
Banyak yang Gagal Daftar Merek, Jangan Sampai Kamu Juga!
Masih banyak bisnis yang tidak sadar bahwa merek mereka berisiko ditolak. Yuk, kenali cara menilai potensi keberhasilan sebelum kamu mendaftar!
Skala bisnis berubah saat transaksi tidak lagi berhenti di dalam negeri. Bisnis ekspor impor memungkinkan produk bisnis bergerak dari satu negara ke negara lain sehingga bisa menjangkau pasar yang lebih luas, distributor baru, dan nilai transaksi yang jauh lebih besar.
Namun, semakin luas pasar, semakin besar pula potensi konflik terutama menyangkut merek.
Di dalam praktik jual beli internasional, merek bukan hanya sekadar identitas bisnis semata. Lebih dari itu, merek adalah sebuah alat transaksi, penentu kepercayaan pelanggan, dan aset yang biasanya jadi aspek penilaian sebelum kontrak disepakati atau ditandatangani para pihak yang terlibat.
Banyak pelaku usaha yang telah berhasil menjual produknya ke luar negeri, namun terpaksa harus berhenti distribusinya karena mereknya kena klaim atau ditolak di pasar tujuan. Di titik inilah bisnis ekspor impor menuntut kesiapan yang lebih matang dari biasanya.
Bukan hanya soal pengiriman, pembayaran, dan mitra dagang, tapi juga kepastian bahwa merek yang kamu pakai benar-benar aman untuk kamu perjualbelikan secara global.
Mari pahami selengkapnya tentang bagaimana pentingnya perlindungan merek dalam hal menjalankan bisnis ekspor impor dalam ulasan artikel di bawah berikut!
Permintaan produk lintas negara terus menerus meningkat. Konsumen global cenderung mencari variasi produk, keunikan lokal, dan harga yang kompetitif.
Inilah faktor-faktor yang turut membuat potensi bisnis ekspor impor semakin terbuka lebar, khususnya bagi pelaku usaha yang sudah memiliki produk yang matang di pasar domestik.
Beberapa faktor yang turut mendorong peluang ini jadi semakin kuat, antara lain sebagai berikut:
Meski begitu, peluang-peluang ini hanya bisa berjalan secara maksimal ketika transaksi berjalan tanpa adanya gangguan hukum, termasuk dalam hal sengketa merek.

Banyak yang membahas cara memulai bisnis ekspor impor dari sisi teknis: penyiapan dokumen, bea cukai, dan pengiriman.
Namun, bagi para pelaku usaha yang sudah terbiasa bertransaksi setiap harinya, tantangan terbesarnya justru muncul ketika mereknya mulai banyak yang mengenalinya di luar negeri.
Beberapa langkah krusial yang sering kali diabaikan oleh pemilik bisnis antara lain seperti:
Di dalam transaksi jual beli lintas negara, kesalahan merek bukanlah sebuah kesalahan yang sepele. Sekali merek bermasalah, maka dampaknya bisa berujung pada pembatalan kontrak, penghentian distribusi, dan reputasi bisnis yang rusak.
Karena itulah, bisnis ekspor impor yang sehat akan selalu bermula dari satu hal penting: memastikan bahwa merek aman sebelum volume transaksinya jadi besar.
Pelaku bisnis ekspor impor yang masih pemula sering kali akan terfokus pada kecepatan transaksi. Ketika ada pembeli asing yang tertarik, seketika juga produksi dikejar, mempercepat pengirimannya, dan menyegerakan penandatanganan kontrak.
Namun sayangnya, banyak yang belum memahami bahwa merek adalah bagian dari isi transaksi itu sendiri, meski tidak secara eksplisit tertulis di invoice.
Beberapa risiko umum yang sering kali muncul antara lain seperti:
Faktanya risiko-risiko ini bukanlah teori saja. Hal ini adalah kejadian nyata dalam dunia bisnis ekspor dan impor yang banyak pemilik bisnis alami.
Di dalam konteks transaksi internasional, merek punya fungsi penting sebagai berikut:
Karena itulah, tanpa perlindungan merek yang aman, produk hanya akan menjadi komoditas yang mudah tergantikan. Inilah sebabnya, sebuah bisnis ekspor dan impor yang menjanjikan selalu dibangun di atas perlindungan merek yang betul-betul jelas status hukumnya.
Tidak ada pembeli atau buyer besar yang ingin berurusan dengan produk yang status mereknya masih tak tentu alias masih abu-abu. Tidak ada pula distributor serius yang mau mengambil risiko terlibat dalam konflik hukum karena kelalaian merek. Walaupun pahit, namun inilah realitas transaksi dalam level internasional.
Karena itulah pelaku usaha yang memahami hal-hal di atas, akan melakukan beberapa hal seperti:
Dalam konteks ini, bisnis yang menjalankan aktivitas ekspor dan impor bukan lagi sekadar okus pada jual beli barang saja, melainkan juga pada jual beli kepercayaan.
Ya, sebab merek terdaftar bukan sekadar pelengkap biasa. Tanpa memiliki merek terdaftar, maka transaksi bisnis akan bisa tertunda atau batal.
Karena produknya menjangkau pemasaran lintas wilayah sehingga potensi kemiripan merek meningkat. Nama yang aman di Indonesia belum tentu aman di pasar lain.
Ya. Justru bisnis ekspor dan impor yang masih awal sering jadi target karena belum memiliki proteksi hukum yang kuat, khususnya dalam hal perlindungan mereknya.
Cek merek idealnya bisnis lakukan sebelum produk mulai dipasarkan ke luar negeri atau sebelum kontrak distribusi tersepakati dengan pihak lain.
Ingin Daftar Merek? Jangan Lupa Cek Potensinya Dulu!
Banyak merek gagal terdaftar karena tidak melalui analisis yang tepat. Pastikan kamu tidak melewatkan langkah penting ini sebelum mengajukan pendaftaran!
Pada tahap ini, keputusan strategis harus pemilik bisnis lakukan untuk melindungi mereknya untuk kebutuhan ekspor dan impor.
Sebelum volume transaksi membesar dan jalur distribusi mulai luas, langkah paling rasional adalah memastikan merek aman dari potensi klaim.
Mari gunakan fitur cek merek online AI dari Mebiso untuk cek potensi keberhasilan pendaftaran merekmu sebelum mulai memasuki pasar global.
Setelahnya, lanjutkan dengan pendaftaran merek resmi agar transaksi berjalan tanpa gangguan hukum bersama dengan jasa merek profesional dari Jasa Merek untuk menjaga keberlangsungan transaksi ekspor dan impor bisnismu.