
Pernah sadar kalau isi keranjang belanja sehari-hari bisa dipenuhi produk Unilever? Dari kebutuhan mandi sampai perlengkapan dapur, pilihannya terasa dekat dengan rutinitas.
Menariknya, setiap kategori punya kebutuhan berbeda, mulai dari perawatan diri, kebersihan rumah, hingga makanan dan minuman. Karena itu, mengenal produk Unilever berdasarkan kegunaannya bisa membantumu menemukan pilihan yang paling sesuai.
Lantas, apa saja produk Unilever yang bisa kamu temukan untuk kebutuhan harian? Yuk, kenali pilihan produknya sekaligus lihat bagaimana kategori produk bisa berkaitan dengan kelas merek saat kamu mulai membangun bisnis sendiri!
Merek Gambar adalah identitas utama bisnismu.
Banyak pebisnis kehilangan hak atas logo usahanya karena tidak melakukan proteksi sejak awal. Jangan biarkan hal ini terjadi padamu.
Ada alasan kenapa banyak orang sudah familiar dengan berbagai produk Unilever. Bukan cuma karena pilihannya beragam, tetapi juga karena alasan berikut:
Agar tidak bingung, berikut kategori brand dari Unilever berdasarkan kebutuhannya:
Kebutuhan perawatan diri menjadi salah satu kategori yang cukup dekat dengan aktivitas harian. Pilihannya mencakup produk untuk mandi, rambut, kulit, hingga kebersihan mulut.
Contoh brand:
Rumah yang bersih tentu membutuhkan perlengkapan yang berbeda untuk mencuci pakaian, membersihkan lantai, hingga mencuci peralatan makan. Unilever juga punya beberapa brand yang mengisi kebutuhan tersebut.
Contohnya meliputi:
Selain produk kebersihan, daftar produk Unilever juga mencakup berbagai pilihan untuk kebutuhan dapur. Beberapa brand-nya sudah cukup familiar dan digunakan untuk memasak maupun menyajikan makanan.
Contoh merek:
Kalau ingin sesuatu yang dingin dan manis, ada pula pilihan produk es krim yang bisa kamu temukan di berbagai tempat. Kategori ini menawarkan beberapa brand dengan varian rasa dan produk yang berbeda.
Contohnya adalah:
Selain perawatan tubuh, Unilever juga memiliki brand yang fokus pada kebutuhan kecantikan dan perawatan kulit. Pilihannya mencakup produk untuk wajah hingga kulit tubuh, sehingga kamu bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan sehari-hari.
Contoh brand:
Setelah memahami produk unilever apa saja, mungkin kamu jadi bertanya, kenapa mereka punya banyak kategori brand? Berikut jawabannya:
Kebutuhan harian konsumen sangat luas, mulai dari perawatan diri, kebersihan rumah, makanan, hingga kecantikan. Karena itu, Unilever hadir dalam berbagai kategori untuk menjangkau kebutuhan yang berbeda tanpa terpaku pada satu jenis produk saja.
Setiap produk menyasar kebutuhan dan karakter konsumen yang berbeda. Misalnya, produk perawatan rambut punya target berbeda dengan makanan atau pembersih rumah. Pembagian ini membantu brand menawarkan pilihan yang lebih relevan.
Beragam kategori juga memberi ruang untuk mengembangkan produk masing-masing. Satu perusahaan bisa memiliki beberapa brand yang menyasar pasar berbeda, sehingga konsumen mendapatkan pilihan tanpa merasa produknya menawarkan hal yang sama.
Bukan kebetulan, ada beberapa elemen yang membuat produk unilever Indonesia lebih mudah menempel di ingatan konsumen.
| Elemen | Perannya |
| Nama brand | Nama yang konsisten membantu konsumen mengingat dan membedakan produk. |
| Kemasan | Bentuk, warna, dan tampilan produk membuatnya lebih mudah dikenali. |
| Identitas Visual | Logo dan elemen desain membangun ciri khas yang konsisten. |
| Positioning | Pesan produk membantu konsumen memahami kebutuhan yang ingin dipenuhi. |
Keempat elemen tersebut saling melengkapi. Ketika kamu mulai membangun bisnis sendiri, prinsip serupa juga bisa diterapkan agar brand punya identitas yang kuat dan nggak mudah tertukar dengan bisnis lain.
Kepikiran bangun brand sendiri? Sebelum mendaftarkan brand, kenali kelas merek berikut:
Kelas merek membantu mengelompokkan barang dan jasa berdasarkan jenisnya. Jadi, perhatikan juga produk yang ingin kamu jual agar perlindungannya sesuai dengan kegiatan bisnismu:
| Produk Bisnis | Contoh | Yang Perlu Diperhatikan |
| Sabun | Sabun mandi | Kelas barang untuk produk perawatan |
| Skincare | Serum wajah | Kelas barang terkait kosmetik |
| Makanan | Sambal kemasan | Kelas barang untuk makanan |
| Minuman | Kopi botolan | Kelas barang untuk minuman |
| Pakaian | Kaos | Kelas barang untuk pakaian |
| Jasa | Laundry | Kelas jasa yang sesuai |
Berikut alasan mengapa kamu perlu memperhatikan kelas merek sebelum daftar brand:
Jadi, sebelum sibuk membuat logo dan kemasan, pastikan kamu sudah tahu produk apa yang dijual dan kelas merek yang relevan. Dari sini, proses membangun brand bisa berjalan lebih terarah.
Bisa. Jika brand menawarkan beberapa jenis barang atau jasa yang masuk kategori berbeda, kamu perlu mempertimbangkan lebih dari satu kelas sesuai kebutuhan bisnis.
Idealnya sebelum mengajukan pendaftaran merek. Dengan begitu, kamu bisa menyesuaikan kelas dengan produk atau jasa yang memang ingin kamu jalankan.
Jangan langsung menganggap aman. Kamu tetap perlu melihat jenis barang atau jasa, kelas terkait, serta kondisi merek yang sudah terdaftar sebelum menggunakan nama itu.
Beragam produk Unilever menunjukkan bagaimana satu bisnis bisa menjangkau banyak kebutuhan melalui kategori dan brand yang berbeda. Maka dari itu, memahami kategori barang atau jasa juga penting sebelum melindungi nama brand.
Gimana, sudah punya produk dan nama brand? Yuk, cari tahu kelas yang sesuai melalui Cek Kelas Merek dari Mebiso. Bawa brand-mu melangkah ke tahap berikutnya dengan lebih yakin bersama Mebiso!