
Banyak yang Gagal Daftar Merek, Jangan Sampai Kamu Juga!
Masih banyak bisnis yang tidak sadar bahwa merek mereka berisiko ditolak. Yuk, kenali cara menilai potensi keberhasilan sebelum kamu mendaftar!
Banyak pemula yang menjalankan bisnis kontrakan masih terlalu fokus dalam mencari harga properti yang murah.
Hal ini bukan berarti salah, tapi harga properti yang murah pun tidak selalu akan menguntungkan.
Sebab properti dengan harga rendah seringkali berada di lokasi dengan permintaan yang rendah, meskipun tidak selalu begitu.
Namun sebaliknya juga, properti dengan harga yang sedikit lebih tinggi tapi berada di lokasi yang strategis justru biasanya lebih cepat menghasilkan.
Hal ini karena tingkat hunian tinggi juga akan mempercepat terjadinya balik modal.
Di dalam praktiknya, bisnis kontrakan yang berhasil bukan yang membeli properti paling murah, akan tetapi soal siapa yang membeli properti dengan perhitungan permintaan pasar yang tepat.
Karena itu, agar kamu tidak salah langkah, mari kupas strategi agar bisnis kontrakan yang kamu miliki bisa cepat menghasilkan untung dalam ulasan artikel di bawah ini!
Bagi yang baru memulai bisnis kontrakan, memilih tipe properti adalah sebuah keputusan yang tak kalah krusial.
Sebab ini akan menentukan juga laku tidaknya kontrakan yang akan kamu sewakan.
Berikut adalah beberapa tipe properti yang bisa kamu pertimbangkan, antara lain:
Tipe properti ini biasanya punya ciri-ciri sebagai berikut:
Modal awalnya tidak sebesar rumah tunggal. Ini membuat tipe properti ini lebih mudah dijangkau oleh pemula yang baru ingin memulai usaha kontrakannya sendiri.
Kontrakan petakan juga cocok untuk keluarga kecil hingga pekerja. Permintaannya pun biasanya cenderung stabil.
Jika lokasinya tepat dan strategis, maka unit akan jarang ada yang kosong dalam jangka waktu yang lama.
Untuk ciri dari properti kontrakan ini biasanya meliputi:
Rumah kontrakan ini biasanya butuh modal besar, tapi nilai asetnya juga bisa meningkat seiring waktu.
Biasanya rumah kontrakan ini disewa keluarga dengan kebutuhan ruang yang lebih besar.
Harga sewa per unitnya lebih besar daripada yang tipe petakan.
Ciri-ciri tipe properti kontrakan ini antara lain sebagai berikut:
Pendapatan berasal dari banyaknya penyewa dalam satu properti.
Tipe properti kontrakan ini butuh pengelolaan yang lebih intensif.
Umumnya penyewa dari kalangan mahasiswa atau pekerja-pekerja yang masih lajang.
Di dalam menjalankan usaha kontrakan, memilih tipe properti kontrakan seperti ini yang sesuai dengan modal dan kemampuan pengelolaan yang kamu punya akan turut menentukan keberhasilan jangka panjang.

Ketika menjalankan bisnis kontrakan, lokasi adalah faktor utama yang tidak bisa kamu kompromikan kalau kamu ingin kontrakanmu laku.
Berikut adalah beberapa panduan simpel yang bisa kamu gunakan untuk menentukan lokasi yang pas untuk usaha rumah kontrakanmu, antara lain sebagai berikut:
Area-area yang dekat pusat aktivitas seperti dekat kampus, perkantoran, atau kawasan industri biasanya punya permintaan yang tinggi sehingga unitnya pun juga akan lebih cepat terisi.
Lokasi yang mudah orang jangkau juga akan meningkatkan minat penyewa.
Keberadaan tempat-tempat strategis seperti minimarket, rumah sakit, atau sejenisnya jadi nilai tambah bagi penyewa dalam menyewa rumah kontrakan yang kamu miliki.
Berada di lokasi yang tepat nan strategis akan membuat usaha kontrakan yang kamu miliki akan bisa berjalan secara lebih stabil tanpa perlu bersaing di harga.
Ketika kamu ingin menjalankan usaha kontrakan, maka skema pembelian properti kontrakan juga sebenarnya akan turut memengaruhi arus kas usahamu.
Berikut adalah beberapa perbanding skema pembelian properti kontrakan yang bisa kamu cek masing-masing:
Skema beli dengan cara ini biasanya punya karakteristik:
Semua pendapatan sewa akan jadi keuntungan bersih. Ini akan mempercepat terjadinya akumulasi profit itu sendiri.
Karena dibeli dengan tunai, maka kamu juga akan membutuhkan dana yang tidak sedikit. Satu hal, tidak semua pelaku usaha bisa langsung menggunakan metode ini.
Tidak ada tekanan pembayaran bulanan sehingga bisa lebih leluasa dalam merawat rumah kontrakan yang kamu beli.
Antitesis dari membeli rumah secara cash adalah dengan melakukan pembelian kredit. Karakteristiknya biasanya meliputi:
Memungkinkan memulai usaha kontrakan dengan mudah tanpa perlu menyiapkan dana yang besar.
Karena belinya secara cicilan, maka kamu harus menyisihkan sebagian pendapatanmu untuk membayar kredit pembelian rumah kontrakan tersebut.
Kalau kamu mau ekspansi bisa lebih mudah dan lebih cepat karena kamu jadi bisa punya lebih dari satu properti.
Di dalam praktiknya, banyak pelaku usaha kontrakan yang menggabungkan kedua skema ini untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan keamanan finansial mereka.
Agar bisnis kontrakan yang kamu kelola bisa dengan mudah menghasilkan profit, maka unit properti yang kamu punya harus cepat terisi sejak awal.
Nah supaya tujuan ini bisa lebih cepat tercapainya, ada beberapa strategi yang bisa kamu terapkan, antara lain:
Menentukan harga kontrak yang terlalu tinggi tentu akan memperlambat terjadinya penyewaan. Sehingga, penyesuaian dengan kondisi sekitar sangat penting di sini.
Tampilan unit dengan visual yang menarik akan meningkatkan kepercayaan calon penyewamu. Ini juga turut berpengaruh dalam mempercepat terjadi keputusan penyewaan.
Tambahan fasilitas seperti WiFi atau keamanan yang optimal akan membuat unit jadi lebih menarik daripada kompetitor yang tidak menerapkannya.
Kecepatan komunikasi seringkali jadi penentu deal bisa terjadi atau tidak.
Kalau kamu menerapkan strategi-strategi ini, maka usaha kontrakan yang kamu punya akan bisa langsung menghasilkan tanpa perlu menunggu waktu yang lama.
Ya, usaha kontrakan untuk pemula bisa kamu mulai dengan skala kecil dan bisa berkembang seiring waktu.
Dalam menjalankan usaha kontrakan, keduanya punya kelebihan dan kekurangannya sendiri, tergantung juga pada kondisi finansial yang kamu miliki.
Bisa dengan menggunakan strategi pemasaran yang baik dan harga yang tepat sesuai dengan kondisi pasar.
Ingin Daftar Merek? Jangan Lupa Cek Potensinya Dulu!
Banyak merek gagal terdaftar karena tidak melalui analisis yang tepat. Pastikan kamu tidak melewatkan langkah penting ini sebelum mengajukan pendaftaran!
Saat usaha kontrakanmu sudah berjalan, maka nama properti bukan hanya label yang menempel pada bangunan, tetapi juga aset untuk jangka panjang.
Maka dari itu, mari jaga agar tetap aman dari kompetitor yang ingin mendompleng bisnismu. Caranya?
Kamu bisa mulai dengan cek merek terlebih dulu dengan alat cek merek online di Mebiso untuk ketahui peluang pendaftaran merekmu secara real time.
Begitu hasilnya positif aman, segera lindungi merek properti yang kamu punya dengan menggunakan jasa pendaftaran merek profesional dari lembaga pendaftaran merek terpercaya di Jasa Merek agar bisa terlindungi secara hukum.