Keuangan

5 Tips Mengelola Gaji Bulanan yang Kecil Saat Pandemi

 

Loading...

Mengelola Gaji Bulanan – Saat menerima gaji bulanan, apa yang biasanya Anda lakukan setelah itu? Apakah menyusun daftar pengeluaran atau tancap gas untuk shopping keinginan?

Seringkali kita merasa gaji bulanan tidak pernah cukup untuk menghidupi sampai akhir bulan. Apalagi jika gaji yang diterima memiliki nominal yang kecil, menabung rasanya sulit dilakukan jika gaji justru ludes untuk keperluan bulanan. Namun, Anda tetap bisa melewati semua itu dengan kemampuan mengelola gaji bulanan yang tepat.

Saat pandemi seperti ini, beberapa di antara kita mungkin sedang kesulitan mengelola pendapatan bulanan. Belum lagi jika mendapat potongan gaji di kantor, bikin tambah beban hidup! Nah, kali ini Mebiso bakal kasih tips-tips jitu mengelola gaji kecil agar tetap cukup hingga gajian selanjutnya.

1. Membuat anggaran pengeluaran

Salah satu alasan mengapa gaji bulanan bisa cepat ludes mungkin karena kita seringkali tidak sadar melakukan pengeluaran yang tidak berencana. Akibatnya, pendapatan hanya terasa seperti angin lalu karena digunakan untuk menyuapi keinginan semata.

Untuk menghindari hal itu terjadi, Anda perlu membuat daftar anggaran pengeluaran. Catat semua kebutuhan bulanan beserta nominal anggaran yang Anda butuhkan.

Tulis pengeluaran yang pasti akan Anda alokasikan untuk kebutuhan bulanan, contohnya seperti membayar listrik, air minum, subscription aplikasi atau belanja kebutuhan bulanan.

Selain membuat anggaran untuk pengeluaran, Anda juga bisa membuat catatan pengeluaran untuk evaluasi di akhir bulan nanti. Dari catatan ini, Anda bisa mengetahui untuk apa saja dana yang sudah Anda dikeluarkan.

2. Tentukan skala prioritas pengeluaran

Selain membuat anggaran pengeluaran, menetapkan skala prioritas pengeluaran juga perlu dilakukan. Ini agar Anda tidak melakukan pengeluaran yang over budget.

Berpikirlah dua kali sebelum mengeluarkan dana untuk sesuatu, apakah dana yang Anda keluarkan itu untuk hal yang penting? Perhatikan pengeluaran apa saja yang biasanya membuat gaji Anda cepat habis, lalu lakukan evaluasi dan tetapkan mana yang harus Anda jadikan prioritas.

Melalui catatan pengeluaran yang sudah Anda buat, dari situ Anda dapat mengevaluasi pengeluaran apa saja yang perlu dan tidak perlu. Sehingga skala prioritas dapat dengan mudah Anda tentukan.

3. Hindari berhutang

Meminjam uang ke pihak lain untuk membayar tagihan atau mendapatkan sesuatu yang Anda inginkan saat tidak memiliki dana pegangan mungkin terkesan mudah. Namun sebenarnya, memiliki hutang hanya akan menysuhkan Anda di kemudian hari nanti.

Sebaiknya, hindari berhutang pada pihak lain agar tidak kewalahan untuk membayarnya nanti. Inilah mengapa menetapkan skala prioritas pengeluaran sangat penting untuk mengelola gaji bulanan, sebab akan menahan Anda untuk mengeluarkan uang di saat tidak ada dana pegangan.

4. Cari penghasilan tambahan

mengelola gaji bulanan
Sumber: https://unsplash.com/

Jika Anda merasa bahwa tips di atas masih saja belum membantu untuk mengelola gaji bulanan yang kecil, Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk mencari penghasilan tambahan dengan kerja sambilan.

Melakukan kerja part time atau freelance bisa jadi opsi Anda. Intip dulu artikel kami yang ini untuk tahu rekomendasi pekerjaan sampingan untuk dapat penghasilan tambahan.

5. Usahakan untuk tetap menabung

Meskipun memiliki gaji bulanan bernominal kecil, namun usahakan untuk tetap menabung. Saat baru pertama kali menerima gaji, sisihkan beberapa persen untuk ditabung. Meskipun hanya sedikit, namun tabungan tersebut dapat menjadi gunung apabila dilakukan secara konsisten.

Menabunglah meski sedikit, karena tabungan tersebut dapat Anda gunakan sebagai dana darurat di kemudian hari. Sebagai tips, Anda bisa membuka rekening terpisah yang dijadikan sebagai rekening tabungan. Tujuannya agar Anda tidak menyentuh sepeser pun dari rekening tabungan tersebut.

Mengelola gaji bulanan mungkin terasa sulit di awal, Anda perlu melakukan adaptasi agar mampu menjalani hari hingga akhir bulan dengan dana yang mencukupi. Namun dengan tekat kuat yang ditambah dengan usaha, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini.

Loading...

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *