KUMPULAN ARTIKEL SEPUTAR MEREK, PATEN, LEGAL, DLL
Mebiso LOGO

Cara Branding Produk dengan Tepat sesuai Karakter Produk

Cara Branding Produk dengan Tepat sesuai Karakter Produk

MEBISO.COM – Susah-susah menciptakan produk tapi penjualan tidak meningkat? Mungkin inilah saatnya kamu mulai mencari cara branding produk secara tepat. Artikel ini merupakan sebuah rujukan yang tepat untuk kamu yang sedang berusaha meningkatkan penjualan. 

Apa Itu Branding?

Istilah berikut merupakan suatu strategi perusahaan untuk menjadikan nilai jual yang lebih tinggi. Istilah ini juga dapat diartikan sebagai suatu langkah untuk menentukan identitas sehingga produkmu memiliki perbedaan dengan produk lain yang sudah ada. 

Agar strategi ini berhasil, pengusaha perlu memastikan beberapa komponen seperti nama, gambar yang dijadikan logo  dan juga slogan maupun kemasan dari produk. Alhasil, seluruh elemen tersebut perlu dirancang sedemikian rupa agar bisa saling mendukung elemen lainnya. 

Tujuan dari proses ini adalah untuk menentukan suatu identitas produk sehingga masyarakat bisa mengenalnya dengan baik. Tentunya, perusahaan ingin produknya dikenal sesuai dengan kemauan dari perusahaan sehingga proses branding tidak bisa dianggap sepele.

Cara Branding Produk

Nah, karena ternyata proses branding memiliki peranan yang sangat penting, berikut ini adalah tahapan yang bisa kamu lakukan untuk berhasil mencapai tujuan tersebut. 

1. Logo yang Menarik

Pertama, cobalah mendapatkan perhatian pelanggan dengan menampilkan logo yang menarik. Misalnya seperti cara branding produk makanan yang menggunakan logo bergambar makanan yang terlihat lezat. 

Fungsinya agar pelanggan tertarik mencoba produk makanan tersebut dari tampilan secara visualnya. Penggunaan logo yang menarik ini tidak hanya untuk produk makanan saja. 

Kamu selalu bisa mengkreasikan keunggulan produk lalu menjadikannya dalam bentuk gambar agar pelanggan bisa mengenali produkmu secara instan. 

2. Perkuat dengan Nama

Nama dan juga logo merupakan cara branding produk yang tidak dapat dipisahkan. Selain logo yang menarik, kamu pun perlu sebuah nama yang menarik juga. 

Nama dari produk ini perlu memiliki kekhususan tersendiri agar memudahkan konsumen dalam mengingat nama dari produkmu. Tips pembuatan nama yang bisa kamu ikuti adalah pertama buatlah nama yang sesuai dengan karakter produk tapi jangan hanya menyebutkan karakter ini saja. 

Lalu, pastikan nama itu sederhana dan mudah diucapkan. Terakhir, pilihlah satu nama yang berkesan tapi masih memiliki kaitan dengan produk. 

3. Tambahkan Slogan

Slogan merupakan sebuah kalimat yang dapat menekankan kepastian untuk pelanggan. Kamu bisa secara terus menerus menempelkan kalimat ini setiap kali memperkenalkan produk, atau lebih amannya adalah langsung memproses pendaftaran merek bersamaan dengan nama berikut logo sebelumnya.

Agar berhasil mendapatkan slogan yang baik kamu bisa menerapkan contoh strategi branding dengan membuat kalimat yang jelas, tidak bertele-tele dan sederhana. Usahakan kalimat itu menonjolkan nilai atau keunggulan dari produk dan jangan lupa juga untuk menggunakan kata-kata dengan artian positif dan mudah dipahami. 

4. Maksimalkan Kemasan

Cara branding produk lainnya yang tidak kalah penting adalah melalui kemasan. Hal ini karena dari kemasan bisa meningkatkan nilai dari suatu produk. Pilihlah kemasan yang bisa melindungi produk sekaligus menunjukkan kualitas dari perusahaan. 

Tambahan kemasan ini menambahkan kesan profesional terhadap produk dibandingkan dengan produk tanpa kemasan sama sekali. Alhasil, hal ini juga akan meyakinkan pelanggan untuk membeli produkmu.

Untuk bisa menentukan kemasan yang tepat, kamu bisa menyesuaikannya dengan karakteristik berikut jenis produk. Utamakan fungsinya sebagai pengaman produk dan pilihlah kemasan yang praktis. 

Jangan lupa juga untuk menempelkan merek yang terdiri dari nama dan logo pada kemasan dan sampaikan informasi secara jelas pada kemasan. Terakhir, usahakan untuk menggunakan desain yang menarik. 

5. Maksimalkan Teknologi

Berikutnya, kamu juga akan memerlukan cara branding produk di sosial media. Apalagi sekarang ini semua orang sudah sangat familiar dengan media sosial. Bukan hanya menjadi jejaring sosial untuk saling mengenal, tapi juga sebagai media untuk berbagi informasi. 

Tidak menutup kemungkinan, informasi tersebut berkaitan dengan produk yang kamu tawarkan. Untuk itulah, kamu juga perlu menampilkan informasi produkmu pada website atau sosial media. 

Bahkan dengan website kamu juga bisa menjual produk secara langsung tanpa melalui e–commerce. Dengan optimasi yang tepat, kamu akan berhasil menjangkau pasar dengan lebih luas. 

Agar kamu tetap terhubung dengan pelanggan, buatlah beberapa promosi pada akun media sosial milikmu. Lalu, kamu bisa menggunakan fitur analytics sebagai alat bantu menilai kemampuan pengelolaan sosial media milikmu. 

6. Tingkatkan Kualitas Produk 

Cara branding produk terakhir adalah dengan terus meningkatkan kualitas dari produk. Meskipun penjualan produkmu sudah meluas, jangan lupa untuk selalu melakukan evaluasi untuk peningkatan produk. 

Lakukan inovasi-inovasi baru agar produkmu terus laku di pasaran. Perhatikan kualitas dari produk dan jangan sampai mengecewakan pelanggan karena kualitasnya menurun. 

Mulailah dengan riset pasar untuk mendapatkan pendapat pelanggan terkait produk yang mereka gunakan. Setelah mendapatkan masukan pelanggan, sortir masukan yang paling relevan. Misalnya seperti peningkatan bahan baku atau proses produksi. 

Perhatikan pula kualitas desain dan juga kemasan dari produk sesuai dengan perkembangan zaman lalu pertahankan kualitas dari produkmu. 

Menjaga Branding tetap Aman

Cara branding produk terakhir adalah dengan mengamankan merek. Tapi karena pendaftaran saja tidak cukup, kamu perlu Perlindungan ekstra merek dengan menggunakan fitur dari Mebiso.

2 Langkah Mudah, Daftar Merek Hanya dari Rumah