Technology

Tutorial Networking: Komponen pada CISCO OER

 

Melalui bahasan sebelumnya: Tahapan pada CISCO OER, kita telah mengetahui tahapan apa saja yang terjadi pada CISCO Optimized Edge Routing. Sekarang kita coba mengenal komponen apa saja yang terdapat pada OER, dan kegunaan dari masing-masing komponen.

Secara umum, di dalam OER terdapat MC (Master Controller) dan BR (Border Router). Seperti namanya, MC merupakan pusat pengendali dari OER, sedangkan BR merupakan pintu keluar dari lalu lintas data.

MC melakukan pengontrolan dan pemilihan jalur secara pintar, sedangkan BR merupakan gateway penghubung dengan service provider

Gambar di bawah ini mungkin bisa menjelaskan kedudukan dari masing-masing komponen:

www.cisco.com/en/US/i/100001-200000/110001-120000/117001-118000/117546.jpg

Dari gambar diatas, terlihat bahwa server mempunyai tiga koneksi ke service provider yang berbeda. Nah, bagaimana jika ada masalah yang terjadi pada koneksi antara SP A dengan SP E atau SP D dengan SP B. Karena tidak directly connected, maka loss akan terjadi. Di sinilah OER berperan dengan mengalihkan jalur secara otomatis, sehingga performance jaringan akan tetap terjaga. Berikut komponen utama dari OER :

  • MC (Master Controller): merupakan pengendali utama dari OER di dalam satu jaringan. Cisco router dapat berperan ganda sebagai MC secara standalone, maupun MC + BR sekaligus. MC berkomunikasi dengan BR untuk memonitor outbond traffic flow menggunakan mekanisme monitoring aktif/pasif. Hasilnya akan dikomunikasikan dengan BR sehingga BR dapat memilih jalur yang paling optimal
  • BR (Border Router): merupakan router yang mempunyai satu atau lebih koneksi ke network luar. BR mengimplementasikan perubahan routing dan policy yang paling optimal berdasarkan informasi dari MC.
  • OER Managed Network Interfaces: merupakan kebutuhan dari OER, dimana minimal ada 2 interface yang terhubung dengan network luar sebagai external interface. Selain itu, dibutuhkan satu interface lagi yang bisa dijangkau oleh jaringan internal sebagai internal interface. Dibutuhkan juga sebuah local interface yang nantinya akan digunakan sebagai source interface.

Setelah mengetahui komponen-komponen dari Cisco OER, next kita akan masuk pada pembahasan mengenai penggunaan CISCO OER. Jadi, Stay tune ;-)


1 komentar

  • 13 Maret 2012 - pukul 13:54

    wahhhh saya senang dengan adanya tutorial yang anda buat itu sangat bermanfaat untuk saya..

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *