Running A Business

Menghidupkan Kembali Citra Perusahaan dengan Brand

 
  • 11
    Shares

Loading...

Tidak jarang sebuah perusahaan baru akan mudah mengalami kegagalan pada tahun tahun pertama. Alasannya karena mereka masih belum matang merencanakan atau karena brand yang mereka bangun belum menjadi lebih terkenal. Kegagalan terjadi bukan hanya karena sebuah produk tidak terjual banyak, tapi bisa saja karena cara mengkomunikasikan nilai produk atau perusahaan yang masih belum jelas atau belum tepat.

Perlu diingat, mengkampanyekan sebuah brand agar sukses tidak cukup hanya dengan logo ataupun tagline. Tapi bagaimana kita dapat menceritakan dan mengkomunikasikan visi perusahaan dengan tepat. Jadi perlu kita cari langkah apa saja yang perlu kita lakukan untuk kembali menghidupkan citra perusahaan melalui sebuah brand perusahaan.

1. Menilai kekuatan dan kelemahan

Untuk meningkatkan dan memajukan sebuah perusahaan atau bisnis, langkah yang baik adalah dengan melakukan evaluasi terhadap segala langkah yang kita ambil. Menghasilkan keuntungan ataupunt kerugian, setiap langkah adalah sebuah proses yang membutuhkan evaluasi untuk bisa menghasilkan yang terbaik. Sangat penting bagi kita untuk emmahami apa yang membuat bisnis berbeda dan lebih baik dan kompetitor. Perusahaan yang tahu apa keunggulan dan kelemahannya akan dengan mudah menentukan langkah untuk maju.

2. Evaluasi kembali target pasar

Jarang sekali sebuah perusahaan akan menawarkan produk mereka dengan sempurna kepada pasar yang sesuai. Perusahaan harus mengevaluasi kembali target pasar dan pelanggan sesuai dengan kebutuhan yang harus dipenuhi. Perusahaan harus menyelaraskan kebutuhan klien dengan kemampuan perusahaan.

3. Tentukan bagaimana pelanggan mendapatkan keuntungan

Menggambarkan kemampuan produk Anda dan mengidentifikasi target pasar tidaklah cukup. Perusahaan harus menggunakan waktunya untuk memahami bagaimana pelanggan bisa menemukan dan menggunakan produk atau jasa Anda. Kita juga harus menentukan bagaimana cara menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi pelanggan. Bagaimana mereka akan mempelajari penawaran Anda? dan bagaimana mereka menggunakannya? Bahkan Anda harus membayangkan bagaimana cara Anda untuk berinteraksi dengan mereka.

4. Buat sebuah cerita yang menarik

Beberapa pengusaha senang apabila diajak bercerita tentang kondisi bisnis mereka, sehingga karyawan, pelanggan ataupun mitra bisnis bisa menceritakan kisah yang sama kepada orang lain. Luangkan waktu untuk mengidentifikasi dan mendokumentasikan aspen yang paling penting dari produk dan merek yang bersifat khusus.

5. Berikan testimonial pelanggan

Dukungan terbesar untuk perkembangan sebuah bisnis adalah berasal dari pelanggan yang puas. Grafik dan angka yang kita sajikan dan tampilkan saja tidak cukup untuk meyakinkan calon pembeli untuk menjadi pelanggan kita. Kita bisa memulainya dengan menciptakan atau menampilkan testimonial dari beberapa pelanggan yang puas. Ajak mereka untuk menuliskan testimonial pada halaman website kita, atau bisa juga dengan membuat sebuah video yang menceritakan kepuasan telah menggunakan produk Anda.

6. Memberi kenyamana kepada karyawan

Selain berorientasi kepada kepuasan pelanggan, Anda juga harus memikirkan bagaimana karyawan bekerja keras untuk menciptakan dan menjual produk Anda. Buatlah karyawan Anda senang dan nyaman bekerja bersama Anda. Ketika mereka menemukan kenyamanan, maka akan dengan mudah bagi kita untuk mengajak mereka berjalan bersama menciptakan sesuatu yang menjual. Mereka juga tidak segan menceritakan bisnis Anda kepada orang lain.

7. Menciptakan konten yang berbeda

Tidak mungkin kita menjual produk dengan hanya menggunakan 1 jenis konten saja. Masyarakat akan mudah tertarik dan penasaran terhadap suatu produk dari iklan dan konten yang membangunnya. Ketika Anda benar dalam menentukan target, maka akan dengan mudah pula Anda menentukan dengan konten apa produk Anda akan dipasarkan. Kecocokan penggunaan konten dalam media promosi akan mempengaruhi produk Anda dijual di pasaran.

8. Memperluas jaringan komunikasi

Jika Anda mengira menggunakan 1 jenis jaringan komunikasi saja sudah cukup asal maksimal, maka Anda keliru. Karena saat ini hampir setiap perusahaan atau bisnis sudah bergerilya menggunakan banyak jaringan komunikasi, salah satunya yaitu melalui media sosial. Alasannya sangat sederhana, karena melalui media sosial kita akan dengan mudah menemukan siapa pasar dan menjadi lebih dekat dengan pelanggan. Penggunaan website, Facebook, Twitter, Google+, LinkedIn, dan lain sebagainya menjadi alat bantu yang sangat penting. Cobalah untuk mempelajari dan mencoba menggunakan jaringan sosial mana yang sesuai untuk bisnis kita.

9. Konsisten

Memperkenalkan merek adalah tujuan dimana kita harus konsisten terhadap setiap langkah yang diambil, seperti cara untuk berkreasi. Setelah perusahaan mendefinisikan merek dan menentukan cara berkomunikasi yang baik, langkah berikutnya adalah dengan konsisten mengkomunikasikan pesan kepada pelanggan. Jangan mudah putus asa ketika 1 atau 2 pelanggan mengabaikan pesan yang Anda kirimkan.

10. Percayalah jika Anda bisa

Terakhir adalah bagaimana Anda menumbuhkan rasa percaya terhadap diri sendiri, bahwa bisnis Anda bisa. Bukan hanya diri sendiri, tapi bagaimana Anda meyakinkan karyawan jika setiap usaha yang dilakukan akan mampu menghasilkan yang terbaik. Anda harus mengingat setiap visi dan misi perusahaan yang sudah diciptakan. Ketika Anda mempercayai bahwa bisnis Anda bisa, saat itulah orang lain juga akan percaya.

Baca juga:

Jangan Lakukan ini Ketika Membuat Konten Branding

Tips Branding Produk Baru ala Agung Hidayatullah, GM Shafira

5 Kesalahan yang Sering Terjadi pada Branding Bisnis Kecil

Loading...

  • 11
    Shares

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *