Interviews

Torajakoffie.com, Menjadi Jembatan Para Pecinta Kopi Terbaik dengan Petani Kopi Toraja

 

   

Siapa yang tidak kenal dengan produk asli Tanah Toraja? Toraja memang dikenal sebagai salah satu penghasil kopi terbaik di Indonesia. Saat ini saja Mancanegarapun sudah banyak yang mengenal kopi ini. Sebagai owner dari Torafakoffie.com, Andre Pairunan (27) yang merupakan orang asli Toraja terus ingin memperkenalkan kopi ini ke seluruh Indonesia, bahkan Dunia. Berikut ini adalah wawancara singkat tim Mebiso dengan Bapak Andre:

Halo Pak Andre, apa latar belakang pendidikan Anda?

Saya lulusan S1 Teknik Informatika, Universitas Bina Nusantara

Bisa diceritakan awal mula Bapak mulai melirik menjadi seorang enterpreneur?

Sebenarnya saya sudah bekerja selama 2 tahun sebagai seorang karyawan. Kebetulan saya asli orang Toraja, dan saya ingin mencoba menjadi seorang enterpreneur, khususnya yang berhubungan dengan daerah asal saya, yaitu Toraja.

Saya sendiri memberanikan diri untuk menjual kopi Toraja, karena saya tahu asli tentang cerita kopi Toraja. Saya ingin membantu para petani asli Toraja untuk lebih memperkenalkan kopi asli daerah kami. Sebenarnya untuk kopi Toraja sendiri sudah mengekspor produknya sampai ke Jepang.

Lalu darimana Anda mendapatkan ide untuk membuat toko online torajakoffie.com ini?

Saya memilih untuk berjualan online, karena menurut saya untuk target pasarnya sendiri sangatlah luas. Untuk saat ini pemasaran kopi Toraja sendiri bukan hanya di pulau Jawa, tetapi yang paling dominan juga di Kalimantan dan Sumatra. Untuk ekspor ke luar negeri sendiri, itu sudah menjadi bukti jika pasar online sangatlah luas.

Produk apa saja yang Anda tawarkan dalam bisnis kopi Toraja ini?

Untuk produk kopi Toraja sendiri dibagi menjadi 3, yaitu Kopi Toraja Sapan, Kopi Toraja Minanga dan Kopi Toraja Babara. Ketiganya merupakan perwakilan dari single origin coffe yang berasal dari 3 daerah yang berbeda – beda. Perbedaannya sendiri terjadi karena masing masing daerah memiliki perbedaan pada saat menanam, dan ini berpengaruh pada rasa kopi yang dihasilkan.

Bagaimana ceritanya saat awal Bapak memperkenalkan dan memasarkan kopi Toraja ini?

Pada awalnya, saya memasarkan dengan cara tradisional, yaitu dari satu kafe ke kafe lainnya. Kita sudah tahu bahwa kafe – kafe yang ada saat ini memang sudah cukup canggih dengan memiliki mesin pengolah kopi sendiri. Pada awalnya saya menawarkan dan menjual biji kpi mentah yang itu nantinya akan diolah oleh mereka sendiri.

Saya memasarkan dari satu kafe ke kafe lain ini sampai ke daerah Bali. Untuk daerah Bali, saya menawarkan dan negosiasi produk melalui email. Dan untuk saat ini sendiri saya menawarkan dan menjual produk ini melalui website dan sosial media. Karena, menurut saya ketika memasarkan melalui sosial media dan market place, maka akan ada banyak yang tahu dan membeli produk saya.

Lalu untuk Toraja Kopi sendiri sudah berdiri sejak kapan?

Saya mulai menjual kopi sekitar dua tahun yang lalu. Untuk kopi mentah sudah mulai saya jual semenjak 2 tahun yang lalu. Sedangkan untuk kopi bubuk yang saat ini lebih saya fokuskan yaitu sejak setahun terakhir ini. Karena, banyaknya permintaan untuk menjual kopi bubuk langsung, jadi saya langsung menjual kopi bubuknya.

Untuk produk sendiri, apakah harus diimpor langsung dari Toraja?

Benar mba, untuk produk kopi Toraja sendiri saya impor langsung dari Toraja. Karena untuk menjaga keaslian dan kualitas kopi itu sendiri. Untuk kantor pusatnya memang masih berada di Toraja. Sedangkan yang di Tangerang ini merupakan kantor cabangnya. Karena untuk ongkos kirim sendiri, akan lebih mahal jika langsung dari Toraja.

Jadi bisa dikatakan, ketika produksi di Toraja sedang ada halangan atau terhadap suatu hal, maka untuk pemasaran sendiri kami juga masih memberlakukan pre order. Seperti dalam seminggu ini, produk yang ada di kantor cabang kami sedang kehabisan stock. Sehingga untuk pembelian secara retail diharuskan pre order terlebih dahulu. Namun, untuk pembelian secara grosir, masih tetap bisa dilayani.

Menurut Pak Andre sendiri, apa yang membedakan bisnis Bapak ini dengan bisnis lain yang memiliki kopi serupa?

Dari keaslian sendiri sudah dapat dibedakan jika produk kami ini memang benar – benar asli Toraja. Seperti yang kita ketahui selama ini sudah banyak kafe – kafe yang menjual berbagai macam kopi dengan segala racikannya. Namun, Toraja Kopi hadir sebagai produsen atau bisa dibilang yang ada dibelakang kafe – kafe tersebut.

Pengalaman terbaik apa yang Bapak miliki selama menjalani bisnis ini?

Untuk pengalaman terbaik atau berkesan, bagi Saya yaitu TorajaKoffie sudah mampu mengekspor ke Negara Taiwan. Dan untuk ekspor ini memang rutin dilakukan untuk pengiriman secara retail. Namun, untuk kafe sendiri kami mengirimkan 1-2 bulan sekali.

Lalu rencana kedepan yang seperti apa yang ingin Bapak lakukan?

Untuk rencana kedepannya, saya ingin terus memberikan edukasi kepada masyarakat luas mengenai kopi asli Toraja. Selama ini sebenarnya petani di Toraja mengalami kerugian yang cukup besar. Karena, kopi Toraja yang beredar di masyarakat kebanyakan bukanlah kopi asli Toraja. Sehingga itu merugikan para petani yang dengan susah payah membudidayakan kopi asli Toraja.

Menurut Bapak, siapa orang yang paling memotivasi Anda untuk menjalani bisnis ini?

Orang yang paling memotivasi saya adalah leluhur atau buyut saya. Karena, kopi Toraja ini memang sudah diproduksi sejak zaman penjajahan Belanda dan kemudian disempurnakan oleh orang Jepang. Saat ini sendiri produk TorajaKoffie ini sudah lebih dari 7 tahun mengekspor ke Jerman. Dan hampir semua negara tahu, jika Toraja memiliki kopi yang khas dan berbeda dari yang lain. Dan saya kemudian berfikir, jika buyut saya bisa memperkenalkan hingga ke mancangara dengan cara yang sederhana seperti itu, itu artinya saya harus lebih bisa, karena saat ini untuk menjualnya sudah sangat mudah.

Sebagai seorang enterpreneur, Saran terbaik apa yang dapat Bapak berikan untuk enterpreneur lainnya di luar sana?

Tetap semangat dan jangan mudah menyerah ketika memulai bisnis. Karena untuk memulai memang sulit, terlebih menentukan pilihan untuk menjadi seorang pegawai atau menjadi seorang enterpreneur.

Wah, terima kasih Pak Rendy untuk cerita tentang TorajaKoffie yang dibagikan kepada pembaca Mebiso. Semoga TorajaKoffie selalu dan semakin sukses :)

Mau bisnis Anda diliput juga oleh mediabisnisonline.com? Silahkan daftarkan bisnis Anda untuk liputan bisnis mediabisnisonline.com. Liputan ini GRATIS tanpa biaya apapun.

Dalam Artikel Ver 2

Ayo daftarkan bisnis Anda sekarang juga, siapa tahu Anda beruntung untuk mendapatkan pelangga baru, reseller, dropship atau bentuk partnership lainnya! Liputan ini terbatas!

                              
Loading...

Artikel Terkait

1 komentar

  • 20 January 2016 - pukul 19:05

    Mantap, Thanks buat ilmu barunya sis. bagus benar
    bag saya yg sedang memulai berbisnis kopi, tolong doanya

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *