Character Building Karir Leadership Partner

5 Langkah Pengembangan Karir Anda

 

Pengembangan karir – Perkembangan karir yang pesat tidak terjadi dalam satu malam saja. Ada banyak cara yang harus ditempuh agar bisa mendapatkan jenjang karir yang diinginkan, bahkan membutuhkan puluhan tahun.

Hal ini bisa semakin membingungkan jika Anda tidak tahu langkah apa saja yang dibutuhkan untuk naik pangkat! Mebiso bersama Apiary akan memberikan 5 tips pengembangan karir Anda yang sangat mudah dipahami dan dipraktekkan. Mari kita simak.

Mindset tepat untuk pengembangan karir

3 common career progression questions - SEEK Career Advice
Sumber: SEEK

Pengembangan karir bukan berarti gaji yang naik. Tetapi juga adanya tanggung jawab serta tim yang lebih besar untuk diatasi.

Posisi yang lebih tinggi menuntut adanya skill baru dan juga perilaku yang tepat untuk bisa memaksimalkan potensi. Ini bisa didapatkan dengan memiliki growth mindset dan learning agility.

Growth mindset berarti Anda bersedia untuk tumbuh dan menerima kegagalan serta tantangan sebagai cara untuk lebih baik. Kelemahan Anda bukanlah hambatan terbesar Anda.

Sedangkan learning agility berarti keinginan untuk belajar dari pengalaman baik diri sendiri atau orang lain. Anda tidak lagi bergantung pada “Biasanya tidak seperti itu…” tetapi menerima kondisi baru yang lebih efektif.

Penguasaan softskill sangat berpengaruh

Anda tidak harus menjadi orang terpintar di lingkungan Anda untuk menyelesaikan tugas! Kemampuan softskill seperti komunikasi dengan tim, kolaborasi, hingga membuat orang percaya kepada Anda akan lebih berguna di posisi lebih tinggi.

Jangan takut untuk salah. Anda bisa mengembangkan kemampuan untuk belajar, menghindari menyalahkan orang, hingga kecewa dengan kekuatan diri sendiri. Jika ada orang lain yang lebih baik, cobalah untuk belajar atau memberdayakan kemampuannya untuk mendapatkan kesuksesan bersama.

Komunikasi yang influensial tanpa memaksakan

man sitting on brown wooden table
Sumber: Unsplash

Pengembangan karir Anda akan membawa Anda menjadi pemimpin. Anda harus menyadari Anda tidak akan bisa mengontrol semua hal untuk sesuai dengan kondisi Anda. Tetapi Anda bisa mempengaruhi orang untuk memahami dan mendengarkan Anda.

Keahlian persuasi dan negosiasi sangat penting untuk dikuasai. Anda bisa mencari mentor atau senior untuk mempelajari hal ini. Mindset “Apakah saya bisa” diganti dengan “Apakah kita bisa melakukannya?”

Anda bisa menghabiskan waktu untuk memahami kolega Anda dan apa yang mereka butuhkan. Anda juga bisa memahami kemampuan agar bisa saling mendukung dan memberdayakan. Jangan lupa untuk mencari tahu kebutuhan mereka, ya!

Wawasan yang lebih luas

Anda perlu melihat bisnis dari sisi yang berbeda, khususnya jika Anda bekerja di sektor yang cukup besar. Ini juga penting ketika Anda harus memimpin bisnis yang juga Anda belum kuasai.

Semakin sering Anda terlibat dalam project atau pekerjaan yang berbeda dengan keahlian Anda, maka besar kemungkinan Anda akan semakin memahami bisnis Anda dari sisi yang lain! Ini sangat penting untuk pengembangan karir Anda.

Manajemen emosi rupanya sangat penting

man holding pen writing on paper while standing beside man wearing sunglasses
Sumber: Unsplash

Semakin Anda berada di posisi atas, Anda akan semakin peka terhadap perasaan orang lain. Ini sejalan dengan insting naluriah yaitu tribal leaders atau pemimpin suku.

Pemimpin senior harus bisa fokus pada kebutuhan bersama dan mengelola emosi negatif. Ingat bahwa Anda akan memimpin orang-orang yang melihat Anda sebagai panutan.

Kekurangan tidur atau konflik mungkin akan mempengaruhi kesan Anda, tetapi Anda bisa fokus untuk mindful agar Anda tidak mengambil keputusan ceroboh dari emosi Anda.


Konten ini sudah dipublikasikan di Apiary. Kunjungi untuk tips dan trik produktivitas lainnya.


Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *