4 Aplikasi Chatbot AI untuk Mengubah Chat Menjadi Transaksi

Highlights
  • Aplikasi chatbot AI membantu bisnis melayani pelanggan 24/7, menjawab pertanyaan otomatis, mengumpulkan data prospek, dan mengarahkan pelanggan sampai ke katalog atau checkout tanpa menambah staf.
  • Sebelum memilih chatbot AI, pebisnis wajib cek tujuan, channel yang dipakai, level chatbot, handover admin, dashboard, analitik, dan biaya supaya tidak salah pilih hanya karena tergiur versi gratis.
  • Terdapat beberapa platform populer seperti Tidio, Landbot AI, Chatfuel, dan HubSpot Chatbot Builder untuk membantu mengotomatiskan penjualan online, lead generation, dan customer service.
Banyak yang Gagal Daftar Merek, Jangan Sampai Kamu Juga!
Masih banyak bisnis yang tidak sadar bahwa merek mereka berisiko ditolak. Yuk, kenali cara menilai potensi keberhasilan sebelum kamu mendaftar!
Pelajari Langkahnya Sekarang!

Apa Manfaat Aplikasi Chatbot AI Bagi Pebisnis?

Saat pelanggan bertanya harga, stok, cara pemesanan, dan promo, mereka berharap respons yang cepat. Namun jika jumlah pelanggan mencapai ribuan sementara customer service tidak memadai, tentu akan sangat repot untuk membalas tepat waktu.

Aplikasi chatbot AI bisa membantu menjawab pertanyaan pelanggan secara otomatis selama 24 jam. Chatbot AI juga bisa mengumpulkan data prospek, seperti nama, nomor WhatsApp, dan kebutuhan pelanggan. 

Setelah itu, chatbot akan mengarahkan pelanggan ke langkah berikutnya, misalnya melihat katalog hingga panduan checkout. Dengan cara ini, kamu bisa menghemat waktu, menjaga kualitas layanan, dan meningkatkan peluang closing tanpa menambah banyak staf.

Checklist Sebelum Memilih Aplikasi Chatbot AI untuk Bisnis

Ada banyak pilihan chatbot AI dan kamu perlu memilih satu yang paling cocok sesuai bisnis yang sedang kamu jalani. Jangan asal pilih hanya karena aplikasi chatbot AI gratis saja, tapi pastikan dulu beberapa hal berikut: 

1. Tentukan Tujuan Utama Menggunakan Chatbot AI

Apakah tujuan chatbot adalah membantu meningkatkan penjualan? Mengumpulkan prospek? Sebagai customer service 24 jam? Tentukan kebutuhan utama bisnis kamu terlebih dulu.

Saat tujuan ini sudah jelas, maka kamu bisa memilih sesuai fitur-fitur yang tersedia. 

2. Pilih Channel yang Banyak Dipakai Pelanggan

Cari tahu pelanggan kamu paling sering chat lewat mana, misalnya WhatsApp, Instagram, atau website. Setelah itu, pastikan aplikasi chatbot AI mendukung channel tersebut agar proses komunikasi berjalan lancar.

3. Sesuaikan Level Chatbot Sesuai Kebutuhan Bisnis

Jika bisnis kamu hanya butuh jawaban pertanyaan sederhana, kamu bisa memilih chatbot berbasis template. Namun, jika produk kamu banyak dan informasinya kompleks, pilih chatbot AI yang mendukung knowledge base agar jawaban lebih akurat.

4. Pastikan Terdapat Fitur Handover ke Admin

Pilih chatbot yang bisa meneruskan chat ke admin saat chatbot tidak mampu menjawab. Fitur ini penting untuk menangani komplain, pertanyaan detail, atau pelanggan yang ingin berbicara langsung dengan manusia.

5. Cek Kemudahan Penggunaan Dashboard

Gunakan aplikasi yang menyediakan dashboard sederhana dan mudah dipahami. Aplikasi yang rumit akan membuat kamu sulit membuat alur chat dan mengatur jawaban chatbot.

6. Perhatikan Laporan Performa dan Analitik

Pastikan aplikasi menyediakan data seperti jumlah chat masuk, pertanyaan terbanyak, dan jam ramai. Data ini membantu kamu mengevaluasi pelayanan dan meningkatkan strategi penjualan.

7. Hitung Biaya dan Kontrol Pengeluaran

Jika kamu menggunakan aplikasi chatbot AI berbayar, maka pelajari sistem biayanya, apakah berlangganan bulanan, per jumlah chat, atau per fitur tambahan. Dengan memahami detail biaya ini, kamu bisa mengontrol pengeluaran dan menyesuaikan dengan kapasitas bisnis.

Rekomendasi 4 Aplikasi Chatbot AI yang Tepat untuk Bisnismu

Setiap bisnis punya kebutuhan yang berbeda-beda. Kalau kamu berjualan online, kamu akan membutuhkan chatbot untuk mempercepat transaksi dan menjawab pertanyaan seputar stok. Adapun bisnis jasa lebih membutuhkan chatbot untuk booking dan konsultasi. 

Berikut rekomendasi aplikasi chatbot AI yang bisa kamu pilih sesuai jenis usaha.

1. Tidio

Tidio cocok untuk pebisnis online, terutama untuk pelaku e–commerce dan UMKM yang memakai website seperti Shopify atau WordPress/WooCommerce. Chatbot ini mampu menggabungkan live chat, chatbot otomatis, dan AI Lyro untuk meningkatkan layanan pelanggan sekaligus mendorong penjualan.

Fitur yang paling relevan meliputi Lyro AI yang menjawab pertanyaan pelanggan otomatis, sales bot untuk menyapa pengunjung dan menawarkan promo, serta fitur abandoned cart untuk mengingatkan pelanggan yang meninggalkan keranjang belanja. 

Tidio juga mudah terintegrasi dengan platform toko online populer dan mendukung pengelolaan beberapa channel dalam satu dashboard.

Kamu bisa menggunakan chatbot AI ini untuk:

  • Melayani pelanggan 24/7
  • Menghemat waktu lewat otomasi FAQ
  • Memantau perilaku pengunjung website secara real–time

Adapun kekurangan aplikasi chatbot AI Tidio adalah  performa notifikasi aplikasi seluler kadang kurang stabil. Selain itu, fitur otomatisasi tingkat lanjut membutuhkan paket berbayar.

2. Landbot AI

Landbot adalah platform chatbot AI untuk membuat asisten virtual interaktif untuk website, WhatsApp, dan Facebook Messenger. Kamu bisa menyusun alur percakapan lewat visual drag-and-drop tanpa coding, lalu menghubungkannya dengan AI (termasuk ChatGPT) agar bot bisa merespons lebih natural.

Fitur utamanya mencakup:

  • Visual builder
  • Dukungan multi saluran (website, WhatsApp, Facebook Messenger)
  • Integrasi dengan tools seperti Zapier, Slack, HubSpot, Google Sheets, dan API
  • Pengumpulan data terstruktur
  • Fitur human takeover untuk mengalihkan chat ke agen manusia. 

Landbot juga memiliki fitur kustomisasi pengetahuan agar bot menjawab dengan informasi yang sudah terkurasi. Landbot AI cocok untuk mengumpulkan data, meningkatkan konversi, hingga mengotomatiskan tugas-tugas repetitif di berbagai industri. 

3. Chatfuel

Chatfuel adalah aplikasi chatbot AI yang membantu bisnis membuat bot otomatis untuk Facebook Messenger, Instagram DM, dan WhatsApp tanpa perlu kemampuan coding

Kamu bisa memakai AI seperti ChatGPT untuk memberi respons yang cerdas, sekaligus mengotomatisasi alur percakapan agar penjualan dan layanan pelanggan berjalan lebih efisien.

Fitur utama Chatfuel meliputi:

  • Integrasi multi-platform
  • Otomasi balasan dan follow-up
  • Segmentasi serta siaran pesan
  • Manajemen pelanggan dalam satu dashboard
  • Laporan analitik dasar

Kelebihan aplikasi chatbot AI Chatfuel adalah adalah mampu mengurangi beban CS, meningkatkan peluang konversi prospek menjadi pembeli, menyediakan layanan 24/7, dan memudahkan penyesuaian bot saat ada promo atau perubahan kebutuhan bisnis.

4. HubSpot Chatbot Builder

HubSpot Chatbot Builder adalah fitur dari HubSpot yang memberikan kesempatan membuat chatbot untuk website dan langsung terhubung dengan HubSpot CRM. Chatbot ini bisa bekerja dengan belajar dari website, blog, dan knowledge base bisnis untuk memberi jawaban lebih relevan.

Fitur utamanya meliputi 

  • Integrasi CRM (data pengunjung dan chat otomatis masuk ke CRM)
  • Kualifikasi prospek (lead qualification)
  • Penjadwalan rapat
  • Pembuatan tiket support
  • Dukungan multi-bahasa

Manfaatnya, bisnis bisa melayani pengunjung 24/7, meningkatkan konversi, menghemat waktu tim sales/support, dan memberi pengalaman yang lebih personal karena chatbot memakai data CRM. 

Keempat platform chatbot AI ini adalah aplikasi chatbot AI gratis yang bisa langsung digunakan. Namun tersedia juga versi berbayar untuk mendapatkan fitur premium yang lebih advanced

FAQ

1. Apa itu chatbot AI?

Chatbot kecerdasan buatan (AI) adalah aplikasi atau antarmuka yang dapat melakukan percakapan layaknya manusia.

2. Apakah ada aplikasi chatbot AI gratis?

Banyak chatbot AI yang bisa kamu pakai secara gratis, tetapi ada juga beberapa yang menyediakan versi berbayar. 

3. Apakah chatbot merupakan aplikasi yang aman?

Aman, semua pesan obrolan dan data pengaturan saat menggunakan chatbot disimpan secara lokal di perangkat pengguna. 

Ingin Daftar Merek? Jangan Lupa Cek Potensinya Dulu!
Banyak merek gagal terdaftar karena tidak melalui analisis yang tepat. Pastikan kamu tidak melewatkan langkah penting ini sebelum mengajukan pendaftaran!
Pelajari Langkahnya Sekarang!

Saat kamu memakai aplikasi chatbot AI untuk jualan, biasanya bisnis akan tumbuh lebih cepat. Chat masuk makin ramai, transaksi meningkat, dan nama brand kamu makin sering dilihat pelanggan. 

Pada tahap ini, kamu perlu memastikan bahwa nama brand aman dan tidak dipakai pihak lain. Banyak pebisnis fokus meningkatkan penjualan, tetapi lupa melindungi merek dagangnya. Akibatnya, bisnis bisa mengalami masalah saat ingin ekspansi atau membangun reputasi jangka panjang.

Untuk mengurangi risiko tersebut, kamu perlu melakukan pengecekan merek sejak awal. Kamu bisa memakai layanan Cek Merek Online untuk melihat apakah brand kamu sudah terdaftar atau berpotensi bermasalah. Gunakan fitur ini sebelum kamu mengeluarkan biaya besar untuk iklan, kemasan, dan promosi. 

Setelah itu, jika kamu ingin proses pendaftaran berjalan lebih rapi dan terarah, kamu bisa menggunakan Jasa Daftar Merek agar pengurusan merek lebih praktis dan tidak menyita waktu.

Semoga informasi ini bermanfaat dan kamu bisa menemukan platforma chatbot AI yang tepat untuk perkembangan bisnis ke depannya!

Prabawanto Wijaya Avatar

Prabawanto Wijaya

Business Strategy Expert M. M

Business Strategy Expert dengan pengalaman lebih dari 11 tahun di bidang bisnis dan pengembangan brand. Berpengalaman dalam menyusun konten analisis, berita bisnis, serta panduan strategis yang membantu pelaku usaha memahami dinamika pasar, pengambilan keputusan, dan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Areas of Expertise: Business Consultant, Corporate Strategy Analyst, Growth Strategist, Corporate Strategy Analyst

Authors (2)

Prabawanto Wijaya

Primary Author
Business Strategy Expert M. M
Business Strategy Expert dengan pengalaman lebih dari 11 tahun di bidang bisnis dan pengembangan brand. Berpengalaman dalam menyusun konten analisis,…
Tim Editorial Mebiso
Tim Resmi Editorial
Artikel Terkait
9 Rekomendasi Bisnis Risiko Rendah yang Cocok Bagi Pemula

9 Rekomendasi Bisnis Risiko Rendah yang Cocok Bagi Pemula

Bisnis Ekspor Impor yang Siap Bersaing di Kancah Global

Bisnis Ekspor Impor yang Siap Bersaing di Kancah Global

Etika Bisnis: Faktor Penentu Konsumen Beli atau Berpaling

Etika Bisnis: Faktor Penentu Konsumen Beli atau Berpaling

Promosi Produk sebagai Penggerak Utama Transaksi Bisnismu

Promosi Produk sebagai Penggerak Utama Transaksi Bisnismu

Bisnis Jangka Panjang: Strategi Cerdas dengan Modal Kecil

Bisnis Jangka Panjang: Strategi Cerdas dengan Modal Kecil

Tantangan Bisnis Era Digital: Bertahan atau Tertinggal?

Tantangan Bisnis Era Digital: Bertahan atau Tertinggal?

Ingin Daftar Merek? Jangan Lupa Cek Potensi Keberhasilannya Dulu!