
Banyak yang Gagal Daftar Merek, Jangan Sampai Kamu Juga!
Masih banyak bisnis yang tidak sadar bahwa merek mereka berisiko ditolak. Yuk, kenali cara menilai potensi keberhasilan sebelum kamu mendaftar!
Marketplace Facebook bisa menjadi pilihan efektif bagi pebisnis yang ingin menjual produk secara online dengan mudah.
Meski ada banyak marketplace lain, Facebook Marketplace memiliki beberapa keunggulan yang membedakannya seperti tidak memerlukan biaya awal saat mengunggah produk, sehingga marketplace ini sangat cocok untuk pebisnis kecil.
Marketplace ini juga menggunakan algoritma sosial untuk menampilkan produk secara lokal maupun global. Anda pun bisa menjangkau target lebih luas dan meningkatkan penjualan.
Keunggulan ini yang menjadi salah satu faktor lain mengapa marketplace milik Facebook berbeda dengan marketplace lain.
Jual produk di Facebook marketplace memberikan beberapa keuntungan, salah satunya dengan kemudahan akses menjangkau banyak pembeli yang terhubung langsung dengan Anda di Facebook. Berikut ini 7 cara jualannya:
Langkah pertama harus Anda lakukan adalah menyiapkan akun Facebook yang aktif dan terlihat kredibel. Akun dinilai kredibel ketika ada informasi jelas mengenai identitas diri dan foto profil yang sesuai.
Hal yang harus diingat, jangan menggunakan profil pribadi untuk bisnis karena akun bisa terkena suspend. Anda bisa membuat Facebook Page lalu mengisi identitas bisnis seperti foto profil, cover, dan halaman.
Kemudian, bangun lebih banyak kredibilitas seperti verifikasi halaman, menghubungkan akun ke Instagram untuk meningkatkan kredibilitas lintas platform, serta menambahkan WhatsApp Business.
Setelah daftar Facebook marketplace, Anda bisa langsung mempersiapkan listing dengan memilih kategori produk yang akan Anda jual, memberikan deskripsi terkait produk, unggah foto produk.
Unggah 5–10 foto produk berkualitas tinggi agar listing terlihat lebih profesional. Gunakan juga judul yang SEO-friendly dan persuasif agar menarik minat pembeli.
Sebelum menentukan harga kompetitif, Anda bisa melakukan riset pasar dulu untuk melihat harga barang dengan produk yang sama di marketplace atau grup. Tentukan harga yang kompetitif dan sesuai dengan pasar.
Ketika listing dan harga produk telah ditentukan, lakukan interaksi dengan calon pembeli. Anda dapat langsung menghubungi mereka melalui fitur FB Messenger.
Gunakan komunikasi yang sopan dan jelas agar pembeli tidak merasa bingung ketika ingin melakukan checkout. Jawaban yang responsif bisa meningkatkan loyalitas pembeli.
Jika Anda bisa menjawab dalam hitungan 10–30 menit, itu lebih baik karena Anda akan terlihat responsif. Atau, Anda juga bisa menggunakan auto reply karena pembeli biasanya tidak sabar menunggu jawaban terlalu lama.Â
Produk bisa cepat laku ketika Anda menggunakan promosi yang tepat seperti menggunakan iklan berbayar, membagikan listing produk ke grup jual beli produk lokal untuk menjangkau target pasar lebih luas.
Promosi untuk pelanggan baru maupun lama dapat meningkatkan loyalitas dan mendorong repeat order.
Setelah produk diunggah dan menggunakan promosi yang tepat, aturlah metode pembayaran di marketplace Facebook yang mudah diakses pembeli.
Anda bisa menyediakan metode pembayaran seperti COD atau transfer digital. Anda juga bisa mempertimbangkan untuk menggunakan jasa kurir yang resmi dan terpercaya, pastikan ada nomor resi.
Semakin cepat produk dikirim dan diterima, maka akan bisa meningkatkan loyalitas pembeli.
Pantau performa listing produk secara berkala. Jika produk tersebut kurang menarik pembeli atau tidak laku di pasaran, lakukan evaluasi untuk memahami apa yang salah dari produk atau strategi bisnismu.
Untuk meningkatkan penjualan, Anda bisa menyesuaikan listing berdasarkan respons pasar agar produk lebih laku lagi.
Ada beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika memilih menjual produk dengan menggunakan marketplace Facebook:
Tentu. Anda masih bisa berjualan di Facebook tanpa berteman dengan pembeli, karena Facebook memang didesain sebagai platform publik. Hal ini akan membuat siapa pun bisa melihat produk yang Anda jual.
Sebenarnya Facebook tidak menetapkan batas unggah produk. Namun, batas maksimal biasanya tergantung pada umur akun dan reputasi. Akun baru biasanya dibatasi hanya 1–5 produk per hari untuk mencegah spam.
Akun lama dibatasi hanya 150–200 produk per hari. Disarankan juga tidak melebihi 200 listing yang aktif agar tidak dicurigai atau terasa berlebihan.
Anda juga harus memperhatikan kalau upload puluhan produk dalam waktu hitungan menit dapat memicu blokir sementara karena algoritma bisa menganggap bot.
Tentu. Anda bisa menggunakan akun bisnis saat berjualan di marketplace Facebook dengan menggunakan profil mode profesional dan Facebook Page.
Ketika menggunakan akun bisnis, Anda bisa upload katalog produk dalam jumlah yang besar melalui katalog Meta. Lalu, gunakan iklan FB Ads untuk memasarkan produk.
Ingin Daftar Merek? Jangan Lupa Cek Potensinya Dulu!
Banyak merek gagal terdaftar karena tidak melalui analisis yang tepat. Pastikan kamu tidak melewatkan langkah penting ini sebelum mengajukan pendaftaran!
Marketplace Facebook bisa menjadi pilihan berjualan produk, baik fisik maupun digital dengan biaya yang relatif efisien.
Namun, sebelum mulai berjualan dan membangun brand, penting untuk memastikan bahwa merek yang Anda gunakan tidak memiliki kemiripan dengan merek milik pihak lain.
Oleh karena itu, Anda bisa melakukan cek merek online melalui layanan Mebiso untuk mengetahui apakah merek yang akan digunakan aman dan tersedia. Dengan melakukan pengecekan sejak awal, Anda dapat mengurangi risiko masalah hukum di kemudian hari.
Jika merek sudah dipastikan aman, Anda bisa melanjutkan proses pendaftaran merek melalui Jasa Daftar Merek. Sebagai layanan pendaftaran merek yang terpercaya dan resmi, Jasa Merek akan membantu proses pendaftaran merek ke DJKI secara praktis dan cepat, sehingga Anda bisa fokus berjualan di Facebook marketplace.