
Banyak yang Gagal Daftar Merek, Jangan Sampai Kamu Juga!
Masih banyak bisnis yang tidak sadar bahwa merek mereka berisiko ditolak. Yuk, kenali cara menilai potensi keberhasilan sebelum kamu mendaftar!
Pebisnis andal pasti akan memikirkan strategi penjualan produk yang tepat agar bisnis semakin berkembang dan dikenali oleh konsumen.
Strategi yang jitu bisa saja menjadi fondasi yang menentukan bisnis berjalan dengan lancar. Bisnis yang mampu bertahan ketika diterpa masalah berpotensi untuk berkembang secara stabil.
Banyak pebisnis yang memiliki produk berkualitas, tapi gagal beroperasi karena tidak bisa mencapai target yang diinginkan. Terutama akibat tidak adanya perencanaan yang matang terkait penjualan produk.
Oleh karena itu, strategi penjualan produk yang tepat bisa menjalankan bisnis secara profesional. Strategi penjualan bisa membantu bisnis dalam menjual produk yang laku di pasaran.
Tanpa strategi penjualan yang matang, promosi bisa salah sasaran dan anggaran pemasaran bisa terbuang secara percuma. Anda bisa melakukan riset pasar secara mendalam agar pendekatan yang dilakukan bisa efektif.
Selain itu, strategi penjualan bisa meningkatkan produktivitas tim, sehingga kinerja tim bisa terukur dan terkontrol. Hal ini akan membuat penjualan bisa lebih sistematis dan hasil yang didapatkan cukup baik.
Di tengah persaingan yang semakin ketat, baik di pasar offline maupun online, bisnis bisa dengan mudah tertinggal jika tidak memiliki strategi yang tepat. Terlebih lagi, kompetitor dapat menawarkan produk serupa dengan harga yang lebih rendah, sehingga persaingan menjadi semakin menantang.
Oleh karena itu, penting merancang strategi penjualan produk yang terstruktur, mulai dari meningkatkan nilai pembelian melalui promosi bundling, membangun retensi lewat program loyalitas, hingga memperluas minat pasar dengan memperkenalkan produk baru yang relevan dengan kebutuhan konsumen.
Strategi dengan rencana yang jelas bisa memberikan peluang agar pembeli dapat melakukan repeat order, meningkatkan loyalitas konsumen, dan memperluas jaringan distribusi.
Melakukan closing yang cepat bukan berarti harus memaksa pembeli untuk membeli produk yang Anda tawarkan. Berikut ini sembilan cara yang bisa Anda ikuti:
Saat memasarkan produk, langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah menentukan target pasar secara spesifik. Kenali siapa calon pembeli Anda, bagaimana kebiasaan belanja mereka, serta rentang usia yang paling relevan dengan produk tersebut.
Penawaran yang tepat sasaran akan bisa mempermudah konsumen mengambil keputusan pembelian karena produk tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka.

Bukan hanya menjangkau target pasar, membangun kredibilitas juga bisa meningkatkan loyalitas konsumen. Anda bisa menampilkan testimoni pelanggan atau bukti penggunaan produk yang berdampak untuk pembeli.
Berkomunikasilah dengan jujur, lugas, dan transparan ke konsumen yang tertarik dengan produk Anda. Konsumen cenderung membeli dari penjual yang terlihat profesional dan dapat dipercaya.
Strategi penjualan produk yang tepat harus didasarkan pada pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan. Semakin relevan produk dengan apa yang sedang mereka cari, semakin besar peluang produk tersebut untuk cepat terjual.
Anda juga harus mampu menjelaskan soal produk Anda ke pelanggan seperti memberikan informasi kegunaannya, kelebihan, serta manfaat dari memakai produk tersebut.
Manfaatkan fitur live streaming pada platform seperti TikTok dan Instagram untuk melakukan QnA. Pada sesi ini, Anda bisa mengajukan pertanyaan ke konsumen atau membiarkan mereka bertanya kepada Anda tentang segala hal yang menyangkut produk.
Hal ini akan membuat Anda terlihat lebih responsif terhadap kebutuhan konsumen sekaligus memudahkan Anda bersaing dengan kompetitor.
Memberikan penawaran terbatas bisa menjadi strategi efektif saat menjual produk. Banyak pembeli cenderung tertarik pada harga yang lebih terjangkau, terutama jika dibandingkan dengan kompetitor.
Sampaikan secara persuasif bahwa promo tersebut memiliki batas waktu dan hanya berlaku beberapa hari saja. Ketika konsumen mengetahui bahwa penawaran memiliki batas waktu, mereka akan lebih terdorong untuk segera mengambil keputusan pembelian.
Strategi penjualan produk online selanjutnya yaitu mempermudah proses transaksi. Proses pembayaran yang rumit cenderung menghambat closing.
Untuk mencegahnya, sediakan opsi pembayaran cash dan sistem pembayaran digital secara bersamaan untuk memudahkan para pelanggan belanja. Jika pembeli mengalami kendala saat proses checkout, segera respons dan bantu mereka menyelesaikannya
Setelah transaksi selesai, lakukan follow up untuk memastikan kepuasan pelanggan. Langkah ini memberi kesempatan bagi pembeli untuk berbagi pengalaman sekaligus membangun hubungan jangka panjang.
Anda juga dapat menggunakan CRM (Customer Relationship Management) untuk mempercepat proses penjualan, merekam interaksi pembeli, serta memberi notifikasi yang mendorong pembeli untuk menulis testimoni.
Dengan begitu, Anda dapat merancang strategi penjualan produk selanjutnya sesuai data-data yang telah didapatkan dari pembeli.
Terdapat perbedaan antara menjual produk digital dan menjualnya melalui produk fisik. Berikut ini beberapa karakteristik dari strategi penjualan produk melalui digital:
Tentukan target pasar dengan cara identifikasi buyer persona berdasarkan profil konsumen secara online baik dari segi psikografis maupun demografis. Selain itu, Anda juga harus menentukan niche market, melakukan analisis ke kompetitor, dan melakukan market testing.
Sebenarnya tidak ada satu strategi yang cocok untuk setiap jenis produk digital, walaupun infrastrukturnya serupa seperti internet dan sistem pembayaran digital.
Hal ini disebabkan karena efektivitas strategi bisa bergantung pada model bisnis, harga, dan perilaku konsumen masing-masing produk.
Jika menggunakan iklan berbayar seperti Meta Ads atau Google Ads, hasil awal biasanya bisa mulai terlihat dalam 1–7 hari setelah kampanye aktif selama 24–48 jam.
Untuk strategi seperti email marketing atau promosi organik di media sosial, hasil umumnya mulai terlihat dalam 2–4 minggu.
Strategi jangka menengah dengan menggunakan content marketing dapat dianalisis hasilnya kisaran 3–6 bulan.
Sementara itu, strategi jangka panjang untuk membangun reputasi brand seperti SEO dapat dilihat hasilnya setelah 6–12 bulan.
Ingin Daftar Merek? Jangan Lupa Cek Potensinya Dulu!
Banyak merek gagal terdaftar karena tidak melalui analisis yang tepat. Pastikan kamu tidak melewatkan langkah penting ini sebelum mengajukan pendaftaran!
Strategi penjualan produk memang membantu Anda memahami kebutuhan konsumen sekaligus memasarkan produk secara lebih efektif.
Namun sebelum melangkah lebih jauh, pastikan merek Anda sudah aman dipasarkan dengan melakukan Cek Merek Dagang AI melalui Mebiso untuk mengetahui potensi kemiripan secara cepat dan akurat dengan bantuan teknologi AI.
Jika tidak ditemukan indikasi kesamaan dengan merek lain, Anda bisa langsung melanjutkan ke tahap pendaftaran melalui layanan Jasa Paten Merek. Tim kami siap membantu proses pengajuan ke DJKI dalam waktu 1 hari kerja.