibeli,

“Dan yang paling penting, perilaku konsumen dalam melakukan pemilihan produk di era digital ini adalah konsumen lebih mengutamakan sesuatu yang instan dan serba cepat

Karena perubahan ini memang sudah merubah perilaku masyarakat yang serba cepat. Karna zaman sekarang kata kuncinya adalah satu yaitu “cepat”

Ketiga, Pembelian

Yang paling menonjol dari perubahan perilaku konsumen di era revolusi digital ini adalah pembelian. Seseorang dapat mendapatkan laptop, mobil, bahkan rumah hanya dengan duduk manis di depan komputer, tentunya setelah seorang itu melakukan pemesanan dengan mengirim uang sejumlah harga barang yang dibeli. Dan itulah model sebagian orang melakukan transaksi jual beli di era digital ini.

Keempat, Penggunaan

Di era digital ini, karena kebiasaan orang sudah berbeda maka orang cenderung dalam menggunakan produk lebih mudah untuk bergonta – ganti. Karena seiring dengan banyaknya informasi produk dari dunia maya yang melebihi batas dari kebutukan konsumen itu sendiri.

Kelima, Pengevaluasian

Banyak pengaruh seseorang kemudian merasa tidak cocok dengan produk yang ia beli, dalam mengevaluasi keputusannya seseorang biasanya meminta saran dari teman dekat atau orang yang memang sudah ahli atau terbiasa dengan produk yang dibeli, tetapi dengan adanya informasi yang tak terbatas ini, maka orang akan semakin lebih mudah dalam mengevaluasi keputusannya untuk kemudian membeli produk yang baru yakni dengan menggunakan media social atau media internet yang lain.

Maka ketemulah kita pada kesimpulan bahwa inilah dampak revolusi digital terhadap perilaku konsumen, yaitu: 

  1. Konsumen memiliki power/kekuatan yang lebih besar dari sebelumnya.
  2. Konsumen memiliki akses informasi yang lebih besar dari pada sebelumnya.
  3. Pertukaran antara marketer dan pelanggan meningkatkan interaksi langsung antara kedua belah pihak.

Baca juga:

Mengenal 7 Jenis Digital Marketing Dalam Bisnis

10 Skill Dasar untuk Bekerja di Bisnis Digital

4 Hal yang Harus Diketahui Tentang Email Marketing


  • 5
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *