7 Strategi Jualan Laris di Toco Marketplace untuk Pemula

Highlights
  • Toco Marketplace menjadi jalur alternatif bagi seller pemula yang ingin jualan online tanpa harus bersaing ketat dengan seller besar.
  • Perbedaan mencolok Toco dibanding marketplace lain, mulai dari persaingan lebih manusiawi, sampai peluang brand lebih menonjol.
  • Pendaftaran Toco untuk seller harus dilakukan secara detail agar toko terlihat profesional sejak pertama terbit.
  • Strategi jualan agar tidak sepi, dari cara membangun trust, meningkatkan eksposur, hingga membuat toko lebih cepat laris.
  • Perlindungan merek perlu dikedepankan saat produk mulai dipasarkan, agar nantinya tidak ada peniruan yang berpotensi merugikan.
Banyak yang Gagal Daftar Merek, Jangan Sampai Kamu Juga!
Masih banyak bisnis yang tidak sadar bahwa merek mereka berisiko ditolak. Yuk, kenali cara menilai potensi keberhasilan sebelum kamu mendaftar!
Pelajari Langkahnya Sekarang!

Mengapa Toco Marketplace Mulai Dilirik Pebisnis Digital?

Di jaman serba online seperti sekarang, siapa pun bisa menjadi seller dengan mudahnya tanpa harus punya toko berbentuk bangunan. Ya, ada banyak sekali pilihan platform belanja digital yang dapat digunakan untuk memasarkan produk secara online.

Namun, para seller harus menghadapi persaingan yang makin padat, biaya promosi makin tinggi, serta perilaku konsumen yang berubah cepat.  Banyak pelaku usaha akhirnya mencari platform baru yang mampu memberi peluang lebih segar.

Di sinilah Toco marketplace Indonesia mulai mendapat perhatian. Platform ini dianggap cocok untuk wirausahawan yang ingin membuka jalur penjualan baru. Konon, Toco dinilai lebih fair, karena seller baru tidak perlu bersaing habis-habisan di halaman pencarian marketplace besar.

Perbedaan Mencolok Toco Dibanding Marketplace Lain

Setiap platform punya pola permainan sendiri. Nah, Toco marketplace punya beberapa perbedaan yang terasa cukup menonjol dibanding marketplace lain. Berikut perbedaan yang dimaksud:

  • Persaingan terasa lebih senggang: Di Toco marketplace, peluang untuk tampil masih terasa lebih terbuka karena ekosistemnya belum terlalu padat.
  • Alur pengelolaan toko sederhana: Fitur Toco marketplace dinilai lebih ringan dari sisi alur kerja, sehingga seller bisa fokus pada hal penting seperti stok, pelayanan, dan strategi promosi.
  • Produk lebih mudah dibentuk menjadi brand: Marketplace ini memberikan ruang yang lebih nyaman untuk seller menampilkan karakter produk melalui tampilan katalog, deskripsi, hingga cara membangun kredibilitas toko.
  • Peluang eksposur tidak terlalu bergantung iklan:  Seller masih bisa membangun traffic lewat pengelolaan toko, promo sederhana, hingga konsistensi performa layanan.
  • Cocok untuk seller yang ingin ekspansi: Marketplace ini dipandang seperti lapak baru di lokasi strategis, yang bukan sekadar jadi tempat jualan musiman.

Cara Daftar Toco Marketplace untuk Memulai Penjualan

Memulai bisnis di marketplace baru sering terasa membingungkan, terutama jika prosesnya terlalu teknis. Namun pada umumnya, pendaftaran Toco marketplace dapat dilakukan dengan alur yang relatif sederhana. Berikut tahapan yang bisa dijadikan gambaran praktis:

1. Registrasi Akun Seller

Buat akun Toco menggunakan email aktif atau nomor HP yang benar-benar dipakai setiap hari. Jangan gunakan nomor cadangan yang jarang dibuka, karena kode OTP, notifikasi pesanan, hingga informasi transaksi biasanya akan masuk lewat jalur ini.

2. Penentuan Identitas Toko

Setelah akun dibuat, tahap berikutnya adalah menentukan nama toko, kategori produk, serta deskripsi singkat. Pilih nama yang terasa profesional, mudah diingat, dan tidak memicu kebingungan konsumen.

3. Pengisian Alamat Operasional

Seller Toco marketplace perlu memasukkan alamat toko dan pengiriman barang secara detail. Alamat yang kurang jelas bisa membuat pengiriman terlambat atau paket nyasar. Alamat sebaiknya dilengkapi patokan lokasi, kecamatan, hingga kode pos yang sesuai.

4. Verifikasi Data dan Dokumen

Biasanya sistem akan meminta verifikasi identitas seperti KTP, NPWP, atau dokumen pendukung usaha. Tujuan verifikasi ini adalah agar marketplace punya data yang jelas tentang siapa pemilik toko.

5. Pengaturan Rekening Pencairan Dana

Rekening bank harus sesuai dengan data pemilik akun, agar proses pencairan hasil penjualan tidak tersendat. Kesalahan satu digit rekening saja bisa membuat uang tertahan lebih lama dari yang seharusnya.

6. Pengaturan Jasa Pengiriman

Setelah rekening aman, seller perlu memilih jasa kirim yang tersedia dan mengaktifkan opsi yang paling relevan. Pilih ekspedisi yang mudah dijangkau dari lokasi usaha. Percuma mengaktifkan banyak ekspedisi jika titik drop off terdekat terlalu jauh.

7. Upload Produk Pertama Secara Serius

Foto produk harus jelas, harga harus realistis, dan deskripsi harus menjawab kebutuhan pembeli. Hindari unggah produk dengan foto gelap atau deskripsi pendek seperti “bagus banget” karena hal itu membuat toko terlihat kurang meyakinkan.

Strategi Jual Produk di Toco Marketplace agar Tidak Sepi

Banyak seller gagal karena hanya fokus upload produk, lalu berharap ada pembeli datang otomatis. Nah, berikut merupakan strategi jualan di Toco marketplace untuk seller pemula:

1. Bangun Etalase Produk

Pastikan produk disusun dengan kategori jelas, misalnya “Produk Terlaris”, “Paket Hemat”, atau “Rekomendasi Pemula”. Jika etalase terlihat acak, calon pembeli sering kabur karena merasa toko tidak serius.

2. Foto Produk Harus Menggoda Mata

Gunakan pencahayaan terang, sudut foto bervariasi, serta latar belakang bersih agar produk terlihat premium. Misalnya jika kamu menjual makanan, tampilkan tekstur detailnya supaya pembeli merasa lapar hanya dari melihat gambar.

3. Judul Produk yang Mudah Dicari

Judul perlu memakai kata kunci umum yang biasa dipakai pembeli. Misal jika kamu menjual parfum, tulis judul spesifik seperti “Parfum Wanita Tahan Lama Aroma Vanilla 30ml”. Cara ini membuat produk lebih mudah muncul ketika orang mencari parfum vanilla atau parfum tahan lama.

4. Deskripsi Produk Harus Seperti Solusi

Deskripsi produk jangan dibuat kaku seperti brosur. Jelaskan manfaat, ukuran, bahan, cara pakai, sampai siapa yang cocok memakai produk tersebut. Misalnya menjual skincare, tulis tipe kulit yang cocok dan efeknya dalam pemakaian rutin.

5. Terapkan Strategi Paket Hemat

Produk satuan sering kalah saing karena pembeli cenderung mencari nilai lebih. Maka, buat bundling seperti paket 2 pcs lebih murah, paket keluarga, atau paket coba-coba untuk pemula. Trik bundling ini sering membuat nilai pesanan naik tanpa perlu iklan besar.

6. Bangun Interaksi Lewat Promo Kecil

Banyak seller mengira promo harus besar, padahal promo kecil tetapi konsisten lebih ampuh membuat toko terlihat aktif. Misalnya gratis ongkir di jam tertentu, voucher pembelian kedua, atau bonus kecil untuk order pertama.

7. Jaga Kecepatan Respon dan Pengiriman Cepat

Di marketplace, pembeli sangat sensitif dengan chat tidak dibalas, pengiriman telat, atau update pesanan yang tidak jelas. Usahakan respon cepat, minimal beri jawaban singkat. Upayakan pula packing barang dengan rapi, agar pembeli merasa produknya aman ketika diterima.

FAQ

Toco Marketplace buatan siapa dan perusahaan mana?

Dibuat oleh Arnold Sebastian Egg, pendiri Toko Bagus (OLX) dan dikembangkan oleh perusahaan Toco di Indonesia.

Platform online yang tidak ada biaya admin apakah ada?

Ada, tetapi biasanya tetap ada biaya lain seperti biaya layanan, ongkir, atau biaya pembayaran.

Mulai dari Rp300 ribu-Rp1,5 juta untuk stok kecil. Jika ingin lebih serius, siapkan Rp2-5 juta.

Ingin Daftar Merek? Jangan Lupa Cek Potensinya Dulu!
Banyak merek gagal terdaftar karena tidak melalui analisis yang tepat. Pastikan kamu tidak melewatkan langkah penting ini sebelum mengajukan pendaftaran!
Pelajari Langkahnya Sekarang!

Jangan Biarkan Brand Milikmu Direbut Orang

Saat jualan di Toco marketplace mulai ramai, nama toko dan produk otomatis ikut dikenal banyak orang. Nah,  jangan sampai toko sudah capek dibangun hingga besar, namun malah mereknya diambil pihak lain duluan.

Supaya lebih aman, lakukan cek merek online di Mebiso terlebih dahulu. Proses pengecekan di Mebiso akan memberi gambaran apakah nama brand berpotensi bentrok dengan merek lain. Ini langkah sederhana, tapi bisa menyelamatkan bisnis dari risiko ganti nama di tengah jalan. 

Kalau nama brand sudah aman, langkah berikutnya ialah segera daftarkan merek dagang lewat platform Jasa Merek. Dibanding mengurus sendiri yang rawan salah teknis, jasa daftar merek di Jasa Merek siap memberi pendampingan jelas dari awal sampai akhir.

Prabawanto Wijaya Avatar

Prabawanto Wijaya

Business Strategy Expert M. M

Business Strategy Expert dengan pengalaman lebih dari 11 tahun di bidang bisnis dan pengembangan brand. Berpengalaman dalam menyusun konten analisis, berita bisnis, serta panduan strategis yang membantu pelaku usaha memahami dinamika pasar, pengambilan keputusan, dan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Areas of Expertise: Business Consultant, Corporate Strategy Analyst, Growth Strategist, Corporate Strategy Analyst

Authors (2)

Prabawanto Wijaya

Primary Author
Business Strategy Expert M. M
Business Strategy Expert dengan pengalaman lebih dari 11 tahun di bidang bisnis dan pengembangan brand. Berpengalaman dalam menyusun konten analisis,…
Tim Editorial Mebiso
Tim Resmi Editorial
Artikel Terkait
Marketing Funnel: Cara Mengubah Traffic Jadi Pembeli Setia

Marketing Funnel: Cara Mengubah Traffic Jadi Pembeli Setia

7 Cara Kelola TikTok Seller agar Trafik Penjualan Melejit

7 Cara Kelola TikTok Seller agar Trafik Penjualan Melejit

5 Macam Aset Bisnis dan Strategi Pengelolaannya

5 Macam Aset Bisnis dan Strategi Pengelolaannya

4 Rekomendasi Aplikasi AI Penghasil Uang untuk Pelaku Bisnis

4 Rekomendasi Aplikasi AI Penghasil Uang untuk Pelaku Bisnis

4 Aplikasi Chatbot AI untuk Mengubah Chat Menjadi Transaksi

4 Aplikasi Chatbot AI untuk Mengubah Chat Menjadi Transaksi

9 Rekomendasi Bisnis Risiko Rendah yang Cocok Bagi Pemula

9 Rekomendasi Bisnis Risiko Rendah yang Cocok Bagi Pemula

Ingin Daftar Merek? Jangan Lupa Cek Potensi Keberhasilannya Dulu!