Content Marketing Sosial Media

PDKT dengan Calon Pelanggan Lewat 4 Cara Ampuh Ini

 

Loading...

Tips mendekati calon pelanggan – Sebagai pebisnis online, Anda mungkin sedang mengalami kesulitan dalam menjual produk atau jasa Anda.

Anda sudah berkali-kali promosi, posting di instagram dan facebook, upload produk di marketplace, tapi sepertinya upaya Anda tak membuahkan hasil.

Tenang.

Anda tidak sendiri kok. Problem kesulitan menjual ini bukan hanya Anda saja yang merasakan.

Pebisnis online lain di luar sana juga mengalami hal yang sama.

Nah, menurut Mebiso nih salah satu faktor yang menyebabkan orang enggan membeli produk Anda adalah karena Anda tergesa-gesa dalam melakukan penjualan.

Anda lupa kalau calon pelanggan juga butuh “didekati”.

Artinya, pelanggan butuh diyakinkan kalau brand atau bisnis Anda cocok untuk memenuhi kebutuhannya.

Beruntungnya, dalam artikel ini, Mebiso akan memberikan 4 cara ampuh yang bisa Anda terapkan supaya proses PDKT dengan calon pelanggan lebih optimal.

1. Kenali pelanggan Anda yang paling banyak membeli

mewawancarai pelanggan tetap adalah tips mendekati calon pelanggan
Sumber gambar: unsplash.com/@linkedinsalesnavigator

Hal sederhana ini terkadang sering dilupakan oleh para pebisnis online.

Di bisnis online Anda, mungkin ada satu atau dua orang pembeli yang sering sekali membeli dari Anda. Pelanggan loyal lah istilahnya.

Nah, pelanggan ini terus menerus membeli dari Anda pasti ada sebabnya. Itulah yang harus Anda cari tahu sebagai pebisnis online.

Ibaratnya pelanggan Anda ini sudah tergila-gila dengan brand atau bisnis Anda. Ketika Anda mengetahui karakteristik pelanggan loyal ini, Anda bisa membuat materi pemasaran yang lebih relevan untuk mereka.

Intinya apa yang Anda lakukan adalah mendekati calon pelanggan yang memiliki ciri khas yang sama dengan pelanggan loyal Anda.

Ya kurang lebih sama lah dengan seorang laki-laki yang mendekati perempuan yang menunjukkan ketertarikan kepada sang laki-laki. Jadi PDKTnya lebih efisien.

2. Dekati mereka lewat konten di media sosial

strategi media sosial
Sumber gambar: pexels.com/@pixabay

Media sosial saat ini tengah banyak digandrungi orang. Tua atau muda, semua orang menghabiskan banyak waktu di media sosial.

Pebisnis online sudah biasa memanfaatkan momentum ini.

Namun, kebanyakan para pebisnis online hanya memposting produk-produk jualannya saja di media sosial.

Fokusnya hanya jualan, jualan, jualan.

Padahal apa yang mereka lakukan ini tidak begitu menarik di mata calon pelanggan.

Untuk itu, Anda perlu memposting konten-konten yang tidak berfokus kepada jualan.

Buatlah konten-konten informatif yang mengedukasi calon pelanggan Anda tentang permasalahan yang Anda selesaikan lewat produk Anda.

Jika Anda menawarkan jasa konsultasi psikologi misalnya, Anda bisa memposting konten-konten seperti bagaimana mengatasi stres, apa yang harus dilakukan saat cemas, atau bagaimana menghilangkan fobia.

Konten-konten seperti ini lah yang menarik calon pelanggan untuk follow akun media sosial bisnis Anda lalu membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan.

3. Berikan demo produk Anda lewat live Instagram

memanfaatkan fitur live instagram
Sumber gambar: unsplash.com/@oneshotespresso

Dunia bisnis online seringkali dipenuhi oleh penipuan. Banyak lho kasus penipuan yang marak diberitakan di media massa.

Alhasil kepercayaan masyarakat untuk belanja online jadi rendah. Mereka takut kalau ditipu.

Untuk menghilangkan kecemasan calon pelanggan ini, Anda bisa menggunakan fitur live Instagram untuk menunjukkan produk Anda secara real.

Jika dilakukan secara konsisten, calon pelanggan akan yakin dengan produk yang Anda jual dan tidak mengaggap Anda sebagai penipu.

4. Beri diskon untuk pembelian pertama

diskon pembelian pertama
Sumber gambar: pexels.com/@meenakshi-sundaram-manivannan-114333

Anda bisa menggunakan tips ini untuk pelanggan yang belum pernah membeli dari Anda.

Dengan Anda memberi diskon untuk pembelian pertama mengikis keraguan di benak calon pelanggan.

Alhasil mereka lebih mungkin untuk membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Setelah itu mereka akan merasakan manfaat dari produk atau jasa Anda. Pelanggan yang puas dengan produk atau jasa Anda tentu akan membeli lagi dari Anda dan menjadi pelanggan tetap.

Penutup

Seperti yang penulis katakan di awal, calon pelanggan butuh “didekati” terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli produk Anda.

Proses PDKT pun juga tidak 100% berjalan sempurna. Oleh karenanya, terus berusaha ya.

Baca juga artikel menarik lainnya:

5 Tips Mengoptimalkan Gambar dalam Artikel

Berkenalan dengan BUMDes – 5 Hal Menarik dari Bisnis Desa

5 Tips Menulis Email Bisnis yang Lebih Baik

Loading...

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *