Inspirasi

Sepatu NAH Project: Pernah Dipakai oleh Jokowi

 

Loading...

Sepatu NAH Project – Brand lokal yang satu ini populer akan koleksi sneakers-nya. Bahkan, presiden Indonesia pun pernah mengenakan sepatu dari NAH Project. Simak kisah inspiratifnya berikut!

Sepatu NAH Project: brand sneakers lokal asal Bandung

NAH Project ini didirikan tahun 2017, tepatnya pada bulan Oktober. Brand ini berasal dari Kota Kembang, Bandung. Adalah, Rizki Arief Dwi Prakoso figur di balik didirikannya NAH Project ini. Ia adalah CEO sekaligus owner dari NAH Project.

Ada fakta menarik dibalik produk andalan NAH Project. NAH Project memang sangat dikenal akan sneakers-nya. Namun, pada awalnya produk sneakers bukan menjadi jagoan brand ini. Brand ini sebelumnya lebih mengunggulkan jenis sepatu formal.

Sampai pada akhirnya, NAH Project menyadari bahwa ternyata model dengan warna-warna cerah lebih laku terjual. Kemudian, Rizki juga melihat bahwa sneakers sangat menjadi tren di Indonesia. Saat itu, telah banyak brand lokal yang memproduksi sneakers. Namun, belum banyak brand yang memasarkannya dengan strategi marketing mumpuni.

Melihat peluang tersebut, niat Rizki pun menjadi mantap untuk meluncurkan produk sneakers. Setelah menjalani proses riset berbulan-bulan, NAH Project akhirnya merilis sepatu sneakers yang dinamakan FlexiKnit.

Keunggulan sneakers ini selain terletak pada desainnya juga terletak pada materialnya. Materialnya nyaman dan tidak panas, sepatunya pun lentur. Ternyata, setelah resmi dirilis pada April 2018, ratusan pasang sepatu yang diproduksi ludes terjual!

Kini, brand NAH Project telah berkembang menjadi salah satu brand ternama di Indonesia. Varian produknya diminati banyak orang. Selain sneakers, NAH Project juga merambah produk lainnya, salah satunya adalah apparel.

Dikenakan oleh orang nomer satu di Indonesia

Salah satu prestasi yang membanggakan dari NAH Project adalah ketika sneakers-nya dikenakan oleh Presiden Jokowi. Padahal, saat itu NAH Project masih terhitung cukup baru, belum genap setahun!

Suatu waktu, NAH Project mengikuti pameran di Yogyakarta. Pameran tersebut ternyata dihadiri juga oleh Kaesang, putra Presiden Jokowi serta brand Never Too Lavish. Brand tersebut pernah membuat jaket denim dengan peta Indonesia, kemudian dikenakan oleh Presiden Jokowi.

Setelah event pameran tersebut, tim NAH Project kemudian menerima telepon dari ajudan presiden. Ajudan menyampaikan keinginannya yang sedang mencari sneakers lokal untuk dikenakan presiden.

Mereka dimintai katalog produk dan diminta untuk mengantar sepatu pilihan ke Istana Bogor secepatnya. Kala itu, hari sudah sore. Segala travel/shuttle telah full book, terlebih hari itu merupakan hari Jumat. Jasa ekspedisi pun tidak memungkinkan karena produk tidak akan cepat sampai.

Akhirnya, 3 anggota tim NAH Project mengantarkan sepatu tersebut langsung. Mereka naik bus umum untuk bisa sampai ke Istana Bogor.

Kerja keras tersebut akhirnya berbuah manis. Ada tiga pasang sepatu yang dibeli. Presiden Jokowi pun terlihat memakai sneakers produksi NAH Project saat menghadiri acara We The Fest 2018.

Pelopor konsep transparency pricing

Salah satu hal yang unik dari NAH Project adalah mereka mempelopori mengusung konsep transparency pricing. Transparency pricing adalah melakukan transparansi dalam penentuan harga. Alasan tim NAH Project melakukan hal ini adalah untuk menceritakan berbagai proses yang mereka tempuh untuk menjaga harga produk agar tetap terjangkau.

Pembeli pun bisa mengetahui harga sebenarnya dari produk yang dibeli. Terdapat informasi detail harga masing-masing produk, mulai dari harga produksi, packaging, research and development, hingga gaji serta operasional tim NAH.

Wah, keren sekali, ya! Semoga kisah dari NAH Project dapat menginspirasi Anda untuk mewujudkan bisnis impian.

Simak juga berbagai artikel inspiratif lainnya seputar bisnis hanya dari Mebiso, media belajar bisnis nomer satu. Selamat berbisnis, salam sukses!

Photo from Twitter @NAHProjectTeam

Baca artikel-artikel menarik lainnya di:

Loading...

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *