Running A Business

Trik Jitu Menangangi Pelanggan yang Marah

 
  • 78
    Shares

   

Menangani pelanggan yang marah merupakan salah satu dari aspek paling menantang dalam suatu pekerjaan. Baik berhadapan langsung atau lewat telepon, kemungkinan Anda akan berhadapan dengan rasa frustasi, kemarahan agresif dan ketidaksabaran. Kunci keberhasilan dalam menangani pelanggan yang marah adalah tetap tenang. Teruskan membaca untuk mengetahui cara menangani pelanggan yang marah.

Untuk memudahkan Anda, berikut kami paparkan beberapa intruksi yang harus Anda lakukan untuk meredakan kemarahan pelanggan:

1. Dengarkan baik-baik apa yang dikatakan pelanggan

Pelanggan yang marah umumnya hanya membutuhkan seseorang sebagai tempat pelampisan emosi mereka dan hari ini, orang itu adalah Anda. Artinya Anda harus melakukan yang terbaik untuk mendengarkan dengan cermat apa yang mereka katakan. Berikan perhatian penuh pada pelanggan, jangan melihat sekeliling, melamun, atau membiarkan hal-hal lain mengalihkan perhatian Anda. Tatap pelanggan yang sedang bicara dan dengarkan baik-baik apa yang mereka katakan.

2. Tetap tenang dan sesuaikan pola pikir Anda

Berbicara lebih perlahan dan tetap tenang. Anda akan terkagum-kagum bagaimana Anda dapat berpikir lebih baik, dapat lebih mengendalikan keadaan, dan menjadi lebih percaya diri ketika Anda menurunkan kecepatan berbicara Anda. Ketika keadaan memicu emosi Anda meningkat maka berbicaralah perlahan sehingga Anda akan bersikap tenang selama percakapan yang sulit

3. Pisahkan perasaan Anda dari situasi tersebut

Bila seorang pelanggan sangat marah, ia mungkin akan mengatakan sesuatu (atau banyak hal) yang sangat kasar. Perlu diingat bahwa Anda tidak boleh tersinggung. Ia marah pada bisnis, produk, atau layanan yang mereka dapatkan, mereka tidak marah pada Anda sebagai pribadi. Anda harus mengesampingkan perasaan pribadi Anda.

4. Memberikan kompensasi

Janji untuk melakukan yang terbaik untuk menyelesaikan masalah. Jika, misalnya, seseorang menerima produk yang rusak, aturlah agar diganti secepat mungkin. Tawarkan untuk mengkompensasi pelanggan dengan hadiah atau pengantaran gratis.

5. Bersimpatilah secara aktif.

Menunjukkan simpati akan membantu pelanggan memahami bahwa Anda benar-benar berusaha menolong mereka dan Menginformasikan pelanggan tentang langkah-langkah tambahan yang Anda ambil untuk memperbaiki masalah itu. Jika perlu berkonsultasi dengan supervisor atau mencari informasi tambahan dan berjanji untuk menelepon kembali pada waktu yang telah ditentukan.

6. Minta maaf

Biarkan pelanggan tahu bahwa Anda sangat menyesal. Minta maaf bisa memudahkan Anda. Terkadang, pelanggan yang marah hanya ingin seseorang minta maaf pada mereka karena pelayanan yang buruk. Semoga pelanggan akan tenang setelah Anda meminta maaf atas nama perusahaan.

Jika bisnis Anda memiliki pelayanan customer service, Anda bisa mulai mengasah dan mengembangkan kemampuan tim customer service Anda. Seperti yang ada di dalam artikel ini, Anda akan mendapatkan inspirasi seputar peningkatan keterampilan dalam customer service Anda.

 

Ingin Punya Penghasilan Online? Inilah Langkah Awal Jadi Orang Tajir Melintir

Biar Selalu Ada Pemasukan, Inilah Cara Pasti Mendapatkan Penghasilan Dari Internet

Jangan Puas Sama Satu Sumber Penghasilan! Cara Ini Bisa Memberi Anda Penghasilan Sendiri Nantinya…


  • 78
    Shares

Artikel Terkait

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *