Running A Business

Perhatikan Hal Berikut Ketika Anda sedang Menutup Penjualan

 

Menutup Penjualan – Menjadi seorang pebisnis tentu ada banyak yang harus dipersiapkan, terlebih dari dalam diri kita sendiri. Salah satunya yaitu kemampuan kita dalam berkomunikasi dan mengondisikan suasana saat mulai menjual dan menutup penjualan dengan klien. Selain kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang penjual, ternyata dalam dunia bisnis kita juga diberikan beberapa aturan saat hendak memulai dan menutup sebuah proses penjualan dengan pelanggan atau klien kita. Apa saja yang harus diperhatikan?

Siapkan proposal tertulis saat hendak menutup penjualan

Ada kalanya ketika Anda menawarkan sesuatu kepada klien atau pelanggan Anda lainnya, mereka cenderung tidak mempercayai apa yang kita katakan dan mereka akan lebih yakin dengan apa yang mereka lihat. Dalam hal ini adalah sebuah proposal penjualan yang berisikan penawaran produk atau layanan kepada klien tersebut.

Selain proposal penjualan, kita juga harus menyiapkan sebuah kontrak dari apa yang kita ajukan kepada klien kita. Apapun yang kita tawarkan, sebaiknya ditulis dalam bentuk proposal. Ini akan membantu Anda menunjukkan kepada klien Anda bahwa mereka akan mendapatkan produk atau layanan tersebut ketika mereka telah membuat sebuah keputusan dari proposal yang diterimanya.

Perhatikan gestur

Tidak seorangpun akan mempercayai Anda ketika Anda menawarkan kepada mereka dengan gestur dan bahasa yang tidak pantas. Klien juga akan ragu ketika Anda mempresentasikan penjualan Anda dengan tidak percaya diri. Cobalah untuk berlatih percaya diri saat berbicara dan berhadapan dengan orang lain.

Selain itu, jangan lupakan kontak mata. Karena bagi sebagian besar orang, saat kita berbicara dengan melakukan kontak mata, maka saat itulah klien bisa membaca apakah Anda bersungguh – sungguh dalam menjual atau tidak sedikit pun serius.

Sigap terhadap hal kecil saat proses menutup penjualan

Terkadang saat kita terlalu fokus dan terburu – buru dalam melakukan pertemuan dengan klien, kita melupakan hal yang kecil. Hal ini seperti membawa sebuah pena. Ini menjadi penting saat Anda dan klien sudah sepakat dalam menutup penjualan dengan kata “deal”, dan mengharuskan klien menandatangani berkas yang sudah dipersiapkan. Saat kita melupakan hal kecil ini, bisa saja klien berfikir bahwa kita kurang persiapan dan dirasa kurang serius. Dan ini bisa berakibat pembatalan negosiasi yang sudah terbentuk. Maka usahakan jangan lupakan hal – hal kecil yang Anda butuhkan dalam proses penjualan Anda.

Jangan ragu ajukan respon

Jika Anda kurang yakin dengan pernyataan klien Anda tentang “ya” atau “tidak”, Anda dipersilahkan untuk mengajukan pertanyaan lagi. Pertanyaan ini digunakan untuk mengonfirmasi apakah benar yang Anda dengar sebelumnya. Tapi usahakan Anda mendengarkan dan fokus pada apa yang Anda dan klien bicarakan, agar tidak timbul pertanyaan yang sama untuk kedua kalinya. Ini bisa menjadi sebuah gangguan bagi klien Anda, terlebih saat mereka sedang sibuk atau terburu – buru.

Selain menyiapkan mental, ada baiknya Anda memperhatikan empat hal berikut jika ingin sukses melakukan penutupan penjualan. Dengan begitu, Anda bisa semakin berpeluang besar untuk mengembangkan bisnis.
(dok. Pexels)

Baca juga:


Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *