
Pendirian yayasan bisa menjadi langkah awal dalam menjalankan kegiatan sosial, pendidikan, atau kemanusiaan lewat wadah yang lebih terarah. Namun, jangan buru-buru mulai sebelum kamu tahu dokumen, biaya, dan berbagai persiapan yang perlu kamu siapkan.
Supaya prosesnya tidak terasa ribet, kamu bisa memecah pendirian yayasan menjadi beberapa tahap sederhana. Mulai dari menentukan tujuan, menyiapkan dokumen, memilih nama, sampai memahami kebutuhan akta dan biaya.
Nah, sebelum mengurus semuanya, ada tujuh hal yang sebaiknya kamu cek lebih dulu. Dengan persiapan yang lebih matang, pendirian yayasan bisa berjalan lebih terarah dan kamu pun tidak perlu bolak-balik memperbaiki hal yang terlewat.
Punya tujuan yang jelas saja belum cukup. Beberapa alasan kenapa persiapan awal dalam pendirian yayasan sangatlah penting:
Sebelum masuk ke proses administrasi, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan:
Mulai dari hal paling dasar, yaitu menentukan tujuan yang ingin kamu capai. Apakah yayasan akan bergerak di bidang pendidikan, sosial, keagamaan, kemanusiaan, atau kegiatan lainnya? Pilihan ini nantinya membantu menentukan arah kegiatan yayasan.
Tentukan pihak-pihak yang akan menjalankan yayasan beserta perannya. Struktur yang jelas membuat pembagian tanggung jawab lebih mudah dan membantu kegiatan yayasan berjalan secara terarah sejak awal.
Nama bukan sekadar formalitas. Maka dari itu, pilihlah nama yang mudah dikenali, punya makna, dan sesuai dengan karakter yayasan. Sebelum menggunakannya, cek juga apakah nama tersebut sudah digunakan pihak lain.
Kumpulkan data dan dokumen sejak awal. Jangan menunggu sampai proses berjalan baru mencari berkas yang kurang karena langkah kecil ini bisa membuat pengurusan terasa lebih panjang.
Yayasan membutuhkan akta pendirian sebagai bagian dari proses pembentukannya. Karena itu, pahami informasi apa saja yang perlu kamu siapkan untuk penyusunan akta agar prosesnya lebih lancar.
Selain biaya administrasi, pertimbangkan juga kebutuhan lain yang mungkin muncul selama proses pendirian. Dengan membuat perkiraan anggaran sejak awal, kamu bisa menyiapkan dana tanpa mengganggu kebutuhan operasional yayasan nantinya.
Setelah yayasan berdiri, nama dan identitasnya akan kamu gunakan dalam berbagai kegiatan. Karena itu, pikirkan sejak awal bagaimana identitas tersebut akan dikenali masyarakat dan apakah perlu mendapatkan perlindungan sebagai merek.
Salah satu syarat pendirian yayasan yang perlu kamu siapkan adalah akta yang nantinya akan dibuat lewat notaris. Supaya tidak ada data yang terlewat, mulailah dari beberapa hal berikut:
Selain menyiapkan dokumen, kamu juga perlu menghitung biaya untuk mengurus pembuatan yayasan. Besarannya bisa berbeda tergantung notaris, kebutuhan administrasi, dan nilai kekayaan yang dipisahkan untuk yayasan.
Sebagai gambaran, berikut kisaran biaya yang bisa kamu jadikan referensi:
| Komponen | Kisaran Biaya |
| Pembuatan akta notaris pendirian yayasan | Rp2,5 juta–Rp5 juta |
| Pengesahan dengan kekayaan yang dipisahkan mulai Rp10 juta | Mulai Rp200 ribu per permohonan |
| Pengesahan dengan kekayaan lebih dari Rp25 juta hingga Rp1 miliar | Rp300 ribu per permohonan |
| Pengesahan dengan kekayaan lebih dari Rp1 miliar | Rp500 ribu per permohonan |
Namun, jangan langsung menganggap angka tersebut sebagai tarif pasti. Biaya di atas bisa berubah sesuai kebutuhan dan layanan yang kamu gunakan, jadi sebaiknya konfirmasi biaya terbaru sebelum memulai proses.
Selain legalitas hukum, cek kelas merek juga penting saat mendirikan yayasan, sebab:
Satu yayasan bisa menjalankan beberapa kegiatan sekaligus. Karena itu, cek kelas merek membantu kamu memahami kategori barang atau jasa yang paling relevan dengan aktivitas yang ingin kamu lindungi.
Jangan memilih kelas hanya karena namanya terdengar paling mirip dengan kegiatan yayasan. Pahami dulu cakupan barang atau jasanya agar perlindungan yang kamu siapkan benar-benar sesuai kebutuhan.
Nama yayasan bisa semakin dikenal setelah berbagai program berjalan. Dengan mengecek kelas merek sejak awal, kamu bisa mempertimbangkan perlindungan identitas sebelum nama tersebut melekat kuat di masyarakat.
Yayasan bisa saja memperluas programnya di kemudian hari. Memahami kelas merek membantu kamu melihat kebutuhan perlindungan ketika ingin mengembangkan layanan, produk, atau program dengan identitas yang sama.
Ya, akta pendirian menjadi bagian penting dalam proses pembentukan yayasan. Karena itu, siapkan data yang kamu perlukan untuk penyusunan akta sejak awal.
Yayasan memiliki organ yang terdiri atas Pembina, Pengurus, dan Pengawas. Susunan dan persyaratannya perlu mengikuti ketentuan yang berlaku.
Bisa. Jika yayasan menggunakan nama tertentu untuk produk, layanan, program, atau kegiatan yang ingin dibedakan dari pihak lain, kamu dapat mempertimbangkan perlindungan melalui pendaftaran merek.
Menyiapkan pendirian yayasan memang membutuhkan beberapa tahap, mulai dari menentukan tujuan, nama, struktur, dokumen, akta, hingga anggaran. Namun, perjalanan tidak berhenti setelah yayasan resmi berdiri.
Sebelum nama yayasan kamu gunakan untuk program, layanan, atau kegiatan tertentu, cek klasifikasi merek terlebih dahulu melalui Mebiso. Setelah mengetahui kelas yang relevan, kamu bisa melanjutkan proses perlindungan bersama tim Jasa Merek yang profesional.
Yuk, bangun yayasan bukan hanya punya legalitas, tetapi juga identitas yang lebih siap tumbuh dan dikenal masyarakat!