Technology

Replikasi Database Master Slave

 

Loading...

Replikasi database bertujuan untuk melakukan duplikasi pada sebuah server, sehingga database tersebut memiliki duplikasi pada server lain. Namun menggunakan metode master slave, yang artinya replikasi hanya terjadi satu arah/hanya ada satu master database dan server yang lain melakukan replikasi pada server master tersebut.

Sebagai contoh, terdapat dua buah server seperti gambar berikut.

 server

Jika server database A dilakukan replikasi master slave dengan server B, maka setiap aktifitas database pada server A (insert, update, drop) secara otomatis aktifitas database tersebut juga berjalan di server B. tetapi jika server B yang melakukan aktifitas database, tidak akan tereksekusi juga di server A.

Berikut contoh case menggunakan replikasi database.

1. Terdapat dua buah server yaitu server A dan server B. dan server A digunakan sebagai master, sedangkan server B digunakan sebagai slave.

Spesifikasi server A

hostsname                   : servera

server-id                      : 1

ip address                    : 100.100.100.10/24

DBMS                         : mysql

engine                          : innodb

database name           : coba

Spesifikasi server B

hostname                     : serverb

server-id                      : 2

ip address                    : 100.100.100.20/24

DBMS                         : mysql

engine                          : innodb

 

A. Konfigurasi server master

1. Edit file /etc/my.cnf

– Ketik #nano /etc/my.cnf, dan isikan file berikut:

[mysqld]
innodb_file_per_table=1
open_files_limit=20768
 server-id = 1
binlog-do-db=coba
 relay-log = /var/lib/mysql/mysql-relay-bin
relay-log-index = /var/lib/mysql/mysql-relay-bin.index
log-error = /var/lib/mysql/mysql.err
master-info-file = /var/lib/mysql/mysql-master.info
relay-log-info-file = /var/lib/mysql/mysql-relay-log.info
log-bin = /var/lib/mysql/mysql-bin
 long_query_time=5
log-slow-queries=/var/log/mysql/log-slow-queries.log
 key_buffer_size = 8G

 server2

2. Buat user untuk akses database oleh serverB

– Masuk mysql

# mysql -p root -u

Ketikkan perintah berikut:

GRANT REPLICATION SLAVE ON (nama_database).(nama_table) TO '(slave_user)'@'%' IDENTIFIED BY '(password_user)';

Dengan contoh:

GRANT REPLICATION SLAVE ON (coba. TO 'replikasi'@'%' IDENTIFIED BY 'replikasi';

Berikutnya refresh privileges user

flush privileges;

3. Memeriksa hasil konfigurasi

Show master status;

server3

B. Konfigurasi server slave

1. Edit file /etc/my.cnf

server-id=2
master-host=103.27.206.67
master-user=replikasi
master-password=replikasi
master-connect-retry=60
replicate-do-db=coba

server4

 2. Masuk MySQL

# mysql -p root -u

 3. Cek hasil konfigurasi

show slave status\G;

server5

Jika hasil konfigurasi menunjukan gambar seperti diatas, maka dapat disimpulkan konfigurasi replikasi master slave sudah berhasil dilakukan. :)

Baca juga:

9 Plugin Backup File dan Database WordPress

Cara Restore Backup Database pada Akun VPS

Backup Database SQL melalui PhpMyAdmin

Loading...

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *