Running A Business

Mengenal Teori Tentang Sikap Konsumen

 
  • 7
    Shares

Loading...

Sebagai seorang Entrepreneur, tentu menghadapi seorang customer merupakan makanan sehari-hari yang enak – tak enak, suka – tak suka, harus kita nikmati dan kita jalani. Tapi tahukah Anda komponen-komponen penyusun sikap seorang konsumen? Jika belum, tentu bahasan yang agak “Berat” di bawah ini sangatlah penting untuk Anda simak.

Menurut Tricomponent Attitude Model (Schiffman dan Kanuk, 2010; dan Engel, Blackwell, dan Miniard, 1995), sikap terdiri atas tiga komponen: kognitif, afektif dan konatif (psikomotorik). Ketiganya akan coba saya bahas secara singkat dibawah ini:

Komponen Kognitif

Kognitif adalah pengetahuan dan persepsi konsumen (yang diperoleh melalui pengalaman dengan suatu objek), sikap dan informasi dari berbagai sumber. Pengetahuan dan persepsi ini biasanya berbentuk kepercayaan atau belief, yaitu konsumen mempercayai bahwa produk memiliki sejumlah atribut. Keyakinan ini biasanya terbentuk secara alami. Kognitif juga sering disebut sebagai pengetahuan dan kepercayaan konsumen. Dewasa ini, customer cenderung mencari lebih banyak informasi sebelum mereka melakukan pembelian. Di Beon.co.id & JagoanHosting.com tempat saya bekerja yang merupakan penyedia layanan hosting, ketika customer kami ditanya mengenai apa pandangan Anda tentang perusahaan hosting kami, hal-hal seperti harga, besar RAM server, tipe server terbaru merupakan jawaban yang sering muncul. Terlepas jawaban mereka benar atau salah tidak menjadi masalah, karena itulah yang menjadi keyakinan mereka. Tentu saja, jawaban mereka beragam, bergantung dengan pengalaman dan pengetahuan mereka di dunia hosting Indonesia.

Komponen Afektif

Afektif menggambarkan perasaan dan emosi seseorang terhadap suatu produk atau merk. Perasaan dan emosi tersebut merupakan evaluasi menyeluruh terhadap objek sikap (produk atau merk). Afektif mengungkapkan penilaian konsumen kepada suatu produk apakah baik atau buruk, disukai atau tidak disukai. Perasaan dan emosi seseorang tersebut terutama ditujukan kepada produk secara keseluruhan, bukan digambarkan dengan ungkapan dua kata sikap yang berbeda untuk mengevaluasi suatu produk. Komponen ini dibentuk oleh semua hal yang menyangkut emosi. Jika di tempat saya bekerja (Beon.co.id & JagoanHosting.com) pelayanan customer merupakan hal yang sangat-sangat kami perhatikan. Hal ini selain karena inilah yang menjadi kekuatan kami selama ini, pelayanan customer merupakan komponen utama untuk menjaga perasaan customer agar tetap suka berbisnis dengan kami. Dalam berbisnis online terutama, komponen afektif merupakan komponen yang sangat Anda perhatikan, karena umumnya komponen kognitif telah kuat terbangun karena banyaknya informasi yang tersedia salama ini.

Komponen Konatif

Konatif adalah komponen ketiga dari sikap yang menggambarkan kecenderungan dari seseorang untuk melakukan tindakan tertentu yang berkaitan dengan objek sikap (produk atau merk). Konatif juga bisa meliputi perilaku yang sesungguhnya terjadi. Komponen konatif dalam riset konsumen biasanya mengungkapkan keinginan membeli dari seorang konsumen (intention to buy). Komponen ini merupakan komponen yang akan membuat mereka melakukan sesuatu. Oleh karena itu, setelah Anda berhasil membentuk persepsi di dua komponen diatas, Anda tetap perlu untuk memberikan sesuatu yang akan mendorong mereka untuk segera melakukan pembelian. Rekomendasi, diskon, jaminan merupakan komponen-komponen yang akan membentuk komponen ini.

Bagaimana, apakah Anda setuju dengan pemahaman saya? Silahkan ungkapkan pendapat Anda di box komentar, Saya akan senang jika saya dikoreksi. :)

Sumber: Koleksi Buku Pribadi

Baca juga:

Cara Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Pelanggan

4 Skenario yang Menjadi Alasan Anda Harus Melepas Pelanggan

Mengembalikan Pelanggan yang Hilang

Loading...

  • 7
    Shares

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *