Technology

Mengenal dan Mengetahui Pentingnya De-Duping

 

Loading...

Halo Pemilik Bisnis, bagaimana kabar bisnis Anda hari ini?

Berbicara mengenai data customer, apakah saat ini Anda sudah merasa puas akan data yang Anda miliki? Pernah tidak, ada pelanggan yang komplain kepada Anda karena berulang kali dihubungi untuk penawaran / informasi yang sama? Jika ya, maka kini saatnya Anda melakukan de-duping (DD).

De-duping adalah kegiatan menghilangkan database pelanggan yang sama, yang biasanya tertulis dengan berbagai nama, email atau nama company. Misalnya, dengan alasan menghemat waktu dan tenaga untuk bertanya ke customer maka ketika ada order baru masuk, maka Anda langsung memasukkan nomor telepon pelanggan yg Anda layani tersebut. Padahal, nama tersebut telah ada sebelumnya, bahkan berasal dari company yang sama. Mungkin saat ini Anda belum mengetahui dampaknya, namun perlu Anda ketahui hal ini akan sangat mungkin menjadi masalah bagi perusaahan Anda kedepannya. Contoh kecilnya, sekarang Anda bayangkan saja bagaimana jika ada 2 customer dengan nomor telepon yang sama bahkan perusahaan sama hanya saja namanya berbeda, kemudian Anda telepon nomor tsb untuk menawarkan promo yang Anda miliki sekarang. Bagaimana reaksinya?

De-duping menjadi sangat penting ketika kita sudah menggunakan basis data online sebagai penyimpan data, sehingga segala kegiatan dilakukan dengan menggunakan media elektronik. Untuk memberikan penawaran, Anda broadcast email. Untuk follow up order client, Anda bisa telepon atau sms. Untuk memberikan berita terbaru, Anda kirim email. Kemudian bagaimana jika kegiatan ini dilakukan dengan banyak data yang terduplikasi? Apakah Anda sudah yakin perusahaan Anda adalah perusahaan profesional?

Untuk melakukan De-duping sendiri, banyak cara yang kini bisa dilakukan. Pertama, tentunya dengan cara manual, melihat satu per satu data pelanggan dan Anda sesuaikan satu persatu. Namun bagi sebuah perusahaan yang memiliki customer yang jumlahnya sudah tidak bisa dihitung dengan jari lagi, tentunya hal tersebut akan sangat menguras sumber daya karena banyaknya kontak customer/ client yang dimiliki. Sehingga, bagi sebuah perusahaan besar, peran staf TI harus dioptimalkan, atau mungkin bisa menggunakan software/ aplikasi tertentu. Namun perlu diperhatikan, proses ini harus hati-hati dan teliti. Agar kontak-kontak penting tidak hilang atau salah merged hanya karena nama yang sama.

Bagaimana? Sudah siap mengelola kembali database yang Anda miliki?

sumber

Baca juga:

9 Plugin Backup File dan Database WordPress

Replikasi Database Master Slave

10 Framework PHP untuk Para Developer Website

Loading...

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *