
Banyak yang Gagal Daftar Merek, Jangan Sampai Kamu Juga!
Masih banyak bisnis yang tidak sadar bahwa merek mereka berisiko ditolak. Yuk, kenali cara menilai potensi keberhasilan sebelum kamu mendaftar!
Bisnis thrift mungkin seringnya terpandang sebagai sebuah bisnis menjual barang bekas. Tapi bagi orang yang menjalankannya, bisnis ini lebih dari sekadar menjual barang bekas. Aktivitas utamanya adalah transaksi jual beli yang sangat dipengaruhi oleh kecepatan, kepercayaan, dan persepsi nilai di mata para pembelinya.
Pada praktiknya, konsumen bisnis thrift ini sendiri biasanya memang sudah punya niatan. Mereka datang karena ingin mencari barang tertentu, harga tertentu, atau karakter unik yang tidak bisa mereka temukan di toko retail biasa. Artinya, keputusan beli sering kali terjadi lebih cepat daripada model bisnis lainnya.
Mari kenali selengkapnya mengenai bagaimana rahasia bisnis thrift bisa menguntungkan di pasaran dalam ulasan artikel di bawah berikut!
Agar bisnis thrift ini bisa menghasilkan keuntungan, maka butuh fondasi-fondasi penting sebagai dasarnya. Berikut adalah beberapa fondasi penting dalam menjalankan bisnis jual beli barang bekas tersebut dari sisi pelaku usaha, antara lain:
Merek atau tanda dagang merupakan identitas usaha yang akan ikutan melekat pada pengalaman pembeli. Misalnya, nama toko thrift yang konsisten terpakai di marketplace dan media sosial tentu akan lebih mudah melekat di ingatan serta benak para pelanggannya sehingga bisa melahirkan trust atau rasa percaya.
Produk thrift — meskipun berupa barang bekas — nilai jualnya dari kondisi, kelangkaan, dan juga tren yang sedang terjadi. Contohnya misal seperti jaket vintage dengan kondisi layak pakai biasanya akan punya perputaran yang cepat.
Transaksi yang berputar di sebuah toko thrif akan ikut terpengaruh dari kejelasan dan reputasi toko. Contohnya, foto real dan deskripsi jujur mempercepat keputusan beli.
Fondasi-fondasi di atas akan sangat mempengaruhi bagaimana toko thriftmu berjalan. Lebih lanjut, fondasi ini juga menunjukkan bahwa usaha thrift juga berjalan sebagai sistem, bukan sebuah aktivitas usaha yang acak.
Peluang bisnis thrift bisa muncul tak terlepas karena perubahan perilaku para konsumennya. Banyak pembeli yang kini lebih rasional dan fokus pada fungsi serta nilai, bukan hanya karena kebaruan barangnya.
Nah dari pengalaman para pelaku usaha, peluang paling nyata bisa kamu lihat dari beberapa hal berikut:
Kondisi ini menjadikan usaha thrifting bukan hanya sekadar tren sesaat, tapi juga pasar yang berulang.

Setiap bisnis pasti berorientasi pada untung. Tak terkecuali pula pada bisnis thrift. Namun hal yang harus kamu garis bawahi adalah keuntungan usaha thrift tak hanya berbentuk margin. Fleksibilitas pengelolaan menjadi nilai utama bagi pemilik usaha thrift ini.
Keuntungan yang sering pemilik usaha thrift rasakan secara langsung antara lain seperti:
Bagi banyak pelaku usaha, usaha thrift bahkan bisa berkembang jadi penghasilan utama. Sebab pola transaksinya stabil sehingga sangat potensial untuk menjadi bisnis utama.
Bisnis thrift modal kecil sering kali menjadi langkah awal sebelum ekspansi. Pendekatan ini memungkinkan pemilik usaha thrift dalam memahami karakter pembeli tanpa tekanan yang besar.
Sehingga, jika berkaca pada para pemilik usaha thrift yang sudah berjalan sampai sekarnag, beberapa strategi yang umum mereka pakai antara lain meliputi seperti:
Dengan beberapa cara di atas, bisnis jadi bisa bertumbuh dengan lebih kredibel. Bukan hanya berdasarkan keinginan dan asumsi belaka, tapi juga berdasarkan data. Sehingga, nantinya keputusan-keputusan bisnis yang akan kamu ambil juga punya rasionalisasi yang jelas — baik dari segi mengapa keputusan tersebut diambil hingga hasilnya.
Usaha thrift yang bergerak secara daring alias online punya potensi untuk memperluas jangkauan transaksinya. Marketplace dan media sosial bisa mempertemukan penjual dengan pembeli secara lintas kota, daerah, bahkan hingga lintas pulau.
Keunggulan utama dari usaha thrift yang kamu jalankan secara online ini antara lain meliputi beberapa hal berikut:
Namun, semakin luas jangkauan pasarnya, maka akan semakin penting pula identitas usaha yang jelas dan konsisten di semua lini penjualan.
Strategi usaha thrift yang berkelanjutan berfokus pada pengalaman yang pelangganmu dapatkan. Sebab, pembeli tentu akan kembali jika merasa aman dan puas dengan pengalaman yang mereka dapatkan dari bisnismu.
Strategi usaha yang terbukti efektif antara lain meliputi beberapa hal berikut:
Strategi-strategi di atas akan sangat membantumu dalam mendapatkan pengulangan pesanan alias repeat order dan rekomendasi pelanggan secara organik. Sehingga bisnis jadi bisa berkembang terus menerus dan bertahan di pasar.
Ya, selama mengikuti tren dan menjaga kualitas produk maka bisa jadi usaha jangka panjang.
Pasar online bisa memperluas pangsa marketmu, tapi juga tetap membutuhkan strategi konten dan pelayanan.
Saat transaksi mulai rutin dan nama toko sudah banyak pembeli kenali.
Ingin Daftar Merek? Jangan Lupa Cek Potensinya Dulu!
Banyak merek gagal terdaftar karena tidak melalui analisis yang tepat. Pastikan kamu tidak melewatkan langkah penting ini sebelum mengajukan pendaftaran!
Nama usaha dalam usaha thrifting adalah aset transaksi yang berharga. Semakin tokomu banyak yang mengenal, maka semakin besar pula risiko nama tersebut bisa bermasalah di kemudian hari.
Maka, melakukan pengecekan merek sejak awal membantu pemilik usaha dalam memastikan nama usahanya aman dan siap berkembang.
Mari gunakan fitur cek merek online dari Mebiso sebagai langkah strategis sebelum usaha thriftmu naik kelas dan bisa menjangkau pasar yang lebih luas ke depannya.