Technology

Mengenal Ancaman Keylogger dan Bagaimana Melindungi Komputer Anda dari Keylogger

 

   

Pernahkah Anda melihat pisau Swiss Army yang di dalamnya ada banyak sekali tools dengan fungsi yang berbeda-beda? Saat ini malware hampir seperti pisau Swiss Army. Ada banyak sekali komponen yang dapat digunakan untuk menyerang sistem kita. Nah, kali ini saya akan menjelaskan tentang salah satu komponen yang ada di dalam malware, yaitu keylogger agar kita semua semakin berhati-hati ketika berinternet. Semoga bermanfaat.

Apa itu Keylogger?

Keylogger merupakan software atau hardware yang memiliki kemampuan untuk menghadang dan merekam semua inputan keyboard dari computer korban. Keylogger memiliki kemampuan untuk berdiam di antara keyboard dan system operasi untuk mencuri semua komunikasi tanpa sepengetahuan user. Keylogger juga dapat menyimpan seluruh data di dalam computer korban, dan data ini nantinya dapat dikirimkan ke remote PC yang dikendalikan oleh si penyerang.

[Baca juga: Lindungi Website dari Bahaya Botnet]

Jenis  Keylogger                 

Meskipun di dunia ada banyak jenis keylogger, namun dia dikelompokkan menjadi 2 kategori yaitu software-based dan hardware-based. Kebanyakan keylogger yang digunakan pembajak adalah software-based, dan seringkali diinstall sebagai bagian dari malware seperti Trojan atau rootkit. Keylogger software-based lebih mudah masuk kedalam computer target karena tidak memerlukan akses fisik ke computer tersebut. Secara umum keylogger bisa meniru sebuah API pada system operasi target, yang memungkinkan untuk keylogger untuk merekam setiap keystroke yang dibuat.

Keylogger hardware-based jarang digunakan karena keylogger membutuhkan akses ke computer target secara langsung/fisik. Bisa selama proses perakitan atau setelah penyebaran. Beberapa jenis hardware dapat diinstall saat proses perakitan, seperti BIOS-level keylogger. Hardware keylogger lainnya dapat diimplementasikan melalui USB flash drive atau sebagai konektor palsu untuk keyboard yang berada diantara kabel keyboard dan PC. Keylogger hardware-based memang sulit diterapkan namun bisa lebih fleksibel bagi penyerang karena keylogger tersebut merupakan OS sendiri.

Bagaimana Keylogger Menginfeksi Komputer Anda

Keylogger software-based biasanya masuk ke computer Anda melalui sebagian besar malware. Komputer dapat terinfeksi melalui website yang mengandung malware. Nantinya malware tersebut akan mencari celah pada computer Anda dan otomatis menginstall malware tersebut. Keylogger biasanya juga terdapat di adware yang tanpa sengaja kita install. Bagi Anda yang mendownload dan menginstall software gratis biasanya akan mendapat pertanyaan apakah Anda ingin menginstall software tambahan / toolbar. Saya sarankan jangan pernah untuk menginstall software tersebut karena selain menambah proses di computer, ada juga kemungkinan kalau adware tersebut mengandung malware. Sedangkan untuk keylogger hardware-based, biasanya diinstall jika penyerang memiliki akses fisik ke computer target.

Mendeteksi dan Menghilangkan Keylogger

Mendeteksi keylogger biasanya cukup sulit karena aktifitas keylogger tidak seperti program jahat lainnya. Keylogger tidak mencari data penting yang ada di computer Anda dan keylogger juga tidak merusak data-data Anda. Karena memang beberapa malware keylogger tersebut dirancang agar tetap tenang dan tidak terdeteksi. Tapi saat ini banyak produk anti malware yang dapat mendeteksi dan menghapus keylogger tersebut. Kecuali untuk keylogger yang telah dikustom oleh penyerang. Oleh karena itu, untuk menghindari keylogger pastikan computer Anda terinstall antivirus dan selalu update.

Selain itu, gunakan metode copy-paste password atau gunakan virtual keyboard untuk login ke situs-situs penting seperti ibanking atau email perusahaan Anda.

[Baca juga: 7 Aplikasi untuk Menyimpan Password Anda]

Sekian share dari saya, semoga berguna :-)

           

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *