
Banyak yang Gagal Daftar Merek, Jangan Sampai Kamu Juga!
Masih banyak bisnis yang tidak sadar bahwa merek mereka berisiko ditolak. Yuk, kenali cara menilai potensi keberhasilan sebelum kamu mendaftar!
Di jaman serba online seperti sekarang, siapa pun bisa menjadi seller dengan mudahnya tanpa harus punya toko berbentuk bangunan. Ya, ada banyak sekali pilihan platform belanja digital yang dapat digunakan untuk memasarkan produk secara online.
Namun, para seller harus menghadapi persaingan yang makin padat, biaya promosi makin tinggi, serta perilaku konsumen yang berubah cepat. Banyak pelaku usaha akhirnya mencari platform baru yang mampu memberi peluang lebih segar.
Di sinilah Toco marketplace Indonesia mulai mendapat perhatian. Platform ini dianggap cocok untuk wirausahawan yang ingin membuka jalur penjualan baru. Konon, Toco dinilai lebih fair, karena seller baru tidak perlu bersaing habis-habisan di halaman pencarian marketplace besar.
Setiap platform punya pola permainan sendiri. Nah, Toco marketplace punya beberapa perbedaan yang terasa cukup menonjol dibanding marketplace lain. Berikut perbedaan yang dimaksud:
Memulai bisnis di marketplace baru sering terasa membingungkan, terutama jika prosesnya terlalu teknis. Namun pada umumnya, pendaftaran Toco marketplace dapat dilakukan dengan alur yang relatif sederhana. Berikut tahapan yang bisa dijadikan gambaran praktis:
Buat akun Toco menggunakan email aktif atau nomor HP yang benar-benar dipakai setiap hari. Jangan gunakan nomor cadangan yang jarang dibuka, karena kode OTP, notifikasi pesanan, hingga informasi transaksi biasanya akan masuk lewat jalur ini.
Setelah akun dibuat, tahap berikutnya adalah menentukan nama toko, kategori produk, serta deskripsi singkat. Pilih nama yang terasa profesional, mudah diingat, dan tidak memicu kebingungan konsumen.
Seller Toco marketplace perlu memasukkan alamat toko dan pengiriman barang secara detail. Alamat yang kurang jelas bisa membuat pengiriman terlambat atau paket nyasar. Alamat sebaiknya dilengkapi patokan lokasi, kecamatan, hingga kode pos yang sesuai.
Biasanya sistem akan meminta verifikasi identitas seperti KTP, NPWP, atau dokumen pendukung usaha. Tujuan verifikasi ini adalah agar marketplace punya data yang jelas tentang siapa pemilik toko.
Rekening bank harus sesuai dengan data pemilik akun, agar proses pencairan hasil penjualan tidak tersendat. Kesalahan satu digit rekening saja bisa membuat uang tertahan lebih lama dari yang seharusnya.
Setelah rekening aman, seller perlu memilih jasa kirim yang tersedia dan mengaktifkan opsi yang paling relevan. Pilih ekspedisi yang mudah dijangkau dari lokasi usaha. Percuma mengaktifkan banyak ekspedisi jika titik drop off terdekat terlalu jauh.
Foto produk harus jelas, harga harus realistis, dan deskripsi harus menjawab kebutuhan pembeli. Hindari unggah produk dengan foto gelap atau deskripsi pendek seperti “bagus banget” karena hal itu membuat toko terlihat kurang meyakinkan.
Banyak seller gagal karena hanya fokus upload produk, lalu berharap ada pembeli datang otomatis. Nah, berikut merupakan strategi jualan di Toco marketplace untuk seller pemula:
Pastikan produk disusun dengan kategori jelas, misalnya “Produk Terlaris”, “Paket Hemat”, atau “Rekomendasi Pemula”. Jika etalase terlihat acak, calon pembeli sering kabur karena merasa toko tidak serius.
Gunakan pencahayaan terang, sudut foto bervariasi, serta latar belakang bersih agar produk terlihat premium. Misalnya jika kamu menjual makanan, tampilkan tekstur detailnya supaya pembeli merasa lapar hanya dari melihat gambar.
Judul perlu memakai kata kunci umum yang biasa dipakai pembeli. Misal jika kamu menjual parfum, tulis judul spesifik seperti “Parfum Wanita Tahan Lama Aroma Vanilla 30ml”. Cara ini membuat produk lebih mudah muncul ketika orang mencari parfum vanilla atau parfum tahan lama.
Deskripsi produk jangan dibuat kaku seperti brosur. Jelaskan manfaat, ukuran, bahan, cara pakai, sampai siapa yang cocok memakai produk tersebut. Misalnya menjual skincare, tulis tipe kulit yang cocok dan efeknya dalam pemakaian rutin.
Produk satuan sering kalah saing karena pembeli cenderung mencari nilai lebih. Maka, buat bundling seperti paket 2 pcs lebih murah, paket keluarga, atau paket coba-coba untuk pemula. Trik bundling ini sering membuat nilai pesanan naik tanpa perlu iklan besar.
Banyak seller mengira promo harus besar, padahal promo kecil tetapi konsisten lebih ampuh membuat toko terlihat aktif. Misalnya gratis ongkir di jam tertentu, voucher pembelian kedua, atau bonus kecil untuk order pertama.
Di marketplace, pembeli sangat sensitif dengan chat tidak dibalas, pengiriman telat, atau update pesanan yang tidak jelas. Usahakan respon cepat, minimal beri jawaban singkat. Upayakan pula packing barang dengan rapi, agar pembeli merasa produknya aman ketika diterima.
Dibuat oleh Arnold Sebastian Egg, pendiri Toko Bagus (OLX) dan dikembangkan oleh perusahaan Toco di Indonesia.
Ada, tetapi biasanya tetap ada biaya lain seperti biaya layanan, ongkir, atau biaya pembayaran.
Mulai dari Rp300 ribu-Rp1,5 juta untuk stok kecil. Jika ingin lebih serius, siapkan Rp2-5 juta.
Ingin Daftar Merek? Jangan Lupa Cek Potensinya Dulu!
Banyak merek gagal terdaftar karena tidak melalui analisis yang tepat. Pastikan kamu tidak melewatkan langkah penting ini sebelum mengajukan pendaftaran!
Saat jualan di Toco marketplace mulai ramai, nama toko dan produk otomatis ikut dikenal banyak orang. Nah, jangan sampai toko sudah capek dibangun hingga besar, namun malah mereknya diambil pihak lain duluan.
Supaya lebih aman, lakukan cek merek online di Mebiso terlebih dahulu. Proses pengecekan di Mebiso akan memberi gambaran apakah nama brand berpotensi bentrok dengan merek lain. Ini langkah sederhana, tapi bisa menyelamatkan bisnis dari risiko ganti nama di tengah jalan.
Kalau nama brand sudah aman, langkah berikutnya ialah segera daftarkan merek dagang lewat platform Jasa Merek. Dibanding mengurus sendiri yang rawan salah teknis, jasa daftar merek di Jasa Merek siap memberi pendampingan jelas dari awal sampai akhir.