
Bayangkan kamu iseng bikin keripik atau cookies dari dapur rumah, lalu diunggah ke Instagram atau Shopee. Tiba tiba banyak yang tertarik dan pesanan pun mengalir deras.
Hal ini wajar karena industri camilan nasional tumbuh rata rata 25 persen per tahun.
Dari sini, bisa dilihat bahwa peluang usaha camilan ini besar dan terbuka lebar meski memiliki banyak kompetitor.
Jika kamu tertarik untuk memulai bisnis kecil-kecilan di bidang FnB, simak artikel ini untuk mendapatkan strategi bagaimana membuka usaha camilan yang sukses.
Sebenarnya hampir semua camilan yang ada bisa dijadikan usaha.
Namun untuk memilih produk yang tepat, tentu kamu harus memilih usaha camilan yang sesuai dengan modal dan target pasarmu.
Siapa yang tidak suka dengan camilan sering seperti keripik singkong, keripik pisang, keripik tempe, makaroni pedas kering, kacang telur, stik bawang, dan mie lidi?
Target pasar camilan ini bisa pada anak anak hingga dewasa muda berusia 15 hingga 35 tahun.
Camilan kering juga cocok untuk segmen oleh oleh dan hampers di berbagai acara.
Keunggulan utama bisnis camilan kering adalah:
Tips untuk kamu yang tertarik memulai usaha camilan kering, pastikan untuk investasi pada kemasan standing pouch yang menarik. Kemasan yang estetik bisa menaikkan persepsi nilai produk, bahkan sebelum konsumen mencicipi rasanya.
Target pasar dari usaha ini adalah ibu rumah tangga yang mencari lauk atau camilan praktis untuk keluarga. Lalu anak kos yang butuh stok makanan mudah dimasak.
Misalnya seperti dimsum, cireng isi, tahu bakso, risol mayo, pisang cokelat atau piscok, serta nugget sayur dan ayam.
Selain berjualan langsung, banyak juga yang membeli makanan frozen secara online via marketplace atau media sosial.
Pada 2025, valuasi pasar frozen food di Indonesia diperkirakan berada di angka US$3,6 miliar. Angka ini tentu memberikan gambaran bahwa peluang bisnis ini cukup bear bahkan bagi pemula sekalipun.
Kamu bisa mulai usaha camilan rumahan ini dengan menyetok makanan frozen dan menjualnya ke teman terdekat.
Jika sudah berjalan lama dan mendapatkan banyak testimoni, bisa meluaskan pasar.
Jangkauan konsumen pun bisa mencakup seluruh wilayah Indonesia, karena kini ada jasa layanan kirim paket yang bisa sampai dalam satu hari.
Dengan adanya media sosial, saat ini banyak produk makanan viral seperti soft cookies, butter cookies, brownies premium, mochi isi, granola bar, serta camilan sehat rendah gula.
Target pasarnya adalah generasi Z dan milenial berusia 18 hingga 30 tahun yang sangat dipengaruhi tren TikTok dan Instagram.
Mereka membeli bukan hanya karena rasa, tapi juga karena estetika produk dan nilai lifestyle yang dibawa brand.
Berikut beberapa keunggulan bisnis camilan kekinian:
Tips penting untuk kamu yang berjualan makanan viral tentu harus memiliki konten-konten yang menarik. Konsistensi konten sama pentingnya dengan konsistensi rasa. Kamu harus rajin muncul di FYP maupun explore media sosial calon pembeli. Jangan hanya jualan, tapi bangun juga engagement dengan audiensmu setiap hari.
Setelah kamu memilih jenis camilan yang tepat, sekarang saatnya mengembangkan bisnis ke level berikutnya. Bagaimana caranya?
Konsumen produk makanan bisa menjadi pelanggan yang setia, jika rasanya konsisten. Oleh karena itu, kamu harus memiliki SOP produksi untuk dirimu sendiri.
Catat takaran bahan, suhu penggorengan atau pemanggangan, hingga standar kemasan yang kamu gunakan.
Jangan sampai pelanggan kecewa karena rasa keripikmu lebih asin dari biasanya atau cookies-mu lebih keras dari kemarin.
Jangan hanya membuka toko di satu platform saja. Kamu bisa memanfaatkan marketplace seperti Shopee dan Tokopedia untuk menjangkau pelanggan lebih luas ke seluruh Indonesia.
Lalu gunakan Instagram untuk branding visual. Aktiflah membuat konten di TikTok untuk berpotensi viral setiap hari.
Pastikan juga foto produk tampak profesional dan caption yang menarik agar bisa meningkatkan konversi.
Pelaku usaha camilan seringkali fokus pada rasa produk, tapi lupa membangun identitas brand.
Sebenarnya apa yang dimaksud dengan branding?
Branding adalah keseluruhan pengalaman konsumen saat berinteraksi dengan produkmu, mulai dari nama brand, warna kemasan, tone komunikasi di media sosial, hingga cara kamu mengemas pesanan dengan rapi.
Nama merek akan membedakan produk camilanmu dengan kompetitor. Bisa saja sama-sama jualan yogurt, tapi tentu nama dan branding berbeda. Oleh karena itu, agar dikenal konsumen pastikan nama brand-mu unik.
Bagaimana cara memilih nama merek camilan yang tepat untukmu?
Indonesia menganut sistem first to file dalam perlindungan merek. Artinya siapa yang pertama mendaftarkan, dialah pemilik sah merek tersebut secara hukum.
Bukan siapa yang lebih dulu jualan, dan bukan siapa yang lebih terkenal di sosial media.
Ketika usaha camilan mulai dikenal banyak orang, nama brand-mu bisa diambil oleh pihak lain. Kamu bisa kehilangan nama yang sudah kamu bangun selama bertahun tahun hanya karena lupa mendaftarkan merek dari awal.
Camilan kering seperti keripik singkong, makaroni pedas, dan stik bawang memiliki masa simpan yang panjang sehingga meminimalkan risiko kerugian serta aman untuk dikirim ke luar kota.
Pastikan sudah ada Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi yang ketat. Misalnya takaran bahan, ukuran suhu serta durasi penggorengan atau pemanggangan, dan standar pengemasan agar produk tetap renyah.
Hak kepemilikan merek diberikan kepada pihak yang pertama kali mendaftar secara hukum, bukan yang pertama kali jualan.
Mendaftarkan merek sangat penting untuk melindungi nama produk agar tidak dicuri oleh kompetitor saat bisnis mulai dikenal luas.
Sebelum memilih nama yang tepat, coba cek terlebih dahulu apakah nama tersebut masih tersedia atau sudah didaftarkan oleh orang lain.
Caranya bisa kamu lakukan lewat tool Cek Merek Terdaftar milik Mebiso. Jika nama yang kamu pilih masih tersedia, maka kamu bisa melanjutkan untuk mendaftarkan nama tersebut secara legal.
Namun jika nama tersebut sudah digunakan, sebaiknya pilih nama baru agar ketika pengajuan bisa diterima tanpa ada pengajuan penolakan.
Proses pendaftaran merek bisa memakan waktu beberapa bulan. Banyak pengajuan yang gagal hanya karena dokumen tidak lengkap atau pemilihan kelas yang salah.
Hal ini tentu sangat disayangkan karena kamu harus mengulang dari awal dan membuang waktu serta tenaga.
Jasa Pendaftaran Merek hadir sebagai solusi untukmu. Tim kami berpengalaman menangani ribuan pendaftaran merek UMKM di Indonesia, termasuk di kategori aneka usaha camilan dan makanan ringan.
Kamu cukup fokus berjualan dan mengembangkan produk. Urusan administrasi hukum seperti jasa daftar merek dan jasa paten merek bisa kamu serahkan sepenuhnya ke ahlinya.
Jangan tunggu pesaingmu yang mendaftarkan merekmu terlebih dahulu. Konsultasi dan daftarkan nama brand-mu sekarang!