
Banyak yang Gagal Daftar Merek, Jangan Sampai Kamu Juga!
Masih banyak bisnis yang tidak sadar bahwa merek mereka berisiko ditolak. Yuk, kenali cara menilai potensi keberhasilan sebelum kamu mendaftar!
Bisnis bakery menjadi satu satu peluang usaha yang semakin berkembang dan mulai diminati di Indonesia. Dengan menjual berbagai jenis varian bakery, bisnis ini bisa mendatangkan omset yang cukup tinggi.
Banyak orang yang doyan mengonsumsi roti, kue, dan pastry karena rasanya manis dan lezat. Seperti di negara-negara Eropa, mereka menjadikan produk-produk bakery sebagai camilan dan hidangan acara tertentu.
Di Indonesia, sejarah bakery mulai dikenal sejak zaman kolonial Belanda. Pada mulanya, roti hanya bisa dikonsumsi oleh kalangan kelas tertentu. Tapi, akhirnya bisa dikonsumsi oleh kalangan umum.
Sekarang, telah banyak brand bakery lokal dan internasional yang telah menjamur dan bersaing secara kompetitif.
Oleh karena itu, jika Anda seorang pemilik brand roti, penting untuk bisa menyesuaikan tren dan berinovasi untuk menghasilkan roti yang disukai oleh pembeli.
Membuka toko bakery pun tidak perlu lagi di toko. Kini baker rumahan yang mempromosikan produk melalui media sosial pun semakin populer. Cara ini sangat cocok bagi Anda yang masih pemula dan hanya punya stok modal terbatas.
Dengan memanfaatkan media sosial, ada potensi bisnis bakery Anda akan dikenal oleh banyak orang. Semakin unik produk Anda, pembeli juga semakin penasaran untuk membelinya.
Kendati demikian, bisnis ini tidak selalu berjalan mulus seperti bisnis lain pada umumnya. Ada beberapa hal yang menjadi tantangan harus Anda hadapi seperti fluktuasi harga bahan baku dan persaingan semakin kompetitif.
Memulai bakery rumahan bisa menjadi opsi bagi Anda yang memiliki modal terbatas daripada harus memulai bisnis dengan meminjam toko fisik:

Dengan semakin naiknya tren dunia kuliner, maka bisnis bakery berpotensi menjanjikan dan menghasilkan omset. Tapi agar usaha bisa berjalan dengan baik, Anda bisa melakukan 8 langkah ini:
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan riset pasar. Anda bisa mencari tahu apa produk bakery yang sedang diminati dan dibutuhkan oleh target konsume.
Tentukan apakah Anda ingin memulai bisnis bakery untuk orang-orang yang menyukai roti manis, tawar, dessert, cake, atau pastry. Selain itu, lakukan juga riset mendalam soal kompetitor-kompetitor Anda.
Anda bisa mengetahui kelebihan dan kekurangan dari produk yang mereka jual dari harga yang variatif, pola konsumen, variasi produk, dan cara promosi yang memikat konsumen.
Riset bisa membantu bisnis Anda agar memiliki keunikan dibanding kompetitor dan memiliki nilai tambah.
Setelah mendapatkan data dari riset pasar, Anda bisa menentukan sistem pemasaran yang ingin Anda pilih seperti menggunakan sistem pre order dengan konsep bisnis bakery rumahan atau produksi harian.
Sistem pre order sangat cocok untuk pemula karena mencegah risiko produk tidak terjual secara berlebihan.
Ada juga pilihan membangun toko roti modern dengan konsep etalase display yang menarik, atau menitipkan jualan ke kafe dan minimarket.
Memiliki strategi bisnis yang tepat bisa membantu Anda dalam memiliki arahan bisnis yang jelas dan terarah. Rencana bisnis biasanya mencakup estimasi modal awal dalam memulai bisnis, biaya operasional, dan pemasaran.
Anda bisa menghitung berapa banyak pengeluaran yang dibutuhkan ketika membeli alat untuk membuat roti. Selain itu, Anda bisa membuat perhitungan tentang berapa banyak biaya untuk kemasan, listrik, dan karyawan yang membantu bisnis Anda.
Dengan pengeluaran yang jelas, Anda bisa mengelola keuangan dan tidak mengeluarkan biaya untuk sesuatu yang tidak perlu. Hal ini mencegah risiko kerugian dan arus kas lebih terkontrol.
Dalam usaha kuliner, kualitas rasa tentunya menjadi hal yang harus diperhatikan. Rasa yang lezat dan beda dengan kompetitor biasanya bisa menjadi penentu laku atau tidak produk tersebut.
Jika produk roti yang Anda jual memikat hati konsumen, mereka bisa saja melakukan repeat order. Selain rasa, Anda juga dapat mempertimbangkan daya tahan produk berapa lama tahan di kulkas/suhu ruang.
Visual yang menarik seperti roti kekinian dengan bentuk unik bisa juga meningkatkan daya tarik pembeli.
Jika Anda memilih untuk membuka toko fisik, maka tentukan lokasi yang strategis seperti di area kampus atau perkantoran, serta mudah ditemukan.
Sementara itu, Jika Anda ingin memulai bisnis dari rumah, pastikan kebersihan area tersebut dan sterilkan tempatnya.
Memiliki legalitas usaha yang legal diperlukan dalam menjalankan usaha kuliner. Anda dapat mengurus izin PIRT (Produksi Industri Rumah Tangga) agar produk memiliki jaminan keamanan pangan.
Legalitas yang resmi bisa meningkatkan rasa percaya konsumen dan bisa membuka peluang kerjasama dengan toko ritel atau marketplace. Anda bisa mempersiapkan dokumen yang resmi agar mendapatkan legalitas usaha yang sah.
Personal branding yang kuat dan profesional akan mudah menarik konsumen dan menjangkau target pasar. Anda bisa membuat logo yang menarik perhatian dan packaging yang menarik minat pembeli.
Anda bisa memanfaatkan peran sosial media agar bisa mempromosikan bisnis bakery milik Anda dengan cara cepat hanya menggunakan modal internet. Unggah foto produk yang menarik juga di marketplace dan sertakan testimoni pelanggan.
Jangan terlalu buru-buru memulai dengan kapasitas besar, tetapi berisiko mengalami kerugian besar. Anda bisa memulai dengan skala kecil, kemudian melakukan evaluasi secara berkala.
Teruslah melakukan evaluasi dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi saat menjalankan bisnis. Selain itu, terus lakukan inovasi agar dagangan Anda selalu up to date. Kuncinya Anda harus konsistens menghasilkan kualitas produk yang tidak mengecewakan konsumen.
Memulai bisnis bakery dari rumah sangat bervariatif, tergantung dari skala usaha. Biasanya kisaran dari harga Rp1–5 juta untuk skala pemula dan bisa sampai Rp5–10 juta untuk skala kecil yang lebih lengkap.
Dalam menentukan harga jual yang kompetitif untuk penjualan bakery, Anda harus melibatkan langsung harga pokok produksi (HPH), menentukan margin keuntungan, riset harga kompetitor, dan menyesuaikan dengan segmentasi pasar.
Anda bisa menjaga kualitas roti agar tetap baik saat dijual dengan mencegah jamur, mendinginkan secara tepat, menggunakan pengemasan kedap udara, melindungi keamanan roti, dan menggunakan jasa pengiriman instan agar roti tidak cepat basi.
Ingin Daftar Merek? Jangan Lupa Cek Potensinya Dulu!
Banyak merek gagal terdaftar karena tidak melalui analisis yang tepat. Pastikan kamu tidak melewatkan langkah penting ini sebelum mengajukan pendaftaran!
Saat memulai bisnis bakery, bukan hanya kualitas rasa dan harga yang harus pedagang perhatikan. Merek bakery pun harus dibuat seunik mungkin agar tidak memunculkan sengketa hukum yang bisa menimpa karena adanya kemiripan brand Anda dengan milik orang lain.
Oleh karena itu, lakukan cek merek online sebelum meluncurkan brand untuk tahu potensi keamanan brand Anda di pasar.
Setelah pengecekan dilakukan dan tidak ada kemiripan dengan pihak lain, Anda bisa menghubungi jasa daftar merek terpercaya yang akan membantu proses pendaftaran merek Anda ke DJKI. Merek Anda pun akan berada di bawah perlindungan hukum dan aman dari sengketa.***