9 Tips Mulai Bisnis Real Estate untuk Raih Untung

Highlights
  • Bisnis real estate menjadi sektor bisnis yang memiliki prospek cerah dalam jangka panjang.
  • Kebutuhan akan properti yang semakin meningkat membuat bisnis ini banyak dinikmati.
  • Program perumahan subsidi mendukung pertumbuhan sektor properti yang semakin pesat.
  • Modal awal yang besar menjadi salah satu tantangan dalam memulai bisnis real estate.
  • Kunci utama keberhasilan dalam bisnis perumahan harus memastikan legalitas properti aman.
Banyak yang Gagal Daftar Merek, Jangan Sampai Kamu Juga!
Masih banyak bisnis yang tidak sadar bahwa merek mereka berisiko ditolak. Yuk, kenali cara menilai potensi keberhasilan sebelum kamu mendaftar!
Pelajari Langkahnya Sekarang!

Prospek Cerah Bisnis Real Estate Bagi Pebisnis

Bisnis real estate menjadi sektor bisnis yang dianggap cukup menguntungkan karena daya minat yang tinggi, ditambah faktor kebutuhan utama konsumen sebagai tempat tinggal.

Meskipun kondisi finansial yang semakin tidak menentu di Indonesia, bisnis ini tidak terlalu terpengaruh dengan signifikan dan masih bisa berkembang.

Sehingga tidak jarang tetap menguntungkan bagi pengusaha, termasuk Anda yang tertarik menjalankan bisnis ini. Nilai properti bisnis real estate juga cenderung mengalami kenaikan setiap waktu yang begitu berbeda dengan usaha sektor lain.

Namun, harga tanah dan bangunan biasanya cenderung meningkat seiring dengan perubahan kondisi ekonomi. Bisnis real estate dianggap sebagai investasi yang aman, sehingga ini membuat pebisnis tertarik memulai bisnis real estate yang cukup menguntungkan dan berguna dalam jangka panjang.

Menariknya, pebisnis bukan hanya akan mendapatkan penghasilan dari menjual properti rumah, tapi juga dari biaya sewa konsumen, kerja sama dengan partner lain, dan pengembangan kawasan properti.

Dalam bisnis real estate, pebisnis juga perlu memiliki strategi yang jelas matang termasuk lokasi yang strategis dalam meningkatkan nilai jual properti pada masa mendatang.

Anda bisa memantau tren perumahan yang diminati, minat konsumen dan kondisi ekonomi konsumen agar investasi bisa tepat sasaran.

Membaca peluang yang baik ketika menjalani bisnis real estate akan memudahkan bisnis Anda untuk berkembang lebih pesat dan mendapat margin keuntungan yang cukup tinggi.

Dengan melakukan perencanaan yang matang, manajemen yang baik, dan skill beradaptasi dengan perkembangan pasar akan membuat bisnis real estate bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan.

9 Tips Memulai Bisnis Real Estate

Bisnis real estate mengharuskan Anda untuk jeli dalam membaca pasar agar usaha bisa berkembang pesat. Berikut ini tips untuk memulainya:

1. Memahami Dasar Bisnis Properti

Hal utama yang perlu dilakukan sebelum terjun ke dalam bisnis real estate adalah dengan memahami seperti apa bisnis real estate. Bisnis ini bukan cuma soal menjual rumah dan tanah, tapi mencakup investasi, cara mengelola aset properti, pemasaran, dan negosiasi.

Selain itu, pebisnis juga harus memiliki pemahaman yang baik terkait jenis properti yang akan dijual, cara kerja, sistem jual beli dan sewa, harga properti, legalitas, dan perizinan tempat hunian.

2. Menentukan Target dan Fokus

Bisnis real estate harus dijalankan dengan fokus terhadap target yang jelas. Hal ini agar strategi bisnis lebih terarah. Terdapat beberapa jenis real estate yang bisa Anda pilih seperti rumah, apartemen, jual dan beli tanah, properti komersial seperti ruko dan gudang, kos, dan properti.

Target yang jelas juga berperan penting agar penjualan properti bisa tepat sasaran seperti menyasar kelas kecil, menengah, atau atas.

3. Persiapkan Modal

Bagi Anda yang masih pemula dalam real estate, Anda bisa memulai usaha ini dengan cara menjadi agen properti, menjadi perantara jual dan beli tanah, membantu marketing rumah, dan bekerja sama dengan investor.

Bangunlah pengalaman dan networking sambil menyelami bisnis. Keuntungan yang diperoleh dalam bisnis real estate bisa digunakan untuk pengembangan kawasan properti lebih luas.

4. Menentukan Lokasi

Lokasi yang strategis akan menjadi nilai jual untuk bisnis properti, terutama jika kawasan tersebut dekat dengan pusat perbelanjaan, transportasi, dan kuliner. Sebelum menawarkan properti, alangkah baiknya pebisnis melakukan riset pasar dan lokasi agar penanaman investasi bisa diambil secara lebih baik.

5. Memahami Legalitas

Dalam bisnis real estate, legalitas menjadi fundamental yang penting karena mencegah terjadinya masalah sengketa dengan pihak lain.

Oleh karena itu, sebelum melakukan transaksi dengan pembeli pastikan terkait sertifikat tanah, status kepemilikan, pajak properti dibayar, dan izin bangunan telah lengkap. Gunakan bantuan notaris untuk meminta kemudahan dalam proses transaksi jual dan beli tanah yang aman dan terpercaya.

6. Membangun Networking

Kesuksesan bisnis real estate didukung oleh networking yang luas, sebab relasi akan mempermudah Anda mendapatkan pembeli.

Pebisnis bisa membangun networking dengan bergabung ke komunitas properti, mengikuti seminar bisnis, menjalin hubungan dengan agen dan developer, hingga menjaga networking dengan pelanggan. Reputasi bisnis yang terjaga dengan baik karena memiliki networking yang luas dan baik.

7. Memanfaatkan Media Sosial

Berbeda dengan zaman dulu, menjual properti pada zaman sekarang terbilang lebih mudah karena marketing bisa dilakukan menggunakan media sosial. Sehingga Anda bisa menyasar target lebih luas tanpa harus bertemu langsung dengan pembeli.

Gunakan foto dan video yang berkualitas untuk diunggah ke media sosial. Sertakan informasi yang jelas dan biasakan menjawab pesan calon pembeli dengan responsif, sehingga bisa meningkatkan kepercayaan mereka.

8. Negosiasi

Menjual properti ke banyak konsumen membutuhkan skill negosiasi agar konsumen tertarik membeli properti yang Anda jual.Pebisnis harus mampu memahami kebutuhan konsumen dan melakukan  negosiasi harga dengan baik.

Negosiasi yang profesional dapat membuat keuntungan untuk kedua belah pihak tanpa memicu konflik berkepanjangan, ramah, jujur, dan terbuka dengan cara membangun kepercayaan konsumen.

9. Bersabar dan Konsisten

Pekerjaan menjual properti bukan hal yang mudah karena memberikan keuntungan yang cukup instan. Sehingga butuh waktu lama bagi Anda dalam menarik pembeli agar mencapai target penjualan.

Oleh karena itu, bisnis ini harus konsisten menjalankan strategi yang tepat sasaran, memahami pasar, pantang menyerah, dan berani berkompetisi dengan pihak lain.

Apa Saja Bisnis Real Estate di Indonesia?

Bisnis real estate bisa memiliki peluang dalam jangka panjang karena daya minat yang begitu tinggi. Bukan hanya terbatas pada jual dan beli rumah, tapi juga mencakup jenisnya seperti berikut:

  • Jual dan beli rumah: Pebisnis menunggu nilai pasar naik baru dijual atau usai dilakukan renovasi. Keuntungan didapat dari lokasi strategis, harga pasar, tren konsumen, dan legalitas properti.
  • Sewa rumah dan apartemen: Dua unit ini bisa bisa memberikan penghasilan pasif ke pebisnis. Anda bisa menyasar ke mahasiswa, karyawan, dan pasangan. Lokasi strategis akan membuat daya minat tinggi.
  • Kost: Usaha kost akan mudah ditemukan di area kampus, kawasan industri, dan pusat kota karena aksesnya yang mudah. Jika Anda menjadi pemilik kost, maka keuntungan yang didapatkan bisa setiap bulan.
  • Jual dan beli tanah: Aset ini memiliki nilai yang fluktuatif, sehingga investor memilih jual dan beli tanah karena lebih minim risiko. Ada beberapa jenis tanah seperti tanah perumahan, pertanian, komersial, dan kavling.
  • Properti komersial: Bangunan ini digunakan untuk kegiatan usaha seperti ruko, gudang, perbelanjaan, dan perkantoran. Biasanya modal yang dibutuhkan cukup besar, tapi margin keuntungan cukup tinggi.
  • Developer perumahan: Bisnis yang memiliki modal dan keuntungan yang cukup besar. Nantinya, Anda akan bertanggung sebagai pembelian lahan, pembangunan rumah, pengurusan izin, dan marketing properti.

FAQ

Berapa modal awal untuk memulai bisnis real estate?

Modal awal dalam menjalankan bisnis ini sekitar Rp1 juta–5 juta untuk agen properti atau investor, biaya sewa kost atau homestay sekitar Rp10 juta–100 juta), dan developer perumahan sekitar Rp100 juta lebih.

Apa keuntungan yang bisa didapatkan dari real estate dibanding sektor usaha lain?

Terdapat beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dari real estate seperti sumber pendapatan ganda dari arus kas rutin dan apresiasi nilai, aset keamanan tinggi, menyesuaikan harga otomatis ketika terjadi inflasi.

Ketika sektor usaha lain jarang ada yang bisa dimodali bank hingga 80%, real estate justru bisa membeli aset seharga Rp1 miliar hanya dengan DP 10–20% melalui KPR.

Anda memiliki nilai kontrol penuh atas nilai aset berbeda dengan bisnis saham karena Anda bisa renovasi, mengecat bangunan, dan merubah fungsi properti dengan menaikan harga jual atau sewa.

Bagaimana cara mencari properti yang potensial?

Anda bisa menentukan properti yang potensial dengan melakukan analisis infrastruktur, riset online, survei offline, dan hubungi networking.

Cari properti yang bermasalah secara finansial seperti properti yang dijual secara cepat. Cobalah untuk mengecek situs resmi agunan bank seperti lelang agunan Mandiri dan info lelang BRI. Hitung rasio finansial properti dengan menerapkan aturan 1% untuk sewa dan rasio kapitalisasi.

Ingin Daftar Merek? Jangan Lupa Cek Potensinya Dulu!
Banyak merek gagal terdaftar karena tidak melalui analisis yang tepat. Pastikan kamu tidak melewatkan langkah penting ini sebelum mengajukan pendaftaran!
Pelajari Langkahnya Sekarang!

Membangun Bisnis Real Estate dengan Brand Resmi

isnis real estate selalu memiliki nilai jual yang tinggi karena jumlah peminat yang banyak setiap tahunnya.

Namun sebelum mengembangkan bisnis, Anda harus memeriksa dan mendaftarkan merek dulu agar aman dilindungi hukum dan terhindar dari potensi sengketa.

Lakukan Cek Merek Online lewat tool AI Mebiso yang menampilkan hasil analisis lengkap merek Anda secara real time.

Setelah hasil menyatakan merek Anda aman, daftarkan merek melalui Jasa Daftar Merek terpercaya yang akan membantu Anda melalui proses pendaftaran merek ke DJKI dengan akurat, rinci, dan profesional.

Prabawanto Wijaya Avatar

Prabawanto Wijaya

Business Strategy Expert M. M

Business Strategy Expert dengan pengalaman lebih dari 11 tahun di bidang bisnis dan pengembangan brand. Berpengalaman dalam menyusun konten analisis, berita bisnis, serta panduan strategis yang membantu pelaku usaha memahami dinamika pasar, pengambilan keputusan, dan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Areas of Expertise: Business Consultant, Corporate Strategy Analyst, Growth Strategist, Corporate Strategy Analyst

Authors (2)

Prabawanto Wijaya

Primary Author
Business Strategy Expert M. M
Business Strategy Expert dengan pengalaman lebih dari 11 tahun di bidang bisnis dan pengembangan brand. Berpengalaman dalam menyusun konten analisis,…
Tim Editorial Mebiso
Tim Resmi Editorial
Artikel Terkait
Bisnis Alat Olahraga: Segmentasi dan Mana yang Paling Laku

Bisnis Alat Olahraga: Segmentasi dan Mana yang Paling Laku

Peluang Bisnis Toko Oleh-oleh Tembus Pasar Internasional

Peluang Bisnis Toko Oleh-oleh Tembus Pasar Internasional

Peluang Emas Bisnis Elektronik Untung Stabil

Peluang Emas Bisnis Elektronik Untung Stabil

Ide dan Potensi Bisnis Makanan Menguntungkan Anti Sepi

Ide dan Potensi Bisnis Makanan Menguntungkan Anti Sepi

Membuka Jasa Les Privat Rumahan Modal Kecil dan Fleksibel

Membuka Jasa Les Privat Rumahan Modal Kecil dan Fleksibel

Jasa Furniture Custom: Peluang Usaha Menjanjikan di Industri Interior

Jasa Furniture Custom: Peluang Usaha Menjanjikan di Industri Interior

Ingin Daftar Merek? Jangan Lupa Cek Potensi Keberhasilannya Dulu!