Interviews

Muda, Tekun dan Mandiri adalah Gambaran dari Sosok Enterpreneur Muda dan Owner Gudangdenim.com

 

   

Terlahir dari lingkungan keluarga pedagang, membuat mahasiswa 19 tahun ini juga menjadi seorang enterpreneur di usianya yang masih muda. Kesempatan untuk bisa sukses diusia dini ternyata tidak disia – siakan oleh Singgih Andika Adhiguna ini. Dan ternyata menjadi seorang enterpreneur bukanlah hal yang baru ia lakukan. Selama masih menempuh pendidikan di bangku sekolah pun ia sudah menjadi seorang enterpreneur. Dari menjual pulsa hingga akhirnya memiliki brandnya sendiri, yaitu Lij Denim yang saat ini ia pasarkan melalui website Gudangdenim.com. Banyak yang akan dibagikan oleh enterpreneur muda ini kepada Sahabat Mebiso. Apa saja kisahnya? Berikut ini uraiannya.

Halo mas Singgih, bisa diceritakan terlebih dahulu apa itu Gudangdenim.com?

Gudangdenim.com adalah sebuah toko online yang menjual berbagai jenis produk dari Lij Denim berupa pakaian pria maupun wanita. Yang awalnya hanya menyediakan jaket jeans dan celana jeans dengan mengusung konsep Different dan Elegant. Jadi produk saya pasti berbeda dengan produk dipasaran dengan harga yang terjangkau tetapi kualitas tetap dipertahankan. Sehingga sekarang produk kami sudah mencakup tas,kemeja,blazer, dan kami juga menyediakan jasa custome pakaian yang berbahan dasar denim/jeans dengan menggandeng beberapa vendor berpengalaman dibidang yang sesuai dengan konsep produk saya.

Produk yang banyak dicari oleh pelanggan yaitu jacket denim leather, vest denim leather dan selvedge pants.

Menjual produk sendiri, lalu cara apa saja yang digunakan untuk memasarkan produk disini?

Pemasaran produk baru melalui website resmi, media sosial dan dari event-event yang diadakan di kota-kota tertentu. Untuk saat ini pemasaran masih mencakup pasaran lokal Indonesia dengan sistem pengiriman melaui jasa yang kami ditentukan.

Apa sih latar belakang Anda berfikir untuk berbisnis di bidang ini?

Awalnya saya bergerak dibidang jaket sport, tetapi animo masyarakat Indonesia kurang support dengan jaket sport buatan lokal, mereka masih terpaku dengan brand dari luar negeri. Akhirnya pada akhir tahun 2012 saya beralih dari pakaian sport ke aliran pakaian yang lebih casual dan lebih mudah diterima oleh masyarakat yaitu produk yang berbahan dasar denim/jeans.

Nah, kalau dari Mas Singgih sendiri. Apa yang melatarbelakangi Anda untuk masuk dan memilih menjadi seorang enterpreneur di usia muda?

Awalnya orang tua dari ibu saya memang sudah menjadi pengusaha dibidang kerajinan bambu dan bahan pelangkap kue di daerah Purworejo, Jawa Tengah. Ibu saya akhirnya mengikuti jejak nenek saya dan hingga sekarang telah memiliki beberapa toko di daerah Bekasi, Jawa Barat. Secara tidak langsung darah bisnis sudah mengalir dari faktor keluarga.

Lalu mengapa memilih menjadi enterpreneur? Ini dikarenakan ayah saya yang hanya bekerja sebagai PNS dengan gaji yang cukup tetapi terkadang tidak mempunyai dana lebih untuk membelikan saya sesuatu berupa barang maupun dalam bentuk lainnya yang saya inginkan atau yang dimiliki oleh kebayakan anak remaja di kota-kota besar. Akhirnya pada tahun 2010, saya memutuskan untuk mulai menjual barang-barang yang sudah ada atau reseller. Hingga jual pulsapun sudah saya geluti untuk memenuhi kebutuhan pelengkap bagi saya khususnya anak remaja yang senang belanja. Tahun 2012 saya beralih ke dunia fashion dengan konsep pre order. Jadi pelanggan pesan baru produk dibuat, dan akhirnya pada awal tahun 2014 ini, alhamdulillah dana yang telah saya kumpulkan 4 tahun sudah cukup untuk menunjang bisnis saya dengan mendirikan 1 brand berkonsep pakaian berbahan dasar denim yang bernama Lij denim yang dijual di www.gudangdenim.com. Ya sekarang bukan lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan remaja, tetapi sudah bisa menghasilkan dana yang lebih dari maksud awal saya terjun di dunia bisnis.

Wah, hebat sekali mas masih muda dan mandiri pula. Apa nih yang sudah pernah dikorbankan untuk menjadi seorang enterpreneur seperti sekarang ini?

Pengorbanan terbesar adalah ketika saya terlalu sibuk berbisnis, saya juga harus dituntut untuk menyelesaikan sekolah. Orang tua pun kurang setuju, namun ketika saya pandai mengatur waktu dan bisa memberikan bukti kepada kedua orang tua saya, ya keduanya bisa tercapai.

Untuk Gudangdenim sendiri nih, apa yang membedakan produk disini dengan produk yang jenisnya hampir serupa di tempat lain?

Yang membedakan kami dengan produk lainnya adalah inovasi yang kami berikan yaitu dengan menggabungkan bahan denim dengan bahan semi kulit atau kulit hewan asli, sehingga menghasilkan kombinasi produk yang elegan dan tidak pasaran tentunya.

Lalu bagaimana strategi yang digunakan untuk menyeimbangkan harga produk dengan kualitas yang ditawarkan dalam setiap produk?

Kalo masalah harga, saya terpatok pada bahan apa yang kami gunakan atau pelanggan inginkan. Selain itu masalah kualitas atau proses pembuatannya semua sudah standar nasional.

Berbisnis sejak muda, adakah prestasi yang sudah pernah dihasilkan dari perjalanan bisnis Gudangdenim.com ini?

Jika masalah prestasi tentunya saya masih terlalu singkat, pengasilan bersih rata-rata kisaran 5-10 juta perbulan. Itu sudah dinilai cukup buat anak berusia 19 tahun, dan sempat ada beberapa seniman musik ternama tanah air yang pernah membeli produk kami.

Lalu bagaimana Anda menilai ruang lingkup pasar yang ada saat ini?

Ruang lingkup pasar sekarang ini sudah cukup luas, apalagi pemasaran sudah bisa online. Jadi tidak perlu tempat/toko sudah bisa menghasilkan, kami menyikapinya dengan terus melakukan promosi di beberapa komunitas media online seperti Kaskus.co.id, untuk memasarkan produk kami, dan terbukti efektif.

Kendala dan tantangan apa yang pernah dihadapi selama menjalankan bisnis ini?

Kendala yang pernah dihadapi adalah ketika pelanggan sudah mulai bosan dengan produk kami, akhirnya kami membuat katalog setiap 1 bulan sekali untuk menarik minat pelanggan kembali. Ini kami lakukan juga supaya setiap bulan kami memiliki produk andalan yang baru.

Apa nih rencana kedepan Anda untuk mengembangkan bisnis ini?

Rencana kedepan saya ingin membangun toko sendiri, sehingga pelanggan lebih mudah berbelanja dan memilih barang yang mereka inginkan.

Siapa yang menjadi motivator terbesar Anda dalam menjalankan bisnis di usia muda ini?

Yang jelas orang yang paling memotivasi saya adalah kedua orang tua saya, keluarga dan support dari teman – teman saya.

Selanjutnya, saran apa nih yang bisa Anda sampaikan kepada para pebisnis di luar sana?

Saran terbaik dari saya adalah jangan pernah takut untuk memulai perubahan yang positif. Apabila kita sempat terjatuh dalam bisnis, percayalah dengan kegigihan, kreatifitas dan doa, semua bisa dilewati walaupun dari titik minus sekalipun.

Nah, yang terakhir nih Mas. Adakah tips yang ingin Anda bagikan seputar bisnis online yang saat ini sedang menjadi trend di kalangan masyarakat?

Tipsnya untuk para seller, jelas yang pertama keramahan, menerima kritik dan mampu memperbaikinya, kujujuran, keterbukaan, sehingga pelanggan pun senang walaupun terkadang ada beberapa orang yang kurang suka dengan produk yang telah diterima. Jadi selagi bisa diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya kenapa tidak?

Wah, benar sekali itu Mas. Bagaimanapun kesalahan akan lebih berarti jika kita mampu memperbaiki dan berusaha yang terbaik untuk pelanggan kita. Terimakasih sebelumnya Mas Singgih untuk waktunya yang sudah mau kami interview seputar bisnisnya ini. Semoga Gudangdenim.com semakin dan selalu sukses :)

 

           

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *